Bosnia vs Italia, Donnarumma Minta Azzuri Belajar Dari Luka Lama Demi Rebut Tiket ke Piala Dunia

Dimas Ardi Prasetya | 31 Maret 2026 14:16
Bosnia vs Italia, Donnarumma Minta Azzuri Belajar Dari Luka Lama Demi Rebut Tiket ke Piala Dunia
Pemain dan pelatih Italia setelah laga melawan Irlandia Utara di semifinal Playoff Piala Dunia 2026 yang dimenangkan Azzurri 2-0 di Bergamo, 27 Maret 2026. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Italia berada di ambang penentuan nasib saat menghadapi Bosnia dalam laga krusial demi tiket ke Piala Dunia 2026 pada Rabu (01/04/2026) dini hari WIB. Duel ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian mental bagi skuad Azzurri.

Pertandingan akan digelar di Stadion Bilino Polje, Zenica, dengan tensi tinggi yang dipastikan mewarnai jalannya laga. Kedua tim datang dengan misi yang sama, yaitu mengamankan satu tempat di turnamen terbesar sepak bola dunia.

Advertisement

Azzurri melaju ke fase ini usai mengalahkan Irlandia Utara dengan skor 2-0 lewat gol Sandro Tonali dan Moise Kean. Sementara itu, Bosnia harus melalui perjuangan panjang hingga adu penalti untuk menyingkirkan Wales.

Tekanan jelas ada di pihak Italia, mengingat sejarah pahit mereka di babak play-off sebelumnya. Dua kegagalan beruntun masih membekas dan kini menjadi bayang-bayang yang harus dihadapi.

1 dari 2 halaman

Ambisi Donnarumma Kembalikan Italia ke Panggung Dunia

Ambisi Donnarumma Kembalikan Italia ke Panggung Dunia

Kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma. (c) AP Photo/Dave Thompson

Kapten Italia, Gianluigi Donnarumma, menegaskan tekad besar untuk membawa timnya kembali ke Piala Dunia. Ia menyadari betapa pentingnya momen ini bagi seluruh rakyat Italia.

Meski masih tergolong muda, Donnarumma kini menjadi sosok senior di skuad Azzurri. Statusnya sebagai pemain dengan caps terbanyak di tim membuatnya memikul tanggung jawab besar di lapangan.

Ia menilai kemenangan atas Irlandia Utara menjadi modal penting untuk menghadapi laga penentuan ini. Namun, ia juga mengingatkan bahwa Bosnia bukan lawan yang bisa dianggap remeh.

“Saya benar-benar bangga dengan semua yang telah saya lakukan sejauh ini bersama Nazionale. Ada suka dan duka, saya melewatkan dua Piala Dunia, dan kami ingin membawa Italia kembali ke tempat yang seharusnya,” ujarnya pada Sky Sport Italia.

2 dari 2 halaman

Luka Lama Jadi Bahan Bakar Semangat Azzurri

Luka Lama Jadi Bahan Bakar Semangat Azzurri

Bryan Cristante (tengah) bersama pemain Italia ketika meninjau rumput Bilino Polje stadium, Zenica, 30 Maret 2026 menjelang playoff Piala Dunia 2026 melawan Bosnia Herzegovina. (c) AP Photo/Armin Durgut

Italia masih dihantui kegagalan di babak play-off Piala Dunia 2018 dan 2022. Kekalahan dari Swedia dan Makedonia Utara menjadi catatan kelam yang sulit dilupakan.

Donnarumma menegaskan bahwa pengalaman pahit itu harus dijadikan pelajaran berharga. Ia ingin seluruh tim menjadikan luka tersebut sebagai motivasi untuk tampil lebih baik.

Menurutnya, hanya para pemain yang benar-benar memahami betapa beratnya gagal lolos ke Piala Dunia. Karena itu, ia menuntut rekan-rekannya untuk memberikan segalanya di pertandingan ini.

“Hanya kami yang tahu betapa menderitanya kami karena tidak lolos ke Piala Dunia, jadi kami perlu belajar dari pengalaman buruk itu dan mengerahkan semua kemampuan kami di lapangan besok. Kami ingin membawa kebahagiaan bagi semua orang Italia, tetapi juga bagi diri kami sendiri, karena saya merasa kami pantas mendapatkannya atas semua yang telah kami lakukan," tegas Donnarumma.

(Sky Sport Italia)

LATEST UPDATE