Bukan Kemenangan Biasa! Chivu Bongkar Strategi di Balik Kemenangan Perdana Inter
Afdholud Dzikry | 23 Juni 2025 09:48
Bola.net - Cristian Chivu akhirnya meraih kemenangan pertamanya sebagai pelatih Inter Milan dalam laga melawan Urawa Red Diamonds di Piala Dunia Antarklub FIFA 2025. Namun, mantan bek Inter itu mengaku kemenangan ini terasa berbeda dibanding kemenangan-kemenangan sebelumnya.
Inter berhasil membalikkan kedudukan dari 1-0 menjadi 2-1 berkat gol Lautaro Martinez dan Valentin Carboni di menit-menit akhir. Kemenangan ini sekaligus menjadi yang pertama bagi Chivu sejak ditunjuk menggantikan Simone Inzaghi.
Meski baru pertama kali memimpin dari bangku cadangan, Chivu mengaku sudah terbiasa merasakan kemenangan bersama Nerazzurri. Ia lebih memilih memuji karakter pemainnya yang pantang menyerah dalam laga sengit tersebut.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Inter untuk melanjutkan perjalanan di Piala Dunia Antarklub. Chivu pun membagikan analisis menarik tentang pertandingan dan kontribusi pemain mudanya.
Chivu: Kemenangan Pertama yang Terasa Berbeda

Chivu mengaku tidak merasakan euforia berlebihan atas kemenangan pertamanya sebagai pelatih. Baginya, kemenangan bersama Inter sudah menjadi hal yang biasa setelah bertahun-tahun membela klub baik sebagai pemain maupun sekarang sebagai pelatih.
Yang lebih membanggakan bagi pelatih asal Rumania ini adalah sikap pantang menyerah yang ditunjukkan anak asuhnya. Inter berhasil bangkit dari ketertinggalan melawan tim yang sangat terorganisir dari Jepang tersebut.
"Ini tidak terasa seperti kemenangan pertama karena saya sudah sering menang bersama Inter," ujar Chivu kepada Inter TV.
"Yang membuat saya senang adalah sikap dan bukti karakter yang ditunjukkan pemain," tambahnya.
Comeback Spektakuler Inter

Chivu memuji pertandingan ketat yang dihadapi Inter melawan Urawa Red Diamonds. Menurutnya, tim asuhan Ola Toivonen itu memberikan perlawanan serius dengan pertahanan rapat dan organisasi permainan yang baik.
Di babak kedua, Inter mulai mendominasi dan menciptakan banyak peluang. Chivu mengaku sengaja memanfaatkan umpan-umpan silang untuk menerobos pertahanan ketat Urawa.
"Kami mencoba memanfaatkan umpan silang dengan Pio, kami percaya pada kemenangan sampai detik terakhir dan kami mendapatkannya," jelas Chivu.
"Saya bangga, para pemain memberikan segalanya. Saya sering bicara tentang Valentin (Carboni), tapi saya juga bisa menyebut Pio, Luis Henrique dan Sucic yang memberikan kontribusi besar," lanjutnya.
Tantangan Sistem Permainan Melawan Tim Bertahan
Chivu mengakui kesulitan menerapkan sistem permainan favoritnya melawan tim sepert Urawa yang bertahan sangat rapat. Ia menjelaskan adaptasi yang dilakukan Inter selama pertandingan berlangsung.
Pelatih 43 tahun itu tetap puas dengan upaya timnya mencari ruang lebar dan serangan cepat. Namun, situasi pertandingan memaksa Inter untuk mengubah pendekatan di menit-menit akhir.
"Berbicara tentang formasi dan sistem melawan tim yang bertahan serapat ini sulit," ungkap Chivu.
"Saya suka bagaimana kami mencari ruang lebar dan serangan cepat ketika memiliki dua pemain di belakang striker. Saya ingin terus mencobanya sampai akhir pertandingan, tapi kami harus memenuhi kotak penalti untuk memanfaatkan umpan silang," paparnya.
Pujian Pada Valentin Carboni
Valentin Carboni menjadi pahlawan kemenangan Inter dengan gol kemenangan di menit injury time. Gol ini istimewa karena menjadi penampilan perdana Carboni setelah 8 bulan absen karena cedera lutut.
Chivu mengungkapkan hubungan khusus dengan pemain muda berbakat tersebut. Ia bahkan sudah melatih Carboni sejak masih bermain di tim Primavera Inter.
"Kelompok ini adalah campuran pemain muda dan berpengalaman. Anda butuh pengalaman, tapi juga energi segar dan rasa lapar. Saya senang dengan keinginan untuk meraih kemenangan, tidak mudah mengelola ketertinggalan," kata Chivu.
"Saya membawanya masuk ke tim Primavera saat masih di bawah umur. Saya mengenalnya sejak kecil. Saya sangat senang untuknya. Fakta bahwa dia kembali dengan gol ini setelah 8 bulan cedera lutut membuat saya benar-benar bahagia," tutup Chivu.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Kabar Inter Milan: Trio Denzel Dumfries, Marcus Thuram, dan Davide Frattesi Comeback Lawan River Plate?
Gaya Melatih Cristian Chivu di Inter Milan: Komunikatif dan Terbuka
Rekrutan Baru Inter Milan Dikritik Usai Tampil Buruk di Laga Melawan Urawa Reds
Inter Milan Harus Jual Mehdi Taremi Demi Rekrut Striker Manchester United Ini
Inter Milan Akui Tertarik dengan Ange-Yoan Bonny, Apa Kabar Calhanoglu?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Prediksi Venezia vs Inter 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 10:08
-
Man of the Match Inter vs Fiorentina: Marcus Thuram
Liga Italia 25 Oktober 2026, 21:11
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





