Cerita Luka Modric Selamat Dari Status Pesakitan
Asad Arifin | 2 Juli 2018 20:59
Bola.net - - Gelandang Kroasia, Luka Modric, nyaris saja menjadi pesakitan di laga kontra Denmark pada babak 16 Besar Piala Dunia 2018. Sebab, Modric sempat gagal ketika mengambil eksekusi penalti di periode extra time.
Kroasia berjumpa Denmark pada babak 16 Besar Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod pada Senin (2/7) dini hari WIB. Pada laga ini, kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak kedua usai.
Laga pun dilanjutkan dengan tambahan waktu 2x15 menit. Kroasia kemudian mendapat penalti pada menit ke-116. Tapi, Modric gagal menjalankan tugas dengan baik. Penalti Modric mampu ditepis dengan sempurna oleh Kasper Schmeichel.
Hampir Jadi Pesakitan

Kegagalan Modric tersebut membuat laga harus dilanjutkan lewat babak adu penalti. Sebab, tidak terjadi gol pada perpanjangan waktu. Jika saja Kroasia gagal pada babak ini, maka Modric bisa jadi akan menjadi pesakitan karena kegagalannya.
Modric pun menceritakan mengapa dia bisa gagal menendang penalti. Ternyata, dia menendang ke arah yang biasanya gagal diantisipasi oleh Schmeichel, berdasar pada video yang dia lihat.
Itu adalah momen sulit, tapi saya coba untuk tetap tenang. Saya yakin akan mencetak gol karena saya menonton video bagaimana dia menghentikan penalti pada pagi hari dan saya menendang seperti itu, kata Modric.
Tak Mau Lihat Video Lagi

Modric menjadi satu dari tiga algojo Kroasia yang sukses menendang penalti dan akhirnya membawa negaranya menang dengan skor adu penalti 3-2. Secara keseluruhan, Kroasia menang dengan skor 4-3 atas Denmark.
Yang pasti, saya tidak akan pernah melakukan itu lagi. Saya tidak akan pernah menyaksikan cuplikan bagaimana kiper menyelamatkan penalti sebelum bertanding, tegas pemain Real Madrid ini.
Laga Yang Sulit

Banyak pengamat menyebut laga antara Kroasia melawan Denmark tidak berjalan menarik. Laga hanya berjalan ketat pada awal babak pertama. Dimana terjadi dua gol untuk masing-masing negara saat laga baru berjalan empat menit.
Modric pun tidak menampik hal tersebut. Pemain berusia 32 tahun mengakui jika laga berjalan sulit untuk pemain, sebab digelar pada kondisi cuaca yang cukup lembab.
Sangat sulit untuk bermain dalam kondisi yang begitu lembab. Sulit bagi kami untuk berlari dan bergerak terus. Kami bisa menyelesaikannya sebelum adu penalti. Tapi, tidak bisa sebelum extra time. Terima kasih Tuhan, telah ada bersama kami, tutup Modric.
Saksikan Vidio Menarik Ini

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:31
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Madrid vs Alaves: Kylian Mbappe
Liga Spanyol 22 April 2026, 05:29
-
Man of the Match Inter vs Como: Hakan Calhanoglu
Liga Italia 22 April 2026, 05:07
-
Man of the Match Brighton vs Chelsea: Jan Paul van Hecke
Liga Inggris 22 April 2026, 05:00
-
Hasil Brighton vs Chelsea: The Blues Dibikin Malu di Kandang Burung Camar!
Liga Inggris 22 April 2026, 03:59
-
Kylian Mbappe dan Thibaut Courtois Bisa 'Selamatkan' Musim Real Madrid
Liga Spanyol 22 April 2026, 03:35
-
Nasib Arne Slot di Liverpool Ditentukan Liga Champions, Ini Syaratnya
Liga Inggris 22 April 2026, 03:03
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








