Buffon Tolak Mourinho jadi Pelatih Timnas Italia, Ada Apa?
Asad Arifin | 20 Juni 2025 20:45
Bola.net - Nama Jose Mourinho sempat mencuat sebagai kandidat kuat pelatih Timnas Italia. Namun ternyata, ada satu sosok penting yang menentang keras ide tersebut.
Menurut laporan media Italia, Gigi Buffon menjadi figur penentu dalam menggagalkan kedatangan Mourinho. Padahal, sang pelatih sudah didukung sponsor besar untuk mengisi kursi panas Azzurri.
Penolakan ini bukan tanpa alasan. Buffon percaya ada sosok lain yang lebih cocok untuk membangkitkan semangat Gli Azzurri menuju Piala Dunia 2026.
Lalu, siapa sebenarnya pilihan Buffon? Dan mengapa Mourinho dianggap bukan sosok yang tepat?
Buffon Blokir Mourinho, Sponsor Tak Cukup Meyakinkan

Jose Mourinho bukan sekadar nama yang muncul di rumor media. Pelatih asal Portugal itu benar-benar menjadi salah satu opsi serius untuk menggantikan Luciano Spalletti.
Sumber dari La Repubblica menyebut bahwa sponsor teknis Timnas Italia, Adidas, siap membantu menanggung sebagian gaji Mourinho. Dukungan ini memperkuat kesan bahwa proses sudah berjalan cukup jauh.
Namun, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menemui dua hambatan besar. Fenerbahce tak bersedia melepas Mourinho tanpa kompensasi, dan yang paling mengejutkan, Buffon terang-terangan menolak.
Legenda Italia itu disebut lebih memilih sosok yang benar-benar memahami identitas Azzurri. Menurut laporan, Buffon ingin pelatih yang juga merupakan legenda Italia sendiri, bukan sosok asing.
Gattuso Dipilih, Buffon Tegaskan Tak Pernah Ancam Mundur

Pilihan akhir FIGC pun jatuh kepada Gennaro Gattuso. Sosok yang dikenal penuh semangat dan punya rekam jejak sebagai pahlawan di masa kejayaan Timnas Italia.
Isu sempat berkembang bahwa Buffon akan mundur jika Roberto Mancini kembali ke kursi pelatih. Namun dalam konferensi pers perkenalan Gattuso, Buffon membantah isu tersebut.
“Kontrak saya berakhir setiap 30 Juni, jadi soal mengundurkan diri tidak pernah menjadi masalah,” kata Buffon.
“Kami memilih Rino setelah berdiskusi dengan Presiden dan para profesional lain yang kami ajak bicara,” imbuhnya.
Buffon juga menegaskan bahwa pelatih di level timnas bukan soal kualitas individu saja. “Saya tidak berpikir ada pelatih bagus atau buruk di level ini, tapi pelatih yang sesuai dengan kebutuhan tim,” ujarnya.
“Ini adalah tanggung jawab yang harus diambil. Waktu yang akan membuktikan apakah keputusan ini tepat atau tidak. Kalau ternyata tidak tepat, maka kita harus siap mundur,” tutupnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Bukan Harry Potter: Gennaro Gattuso Bawa Misi Realistis untuk Timnas Italia
Federico Chiesa Harus Tinggalkan Liverpool Jika Mau Main di Timnas Italia
Hepi Banget! Momen Spesial Messi Bertemu Legenda Italia Roberto Baggio di Tengah Piala Dunia Antarklub 2025
Gattuso di Piala Dunia 2006: Penghubung Antara Lini, Penjaga Ritme, Pemecah Serangan, dan Pencipta Ruang
Gennaro Gattuso Jadi Pelatih ke-23 Timnas Italia, Tantangan Berat Menanti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
5 Pemain Tertua di Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Modric Masuk Daftar!
Piala Dunia 6 Juni 2026, 20:50
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










