Blatter Meminta Maaf Kepada Brasil Terkait Ucapan Jerome Valcke
Editor Bolanet | 7 Maret 2012 13:23
- Presiden FIFA Sepp Blatter Selasa (06/03) meminta maaf kepada atas pernyataan-pernyataan sekretaris jenderal FIFA Jerome Valcke bahwa panitia penyelenggara Piala Dunia 2014 membutuhkan sepakan pada bokong.
Pada surat yang dikirimkan kepada menteri olahraga Brazil, Aldo Rebelo, Blatter berkata, Baik sebagai presiden FIFA dan sebagai individu, saya akan meminta maaf pada siapapun - di atas semuanya, pemerintah Brazil dan presiden Dilma Rousseff - yang merasa bahwa nama baik dan kebanggaannya telah dicederai.
Kami memiliki tujuan bersama - penyelenggaraan Piala Dunia yang luar biasa di negeri sepak bola, di tanah para juara, tambahnya. Brazil layak menjadi tuan rumah Piala Dunia dan seluruh dunia menantikannya.
Blatter juga menambahkan bahwa dirinya ingin bertemu dengan Rousseff dan Rebelo 'sesegera mungkin, idealnya pada pekan depan' untuk meredakan kemarahan publik Brazil.
FIFA dalam beberapa kesempatan telah menyatakan kekhawatirannya terhadap kesiapan Brazil - terkait renovasi atau pembangunan stadion, serta proyek-proyek infrastruktur - yang untuk pertama kalinya akan menjadi tuan rumah Piala Dunia sejak 1950.
Sebelumnya, Valcke sendiri telah menuliskan surat permohonan maafnya pada Rebelo, dengan menyatakan bahwa dirinya 'sangat menyayangkan interpretasi yang keliru' dari komentar-komentarnya yang telah memicu reaksi kemarahan dari negara tuan rumah.
Saya ingin menyampaikan permintaan maafku pada siapapun yang terganggu dengan komentar-komentarku, kata Valcke, yang berkewarga negaraan Prancis.
Ia menjelaskan bahwa dalam bahasa Prancis, frase 'se donner un coup de pied aux fesses' (memberi seseorang sepakan pada bokongnya) hanya bermakna 'untuk mempercepat langkah'. Terjemahan dalam bahwa Portugis menggunakan ekspresi yang lebih keras, ia menambahkan.
Saya tidak mengerti mengapa beberapa hal tidak bekerja. Stadion-stadion sudah di luar jadwal, dan mengapa begitu banyak hal terlambat, kata Valcke pada Jumat.
Komentar-komentar itu memicu kemarahan pihak Brazil, di mana Rebelo mengatakan bahwa Valcke tidak lagi disambut sebagai juru bicara FIFA. (afp/lex)
Pada surat yang dikirimkan kepada menteri olahraga Brazil, Aldo Rebelo, Blatter berkata, Baik sebagai presiden FIFA dan sebagai individu, saya akan meminta maaf pada siapapun - di atas semuanya, pemerintah Brazil dan presiden Dilma Rousseff - yang merasa bahwa nama baik dan kebanggaannya telah dicederai.
Kami memiliki tujuan bersama - penyelenggaraan Piala Dunia yang luar biasa di negeri sepak bola, di tanah para juara, tambahnya. Brazil layak menjadi tuan rumah Piala Dunia dan seluruh dunia menantikannya.
Blatter juga menambahkan bahwa dirinya ingin bertemu dengan Rousseff dan Rebelo 'sesegera mungkin, idealnya pada pekan depan' untuk meredakan kemarahan publik Brazil.
FIFA dalam beberapa kesempatan telah menyatakan kekhawatirannya terhadap kesiapan Brazil - terkait renovasi atau pembangunan stadion, serta proyek-proyek infrastruktur - yang untuk pertama kalinya akan menjadi tuan rumah Piala Dunia sejak 1950.
Sebelumnya, Valcke sendiri telah menuliskan surat permohonan maafnya pada Rebelo, dengan menyatakan bahwa dirinya 'sangat menyayangkan interpretasi yang keliru' dari komentar-komentarnya yang telah memicu reaksi kemarahan dari negara tuan rumah.
Saya ingin menyampaikan permintaan maafku pada siapapun yang terganggu dengan komentar-komentarku, kata Valcke, yang berkewarga negaraan Prancis.
Ia menjelaskan bahwa dalam bahasa Prancis, frase 'se donner un coup de pied aux fesses' (memberi seseorang sepakan pada bokongnya) hanya bermakna 'untuk mempercepat langkah'. Terjemahan dalam bahwa Portugis menggunakan ekspresi yang lebih keras, ia menambahkan.
Saya tidak mengerti mengapa beberapa hal tidak bekerja. Stadion-stadion sudah di luar jadwal, dan mengapa begitu banyak hal terlambat, kata Valcke pada Jumat.
Komentar-komentar itu memicu kemarahan pihak Brazil, di mana Rebelo mengatakan bahwa Valcke tidak lagi disambut sebagai juru bicara FIFA. (afp/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft Kalah Adu Penalti
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:32
-
Tempat Menonton Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Maroko 30 Juni 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 05:30
-
Akhir Pekan Bersama Edwin van der Sar di Jakarta, Berbagi Cerita dan Ilmu
Lain Lain 30 Juni 2026, 05:00
-
Man of the Match Brasil vs Jepang: Casemiro
Piala Dunia 30 Juni 2026, 02:11
-
Hasil Brasil vs Jepang: Dramatis! Selecao Epic Comeback di Injury Time!
Piala Dunia 30 Juni 2026, 02:03
-
Tempat Menonton Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41




