Bentangkan Spanduk Kontroversial, Argentina Dinanti Sanksi
Editor Bolanet | 14 Juni 2014 19:55
- FIFA telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan melakukan penyelidikan terhadap tindakan yang membentangkan spanduk kontroversial di laga persahabatan melawan beberapa waktu lalu.
Sebelum laga yang berakhir 2-0 tersebut dimulai, para pemain Albiceleste membentangkan sebuah spanduk yang bertuliskan 'Las Malvinas Son Argentinas' atau yang berarti 'Kepulauan Falkland adalah milik Argentina'. FIFA sendiri tak mentolerir sikap politik dalam sebuah pertandingan resmi internasional.
Kepala Komisi Disiplin FIFA telah memutuskan untuk memulai penyelidikan berdasarkan artikel 60 di regulasi FIFA soal stadion dan keamanan dan artikel 50 di Kode Disiplin FIFA. demikian rilis resmi yang dikeluarkan FIFA.
Federasi Sepakbola Argentina (AFA) sudah ditunggu untuk membuktikan posisinya kepada Komisi Disiplin FIFA, bersama dengan semua dokumen alias bukti yang bisa mereka bawa. lanjut pernyataan tersebut.
Seperti diketahui, Kepulauan Falkland alias Malvinas hingga kini masih menjadi sengketa antara Argentina dengan Inggris. Presiden Argentina, Cristina Fernandez beberapa waktu belakangan sering mengungkit sengketa ini kembali. [initial]
(fifa/pra)
Sebelum laga yang berakhir 2-0 tersebut dimulai, para pemain Albiceleste membentangkan sebuah spanduk yang bertuliskan 'Las Malvinas Son Argentinas' atau yang berarti 'Kepulauan Falkland adalah milik Argentina'. FIFA sendiri tak mentolerir sikap politik dalam sebuah pertandingan resmi internasional.
Kepala Komisi Disiplin FIFA telah memutuskan untuk memulai penyelidikan berdasarkan artikel 60 di regulasi FIFA soal stadion dan keamanan dan artikel 50 di Kode Disiplin FIFA. demikian rilis resmi yang dikeluarkan FIFA.
Federasi Sepakbola Argentina (AFA) sudah ditunggu untuk membuktikan posisinya kepada Komisi Disiplin FIFA, bersama dengan semua dokumen alias bukti yang bisa mereka bawa. lanjut pernyataan tersebut.
Seperti diketahui, Kepulauan Falkland alias Malvinas hingga kini masih menjadi sengketa antara Argentina dengan Inggris. Presiden Argentina, Cristina Fernandez beberapa waktu belakangan sering mengungkit sengketa ini kembali. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















