Chairman FA Targetkan Inggris Juara Dunia 2022
Editor Bolanet | 5 September 2013 06:00
- Chairman Football Association (FA) Greg Dyke menargetkan juara Piala Dunia 2022. Dyke memaparkannya dalam pidato mengenai masa depan sepak bola Inggris di London hari Rabu (04/9) kemarin.
Pada kesempatan itu, Dyke mengatakan bahwa Inggris harus mencemaskan minimnya jumlah bintang lokal di Premier League. Dyke juga merancang rencana pengembangan tim nasional selama sembilan tahun ke depan.
Hari ini, saya ingin menetapkan dua target untuk persepakbolaan Inggris, tutur Dyke seperti dilansir AFP.
Yang pertama adalah melangkah minimal sampai semifinal Euro 2020, lalu yang kedua menjuarai Piala Dunia 2022, tegasnya.
Dalam kemunculan pertamanya di depan media sejak menggantikan David Bernstein bulan Juli lalu itu, Dyke juga mengatakan bahwa FA akan membuat negara dan seluruh suporter Three Lions kecewa apabila tidak memberi pemain-pemain muda Inggris kesempatan lebih untuk bermain di Premier League.
Musim lalu, pemain Inggris di Premier League hanya 32 persen dari keseluruhan. Haruskah tren ini dibiarkan berlanjut atau kita melakukan sesuatu untuk mengatasinya? Apa yang akan terjadi seandainya angka itu turun menjadi 25, 20 atau 15?, lanjut Dyke.
Dyke pun mengumumkan bahwa dia akan membentuk sebuah komite khusus yang melibatkan seluruh unsur persepakbolaan Inggris guna mempelajari kemungkinan pembatasan pemain asing dan coba mengubah sistem peminjaman demi kebaikan pemain-pemain muda Inggris serta mengevaluasi peluang penerapan winter break.
Kita harus melakukan sesuatu. Kalau tidak, sulit melihat Inggris bersaing di Piala Dunia atau bahkan Piala Eropa dalam beberapa tahun ke depan, lanjut Dyke.
Kita tak mau mengecewakan para generasi muda negeri ini maupun para suporter yang jumlahnya ribuan, pungkasnya.
Sejak menjuarai Piala Dunia kala menjadi tuan rumah pada tahun 1966, Three Lions hanya dua kali mencapai semifinal turnamen besar, yaitu di Piala Dunia 1990 dan Piala Eropa 1996. Sebagai negara asal sepak bola, pencapaian seperti itu bisa dibilang sangatlah mengecewakan. (afp/gia)
Pada kesempatan itu, Dyke mengatakan bahwa Inggris harus mencemaskan minimnya jumlah bintang lokal di Premier League. Dyke juga merancang rencana pengembangan tim nasional selama sembilan tahun ke depan.
Hari ini, saya ingin menetapkan dua target untuk persepakbolaan Inggris, tutur Dyke seperti dilansir AFP.
Yang pertama adalah melangkah minimal sampai semifinal Euro 2020, lalu yang kedua menjuarai Piala Dunia 2022, tegasnya.
Dalam kemunculan pertamanya di depan media sejak menggantikan David Bernstein bulan Juli lalu itu, Dyke juga mengatakan bahwa FA akan membuat negara dan seluruh suporter Three Lions kecewa apabila tidak memberi pemain-pemain muda Inggris kesempatan lebih untuk bermain di Premier League.
Musim lalu, pemain Inggris di Premier League hanya 32 persen dari keseluruhan. Haruskah tren ini dibiarkan berlanjut atau kita melakukan sesuatu untuk mengatasinya? Apa yang akan terjadi seandainya angka itu turun menjadi 25, 20 atau 15?, lanjut Dyke.
Dyke pun mengumumkan bahwa dia akan membentuk sebuah komite khusus yang melibatkan seluruh unsur persepakbolaan Inggris guna mempelajari kemungkinan pembatasan pemain asing dan coba mengubah sistem peminjaman demi kebaikan pemain-pemain muda Inggris serta mengevaluasi peluang penerapan winter break.
Kita harus melakukan sesuatu. Kalau tidak, sulit melihat Inggris bersaing di Piala Dunia atau bahkan Piala Eropa dalam beberapa tahun ke depan, lanjut Dyke.
Kita tak mau mengecewakan para generasi muda negeri ini maupun para suporter yang jumlahnya ribuan, pungkasnya.
Sejak menjuarai Piala Dunia kala menjadi tuan rumah pada tahun 1966, Three Lions hanya dua kali mencapai semifinal turnamen besar, yaitu di Piala Dunia 1990 dan Piala Eropa 1996. Sebagai negara asal sepak bola, pencapaian seperti itu bisa dibilang sangatlah mengecewakan. (afp/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



