Daftar Rekor yang Mungkin Pecah di Piala Dunia 2026: Gol Terbanyak hingga Era Veteran

Ari Prayoga | 5 Juni 2026 14:37
Daftar Rekor yang Mungkin Pecah di Piala Dunia 2026: Gol Terbanyak hingga Era Veteran
Logo Piala Dunia FIFA 2026 Los Angeles ditampilkan dalam acara media menjelang FIFA World Cup 2026 di Stadion SoFi, Inglewood, California, Selasa, 12 Mei 2026. (c) AP Photo/Jae C. Hong

Bola.net - Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko diprediksi menjadi turnamen paling bersejarah sepanjang masa. Selain menghadirkan format baru dengan 48 peserta, edisi kali ini juga membuka peluang lahirnya berbagai rekor baru yang sebelumnya sulit dibayangkan.

Turnamen yang digelar mulai 12 Juni hingga 20 Juli 2026 itu akan menghadirkan 104 pertandingan, meningkat drastis dibanding 64 laga pada format sebelumnya. Jumlah pertandingan yang lebih banyak otomatis memberi kesempatan lebih besar bagi pemain, pelatih, maupun tim nasional untuk mencatatkan sejarah baru.

Advertisement

Sejak pertama kali digelar pada 1930 di Uruguay, Piala Dunia selalu menjadi panggung lahirnya momen-momen legendaris. Namun, ekspansi besar-besaran yang dilakukan FIFA membuat edisi 2026 berpotensi menjadi turnamen yang paling banyak menghasilkan rekor baru.

1 dari 9 halaman

Rekor yang Hampir Pasti Tumbang: Deschamps Berpeluang Lampaui Schon

Rekor yang Hampir Pasti Tumbang: Deschamps Berpeluang Lampaui Schon

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, meninggalkan lapangan setelah pertandingan persahabatan melawan Kolombia, Minggu (29/3/2026). (c) AP Photo/Nick Wass

Salah satu rekor yang paling mungkin pecah adalah jumlah kemenangan terbanyak pelatih di Piala Dunia. Saat ini catatan tersebut masih dipegang pelatih legendaris Jerman Barat, Helmut Schon, dengan 16 kemenangan.

Schön mencatatkan prestasi luar biasa sepanjang periode 1966 hingga 1978. Ia memimpin Jerman Barat ke final Piala Dunia 1966, finis ketiga pada 1970, lalu menjadi juara dunia pada 1974.

Kini, pelatih Prancis Didier Deschamps berada sangat dekat dengan rekor tersebut. Sejak menangani Les Bleus, Deschamps sudah mengoleksi 14 kemenangan dari 19 pertandingan Piala Dunia. Dengan materi pemain yang masih sangat kompetitif serta grup yang relatif bersahabat, peluang Prancis melangkah jauh terbuka lebar.

Jika mampu membawa Prancis kembali berjaya, Deschamps bahkan bisa menyamai pencapaian pelatih Italia Vittorio Pozzo sebagai satu-satunya pelatih yang mampu menjuarai dua Piala Dunia.

2 dari 9 halaman

Rekor yang Hampir Pasti Tumbang: Jumlah Gol Dipastikan Terlampaui

Rekor yang Hampir Pasti Tumbang: Jumlah Gol Dipastikan Terlampaui

3 maskot Piala Dunia 2026, Maple, Zayu, dan Clutch (c) Instagram/fifa

Piala Dunia 2022 di Qatar menghasilkan 172 gol dari 64 pertandingan, menjadi rekor gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

Namun angka tersebut hampir pasti tidak akan bertahan lama.

Dengan total 104 pertandingan pada edisi 2026, rekor itu diperkirakan akan terpecahkan dengan mudah. Bahkan jika rata-rata gol per pertandingan hanya setara Piala Dunia 1990 yang terkenal defensif, yakni 2,21 gol per laga, total gol masih bisa mencapai sekitar 230 gol.

Apabila produktivitas serupa Qatar 2022 kembali terjadi dengan rata-rata 2,69 gol per pertandingan, maka jumlah gol keseluruhan bisa mendekati 280 gol.

Tren sepak bola modern yang semakin ofensif membuat torehan lebih dari 200 gol di Piala Dunia 2026 tampak hampir tak terhindarkan.

3 dari 9 halaman

Rekor yang Hampir Pasti Tumbang: Piala Dunia Para Veteran

Rekor yang Hampir Pasti Tumbang: Piala Dunia Para Veteran

Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo saat tampil melawan Hungaria di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup F, 15 Oktober 2025 lalu. (c) AP Photo/Armando Franca

Menariknya, Piala Dunia 2026 juga bisa menjadi turnamen dengan jumlah pemain berusia di atas 40 tahun terbanyak sepanjang sejarah.

Sejak 1930, hanya tujuh pemain berusia 40 tahun atau lebih yang pernah tampil di Piala Dunia. Namun edisi kali ini berpotensi menghadirkan sejumlah nama senior sekaligus.

