Myles Lewis-Skelly dan Kenyataan Pahit di Arsenal

Myles Lewis-Skelly dan Kenyataan Pahit di Arsenal
Pemain Arsenal, Myles Lewis-Skelly, melempar bola saat pertandingan perempat final Piala Liga Inggris melawan Crystal Palace, Selasa (23/12/2025). (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Myles Lewis-Skelly telah memperjelas keinginannya untuk tetap bersama Arsenal di tengah kabar ketertarikan sejumlah klub Premier League. Namun, pernyataan dari jajaran petinggi klub justru membuka kemungkinan kepergian sang pemain jika ada tawaran yang dianggap tepat.

Pemain berusia 19 tahun itu merupakan produk akademi Hale End dan telah berada di Arsenal sejak berusia delapan tahun. Setelah tampil menjanjikan sebagai bek kiri, Lewis-Skelly kemudian memperluas perannya ke lini tengah dan kembali menunjukkan kualitasnya pada kemenangan 3-0 atas Manchester City di Community Shield.

Situasi tersebut membuat masa depan Lewis-Skelly terasa kontradiktif. Sang pemain ingin melanjutkan perjalanan di London Utara, tetapi Arsenal juga memiliki pertimbangan finansial yang dapat membuat mereka menerima tawaran besar untuk pemain akademi.

Lewis-Skelly Tegaskan Ingin Bertahan

Lewis-Skelly menunjukkan kecintaannya kepada Arsenal setelah mencetak gol pada laga pramusim melawan Como. Ia kemudian menyampaikan optimismenya melalui siaran langsung Arsenal di X.

“Secara pribadi, saya merasa siap. Kami memiliki skuad yang luar biasa. Dan saya merasa sebagai sebuah tim, ada lebih banyak hal yang dipertaruhkan saat ini. Kami semua memiliki tujuan yang sama,” ujar Lewis-Skelly.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki pemahaman mengenai target musim baru. Sikap tersebut memperlihatkan bahwa Lewis-Skelly masih melihat Arsenal sebagai tempat terbaik untuk melanjutkan perkembangan kariernya.

Arsenal Buka Peluang untuk Tawaran Tepat

Chief executive officer Arsenal, Richard Garlick, memberikan pernyataan yang membuat masa depan Lewis-Skelly kembali dipertanyakan. Garlick menegaskan klub tidak secara aktif mencari pembeli untuk pemain akademi seperti Lewis-Skelly dan Ethan Nwaneri, tetapi peluang transfer tetap terbuka.

“Kami tidak secara aktif mencari untuk menjual pemain-pemain homegrown tersebut, tetapi jika ada peluang yang tepat—tepat untuk mereka dan klub—kami tentu akan mempertimbangkannya,” kata Garlick kepada BBC Sport.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Arsenal tidak sepenuhnya menutup pintu transfer. Nilai Lewis-Skelly yang diperkirakan mencapai 61 juta dolar AS (sekitar Rp1,09 triliun) juga dapat menjadi faktor penting dalam pertimbangan klub.

Manchester United dan Chelsea Mengintai

Manchester United menjadi salah satu klub yang dikaitkan dengan Lewis-Skelly. Kemampuan pemain Inggris tersebut bermain sebagai bek kiri sekaligus gelandang membuat profilnya menarik bagi United yang masih mencari tambahan di sisi pertahanan.

Chelsea juga dikabarkan tertarik memanfaatkan situasi tersebut. Setelah merekrut Pep Chavarria dari Rayo Vallecano, The Blues masih berpotensi membutuhkan pemain tambahan jika Enzo Fernandez benar-benar pindah ke Manchester City.

Bagi Arsenal, menjual Lewis-Skelly akan menjadi keputusan besar karena sang pemain merupakan hasil akademi dan memiliki potensi berkembang menjadi pemain penting. Oleh karena itu, keputusan akhir akan bergantung pada keseimbangan antara ambisi olahraga, kebutuhan skuad, serta nilai finansial yang ditawarkan.

Sumber: Sports Illustrated