Bukan Timnas Italia: Begini Skenario Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026
Afdholud Dzikry | 3 Maret 2026 14:49
Bola.net - Spekulasi mengenai absennya Timnas Iran pada Piala Dunia 2026 di Amerika Utara kini tengah menjadi pembicaraan hangat di seantero Eropa. Ketegangan geopolitik yang memuncak di Timur Tengah menjadi pemicu utama keraguan atas partisipasi mereka.
Situasi ini memicu pertanyaan besar bagi publik sepak bola Italia yang masih berjuang di babak penentuan. Banyak yang berharap ada "keajaiban" administratif bagi Gli Azzurri jika satu slot kontestan mendadak kosong.
Eskalasi konflik bersenjata yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran membuat kehadiran tim tersebut di tanah Amerika menjadi sangat pelik. Hubungan yang kian memanas pasca-serangan balasan di wilayah tersebut dianggap merusak jaminan keamanan olahraga.
Pihak otoritas sepak bola Iran sendiri mulai menyuarakan pesimisme mereka terhadap prospek keberangkatan ke turnamen tersebut. Keputusan krusial kini sepenuhnya bergantung pada pertimbangan para petinggi olahraga.
“Dengan apa yang terjadi… dan serangan Amerika Serikat itu, kecil kemungkinan bagi kami untuk menantikan Piala Dunia, namun para pemimpin olahragalah yang harus memutuskan hal tersebut,” tegas Mehdi Taj, Kepala Federasi Sepak Bola Iran.
Harapan Kosong Jatah Undangan

Meskipun FIFA dikabarkan masih berharap Iran tetap berpartisipasi, rumor boikot terus menguat di balik layar. Iran sebenarnya sudah mengamankan tempat di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Italia justru berada dalam posisi yang jauh lebih sulit secara teknis. Tim asuhan Gennaro Gattuso saat ini memegang predikat sebagai negara peringkat FIFA tertinggi (posisi 13) yang belum lolos ke putaran final.
Kekosongan slot akibat boikot secara regulasi tidak akan menguntungkan Italia secara langsung. FIFA diprediksi akan tetap mengutamakan keadilan zona kualifikasi untuk mengisi tempat yang ditinggalkan.
Nasib Gli Azzurri tetap harus ditentukan lewat tetesan keringat di lapangan hijau.
Jalur Terjal Play-off Menuju Amerika Utara

Gennaro Gattuso kini sedang mempersiapkan pasukannya untuk menghadapi babak semifinal play-off. Mereka dijadwalkan menjamu Irlandia Utara di Bergamo pada 26 Maret mendatang.
Kemenangan dalam laga tunggal tersebut menjadi syarat mutlak untuk melaju ke partai final. Jika lolos, Italia harus menjalani partai penentuan di markas Wales atau Bosnia-Herzegovina.
Sejarah mencatat bahwa Italia seringkali kesulitan saat harus melewati fase kualifikasi yang kritis. Tekanan publik kini sangat besar agar mereka tidak absen untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Gattuso memikul beban berat untuk membuktikan bahwa peringkat 13 dunia bukan sekadar angka di atas kertas.
Irak Lebih Dekat ke Putaran Final
Jika Iran benar-benar mundur, jatah mereka kemungkinan besar akan jatuh ke tangan tim terbaik berikutnya dari zona Asia (AFC). Irak berada di posisi terdepan untuk menerima "hadiah" tiket langsung ke fase grup tersebut.
Irak sendiri saat ini masih berjuang di babak play-off antarkonfederasi yang dijadwalkan akhir Maret. Perubahan status Irak akan memicu pergeseran posisi bagi tim Asia lainnya.
Uni Emirat Arab (UAE) dikabarkan bakal naik menggantikan posisi Irak di babak play-off antarkonfederasi jika skenario tersebut terjadi. Hal ini mempertegas bahwa tidak ada ruang bagi tim Eropa untuk menyalip jatah zona lain.
Italia tidak punya pilihan selain memenangkan laga sisa kualifikasi mereka sendiri demi lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gianluigi Donnarumma Puji Sikap Italia usai Tahan Prancis 1-1
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 07:04
-
Roberto Mancini Puji Italia usai Tahan Prancis: Kami Bermain sebagai Tim
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 06:29
-
Zinedine Zidane Puas dengan Performa Prancis meski Ditahan Italia
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 05:54
-
Debut Kandang Zidane Bersama Prancis Berakhir Imbang, Donnarumma Jadi Penghalang
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 05:19
-
Hasil Prancis vs Italia: Alessandro Bastoni Gagalkan Kemenangan Les Bleus
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 04:30
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
