Arsene Wenger Sebut Kylian Mbappe Jadi Kambing Hitam di Real Madrid
Aga Deta | 11 Juni 2026 08:54
Bola.net - Arsene Wenger memberikan pembelaan kepada Kylian Mbappe yang terus menjadi sorotan selama musim keduanya bersama Real Madrid. Mantan pelatih Arsenal itu menilai penyerang Prancis tersebut mendapat kritik yang tidak sepenuhnya adil.
Meski mampu mencetak 42 gol di semua kompetisi, Mbappe tetap menghadapi tekanan besar di Santiago Bernabeu. Berbagai laporan mengenai ketegangan di ruang ganti turut membuat namanya menjadi sasaran kritik.
Wenger justru melihat situasi tersebut sebagai motivasi tambahan bagi Mbappe menjelang Piala Dunia 2026. Ia yakin sang penyerang akan menunjukkan kualitas terbaiknya bersama Timnas Prancis.
Selain membahas Mbappe, Wenger juga menilai Prancis memiliki peluang besar untuk kembali merebut trofi Piala Dunia. Menurutnya, skuad asuhan Didier Deschamps masih menjadi tim yang paling lengkap di turnamen tersebut.
Mbappe Jadi Kambing Hitam di Real Madrid

Wenger menilai Mbappe berada di pusat perhatian karena statusnya sebagai salah satu pemain terbesar di dunia. Kondisi Real Madrid yang tidak lagi sedominan beberapa tahun lalu membuat tekanan terhadapnya semakin besar.
Menurut Wenger, kualitas tim Madrid saat ini berbeda dibanding generasi sebelumnya yang dipenuhi banyak pemain kelas dunia. Situasi itu membuat Mbappe sering menjadi pihak yang disalahkan ketika hasil tim tidak sesuai harapan.
"Ada satu orang yang menjadi pusat seluruh harapan, yaitu Kylian Mbappe. Saya berani bertaruh, dia akan menjalani Piala Dunia yang luar biasa," tutur Wenger kepada Le Figaro.
"Dia sering dikritik secara tidak adil musim ini. Dia datang ke Real Madrid yang biasa saja. Real memiliki tiga atau empat pemain kelas dunia, sementara sebelumnya mereka memiliki sepuluh. Dalam sepak bola selalu ada kambing hitam, dan sekarang dia menjadi sosok itu," tegas Wenger.
Kondisi Fisik Mbappe Jadi Keuntungan Besar

Sejumlah pihak mengkhawatirkan ritme permainan Mbappe setelah beberapa kali terganggu masalah kebugaran sepanjang musim. Namun, Wenger justru melihat kondisi tersebut sebagai keuntungan bagi Prancis.
Menurutnya, banyak pemain datang ke Piala Dunia dalam keadaan kelelahan setelah menjalani musim yang panjang di Eropa. Mbappe dinilai memiliki kesempatan tampil lebih segar dibanding banyak pemain lainnya.
"Kylian memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjalani Piala Dunia yang hebat. Secara fisik dia segar dan tidak terlalu terbebani," ungkap Wenger.
"Saya pernah melihat pemain yang sudah menjalani 60 pertandingan sebelum Piala Dunia berkata kepada saya bahwa mereka tidak berkembang dalam latihan dan tidak memiliki tenaga lagi di kaki mereka. Kylian tidak seperti itu.
"Ada banyak pemain internasional yang datang dalam keadaan benar-benar kelelahan. Saya juga tidak melihat banyak pemain tampil hebat di Piala Dunia setelah memainkan final Liga Champions," papar Wenger.
Wenger Jagokan Prancis Jadi Juara

Wenger menempatkan Prancis sebagai favorit utama untuk memenangkan Piala Dunia 2026. Kedalaman skuad dan pengalaman Didier Deschamps menjadi alasan utama di balik keyakinannya.
Ia menilai Les Bleus memiliki kekuatan yang sulit ditandingi negara lain selama 90 menit pertandingan. Keseimbangan antara kualitas individu dan pengalaman tim menjadi modal besar bagi Prancis.
"Saya menempatkan mereka di atas tim-tim lainnya. Prancis memiliki begitu banyak talenta dan Deschamps memiliki pengalaman," jelas Wenger.
"Kami mempunyai banyak pemain menyerang sehingga risikonya adalah sedikit kehilangan keseimbangan di lini depan. Namun saat ini pemain modern, bahkan pemain menyerang, tahu bagaimana menjalankan tugas bertahan mereka.
"Ketika skor masih 0-0 melawan Prancis dan pertandingan menyisakan 20 menit, Anda akan kalah. Kekuatan adalah faktor pembeda," pungkas Wenger.
Sumber: Goal International
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

