Brasil Rusuh, Blatter Sebut Piala Konfederasi Terbaik
Editor Bolanet | 29 Juni 2013 12:18
- Presiden FIFA, Sepp Blatter percaya jika Piala Konfederasi 2013 ini menjadi yang terbaik sepanjang kompetisi ini digelar. Blatter memilih untuk mengabaikan aksi protes massal di jalanan Brasil dan mengutarakan sisi positif sepanjang gelaran Piala Konfederasi ini.
Sebagai Presiden FIFA, saya harus katakan dari sudut pandang organisasi penyelenggaraan. Melihat Stadion dan laga di lapangan, saya senang dengan yang terjadi di sini, ucap Blatter kepada reporter seperti dikutip Goal.
Kami menerima banyak pujian dari 8 peserta tentang kualitas 6 stadion baru di kompetisi ini. Di lapangan, mudah saja untuk mengatakan jika ini adalah gelaran Piala Konfederasi terbaik yang pernah kami selenggarakan. Laga berjalan atraktif sekalipun wakil Oceania (Tahiti) bermain berada di level yang berbeda dari peserta lainnya, imbuh Blatter.
Pada kesempatan yang sama Blatter juga menyebut Piala Konfederasi kali ini relatif memperagakan fair play dengan melihat tidak ada kartu merah dan sedikit kartu kuning. Sementara menyikapi aksi protes di jalanan, Blatter mengatakan hal itu adalah bagian dari dunia sepakbola.
Itu (aksi protes di jalan) adalah bagian dari emosi dalam sepakbola. Saya bisa katakan jika sepakbola menghubungkan orang dalam stadion, dan sayangnya sepakbola juga menghubungkan orang-orang di jalanan, pungkas Blatter. (goal/mac)
Sebagai Presiden FIFA, saya harus katakan dari sudut pandang organisasi penyelenggaraan. Melihat Stadion dan laga di lapangan, saya senang dengan yang terjadi di sini, ucap Blatter kepada reporter seperti dikutip Goal.
Kami menerima banyak pujian dari 8 peserta tentang kualitas 6 stadion baru di kompetisi ini. Di lapangan, mudah saja untuk mengatakan jika ini adalah gelaran Piala Konfederasi terbaik yang pernah kami selenggarakan. Laga berjalan atraktif sekalipun wakil Oceania (Tahiti) bermain berada di level yang berbeda dari peserta lainnya, imbuh Blatter.
Pada kesempatan yang sama Blatter juga menyebut Piala Konfederasi kali ini relatif memperagakan fair play dengan melihat tidak ada kartu merah dan sedikit kartu kuning. Sementara menyikapi aksi protes di jalanan, Blatter mengatakan hal itu adalah bagian dari dunia sepakbola.
Itu (aksi protes di jalan) adalah bagian dari emosi dalam sepakbola. Saya bisa katakan jika sepakbola menghubungkan orang dalam stadion, dan sayangnya sepakbola juga menghubungkan orang-orang di jalanan, pungkas Blatter. (goal/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













