Carlo Ancelotti Tak Jamin Matheus Cunha Bakal Terus jadi Pemain Inti
Asad Arifin | 20 Juni 2026 19:43
Bola.net - Brasil menunjukkan dominasi di panggung Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Haiti dengan skor 3-0 pada matchday 2 Grup C. Laga yang digelar di Philadelphia Stadium, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB itu mempertegas kualitas Selecao atas lawannya.
Hasil ini membuat Brasil untuk sementara naik ke puncak klasemen Grup C dengan koleksi empat poin. Mereka berhasil menggeser Maroko yang sebelumnya menempati posisi teratas setelah laga pertama.
Meski menang cukup meyakinkan, Brasil sejatinya masih menyisakan catatan dalam efektivitas penyelesaian akhir. Selecao sebenarnya berpeluang mencetak gol dengan jumlah yang lebih besar sepanjang pertandingan berlangsung.
Di sisi lain, Haiti menunjukkan keberanian dalam bermain, terutama pada babak kedua. Namun, perbedaan kualitas individu dan struktur permainan membuat mereka tetap kesulitan mengimbangi tempo Brasil.
Dominasi Brasil dan Evaluasi Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti menilai Brasil tampil lebih baik pada babak pertama dibandingkan paruh kedua. Menurutnya, timnya sempat kehilangan kontrol permainan meski tetap menciptakan peluang berbahaya.
“Kami jauh lebih baik di babak pertama. Di babak kedua, mereka sedikit lebih mengontrol permainan, tetapi kami memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol,” kata Ancelotti.
Pelatih asal Italia itu tetap memberikan penilaian positif secara keseluruhan terhadap performa timnya. Ia menegaskan bahwa Brasil tetap berada di jalur yang tepat meski belum tampil sempurna.
“Secara keseluruhan, itu adalah pertandingan yang bagus,” kata pelatih asal Italia itu.
Peran Matheus Cunha dan Fleksibilitas Taktik Brasil

Sorotan utama kemudian tertuju pada Matheus Cunha yang mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Penyerang yang juga dikaitkan dengan Manchester United itu tampil efektif dalam memanfaatkan ruang di lini depan Brasil.
Ancelotti pun merespons kemungkinan perubahan peran Cunha pada laga berikutnya melawan Skotlandia di Miami. Ia menegaskan bahwa fleksibilitas tetap menjadi bagian dari rencana taktiknya.
“Kita lihat saja,” tambah pelatih asal Italia itu.
“Saya pikir posisi Matheus adalah posisi yang bagus untuk menciptakan masalah bagi pertahanan. Dan dia menyaring umpannya dengan sangat baik, dan posisinya adalah posisi yang bagus untuk efektif di lini depan.
"Itu bisa menjadi pilihan. Kami membahas ini kemarin. Saya tidak menginginkan identitas yang jelas. Mungkin kita akan mengubahnya di pertandingan berikutnya," tegas eks pelatih Real Madrid.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga
Turki Gagal Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026
Ironi Turki di Piala Dunia 2026: Dominasi Gila-gilaan, 62 Shot, tapi Gagal Cetak Gol!
Kenapa Miguel Almiron Dikartu Merah di Laga Turki vs Paraguay? Ini Penyebabnya
Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
Klasemen Grup D Piala Dunia 2026 Usai Amerika Serikat Menang dan Turki Kalah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Villarreal vs PSG di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 00:50
-
Tempat Menonton Barcelona vs Aston Villa di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Man Utd vs Roma di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 00:10
-
Tempat Menonton Feyenoord vs Inter Milan di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 23:30
-
Inter Milan Aktifkan Klausul Perpanjangan Kontrak Federico Dimarco
Liga Italia 3 November 2026, 22:30
-
Carlos Baleba Yakin Manchester United Bisa Bangkit dari Periode Sulit
Liga Champions 3 November 2026, 21:56
-
Lamine Yamal Berpeluang Lewati Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:50
-
Live Streaming Man Utd vs Roma: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:27
-
Live Streaming Barcelona vs Aston Villa: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:24
-
Live Streaming Villarreal vs PSG: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:21
-
Live Streaming Atletico Madrid vs Bayern: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:18
-
Live Streaming Bodo/Glimt vs Lille: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


