'Capello Adalah Pencuri Serakah Yang Makan Gaji Buta!'
Editor Bolanet | 4 Juli 2014 10:04
- Salah seorang politisi Rusia, Vladimir Zhirinovsky melontarkan kritikan keras terhadap pelatih tim nasional, Fabio Capello. Zhirinovsky menuding Capello tak bertanggung jawab karena tetap berada di posnya setelah gagal membawa lolos dari fase grup Piala Dunia.
Lebih lanjut, Zhirinovsky juga menyebut Capello mata duitan jika tak kunjung mengundurkan diri. Hal tersebut didasarkan pada fakta bahwa Capello merupakan pelatih dengan gaji termahal di Piala Dunia kali ini, dengan pendapatan USD 11 juta per tahun. Nominal tersebut dua kali lipat lebih banyak dari Roy Hodgson, Pelatih Inggris yang memiliki gaji tertinggi kedua.
Kami harus mengevaluasi pekerjaannya dan meminta dia mundur. Namun Capello adalah orang yang serakah, tentu saja dia tak akan mau, kata Zhirinovsky seperti dilansir Guardian.
Akan sangat bagus untuk dirinya, mendapatkan begitu banyak uang sebagai gaji buta. Tim kami kalah dan tak berpengaruh terhadap gajinya, tentu saja. Dasar pencuri!
Rusia hanya meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan dalam tiga laga di Grup H, memuat mereka gagal bersaing dengan Belgia dan Aljazair yang menjadi dua tim yang lolos ke 16 besar. (gua/mri)
Lebih lanjut, Zhirinovsky juga menyebut Capello mata duitan jika tak kunjung mengundurkan diri. Hal tersebut didasarkan pada fakta bahwa Capello merupakan pelatih dengan gaji termahal di Piala Dunia kali ini, dengan pendapatan USD 11 juta per tahun. Nominal tersebut dua kali lipat lebih banyak dari Roy Hodgson, Pelatih Inggris yang memiliki gaji tertinggi kedua.
Kami harus mengevaluasi pekerjaannya dan meminta dia mundur. Namun Capello adalah orang yang serakah, tentu saja dia tak akan mau, kata Zhirinovsky seperti dilansir Guardian.
Akan sangat bagus untuk dirinya, mendapatkan begitu banyak uang sebagai gaji buta. Tim kami kalah dan tak berpengaruh terhadap gajinya, tentu saja. Dasar pencuri!
Rusia hanya meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan dalam tiga laga di Grup H, memuat mereka gagal bersaing dengan Belgia dan Aljazair yang menjadi dua tim yang lolos ke 16 besar. (gua/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabio Capello Anggap Cristiano Ronaldo tak Setara Lionel Messi, Ini Penjelasannya
Piala Dunia 12 Februari 2026, 04:33
-
Peringatan Capello: 2 Laga Ini Bisa Tentukan Nasib Scudetto Milan
Liga Italia 24 Januari 2026, 03:47
-
Capello Buka Alasan Allegri Ogah Bahas Scudetto Meski AC Milan Tampil Solid
Liga Italia 24 Januari 2026, 01:19
-
Sebut Wasit Mafia, Fabio Capello Buru-buru Beri Klarifikasi Penting
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:13
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