Beberapa pemain yang berpeluang tampil antara lain Cristiano Ronaldo (41 tahun), Manuel Neuer (40), Edin Dzeko (40), Craig Gordon (43), Luka Modric (40), Fernando Muslera (40), serta Guillermo Ochoa (40).

Jika hanya dua dari nama tersebut bermain meski satu menit saja, rekor baru sudah tercipta.

4 dari 9 halaman

Rekor yang Masih Bisa Dikejar: Klose Mulai Merasa Terancam

Rekor yang Masih Bisa Dikejar: Klose Mulai Merasa Terancam

Lionel Messi merayakan gol Julian Alvarez di laga Argentina vs Zambia, Rabu (01/04/2026). (c) AP Photo/Gustavo Garello

Rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia milik Miroslav Klose mulai berada dalam ancaman serius.

Legenda Jerman itu mengoleksi 16 gol, unggul tipis atas sejumlah bintang aktif yang masih tampil di level tertinggi.

Lionel Messi saat ini telah mengumpulkan 13 gol, sementara Kylian Mbappe memiliki 12 gol. Keduanya menjadi kandidat terkuat untuk menggeser posisi Klose.

Nama-nama seperti Cristiano Ronaldo, Harry Kane, dan Neymar juga masih berpeluang, tetapi membutuhkan turnamen yang luar biasa produktif untuk mengejar ketertinggalan.

Meski Messi hanya terpaut tiga gol, banyak pengamat menilai Mbappe memiliki peluang lebih besar karena usianya masih 28 tahun dan kemungkinan masih akan tampil pada Piala Dunia berikutnya.

5 dari 9 halaman

Rekor yang Masih Bisa Dikejar: Yamal Kejar Rekor Muller

Rekor yang Masih Bisa Dikejar: Yamal Kejar Rekor Muller

Winger Timnas Spanyol, Lamine Yamal saat laga melawan Mesir di pertandingan uji coba, 1 April 2026. (c) AP Photo/Joan Monfort

Bintang muda Spanyol Lamine Yamal berpeluang memecahkan rekor sebagai peraih Sepatu Emas termuda dalam sejarah Piala Dunia.

Saat ini rekor tersebut masih dipegang Thomas Muller yang merebut Golden Boot pada Piala Dunia 2010 ketika berusia 20 tahun.

Yamal yang baru berusia 18 tahun sudah menjelma menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Setelah sukses membantu Spanyol menjuarai Euro 2024, pemain Barcelona itu diprediksi menjadi salah satu wajah utama generasi baru sepak bola dunia.

Namun kondisi kebugaran menjadi faktor penting. Cedera hamstring yang dialaminya pada akhir musim klub berpotensi memengaruhi menit bermain selama turnamen.

Selain Yamal, pemain muda seperti Lennart Karl dari Jerman dan Endrick dari Brasil juga memiliki peluang menciptakan kejutan.

6 dari 9 halaman

Rekor yang Masih Bisa Dikejar: Golden Ball Termuda Bisa Berganti Pemilik

Rekor yang Masih Bisa Dikejar: Golden Ball Termuda Bisa Berganti Pemilik

Perebutan bola antara gelandang Inggris, Kobbie Mainoo dan gelandang Jepang, Keito Nakamura di laga uji coba, 1 April 2026. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Rekor pemain termuda yang memenangkan Golden Ball masih dipegang Ronaldo Nazario pada Piala Dunia 1998. Saat itu sang fenomena Brasil berusia 21 tahun.

Sejak saat itu, penghargaan pemain terbaik turnamen lebih banyak didominasi pemain senior yang telah mencapai puncak kariernya.

Karena itulah Yamal kembali menjadi sorotan. Jika mampu membawa Spanyol melangkah jauh dan tampil konsisten sepanjang turnamen, rekor Ronaldo bukan hal yang mustahil untuk dipecahkan.

Selain Yamal, sejumlah talenta muda seperti Endrick, Desire Doue, Joao Neves, Kobbie Mainoo, hingga Nico Paz juga berpotensi menjadi bintang baru di panggung dunia.

7 dari 9 halaman

Rekor yang Sulit Sekali Dipecahkan: Gol Jarak Terjauh David Villa

Salah satu rekor yang tampaknya masih aman adalah gol dari jarak terjauh di Piala Dunia.

David Villa mencetak gol spektakuler dari jarak 41,4 meter saat Spanyol menghadapi Chile pada Piala Dunia 2010.

Dalam enam dekade terakhir, hanya enam gol Piala Dunia yang tercipta dari jarak lebih dari 35 meter. Perkembangan taktik sepak bola modern membuat peluang lahirnya gol jarak sangat jauh semakin kecil.

Tim-tim elite kini lebih mengutamakan peluang dengan nilai expected goals tinggi melalui serangan cepat, umpan tarik, maupun situasi bola mati daripada spekulasi tembakan jarak jauh.

Meski format 48 tim berpotensi menghadirkan lebih banyak pertandingan timpang, rekor Villa tetap diprediksi sulit disentuh.

8 dari 9 halaman

Rekor yang Nyaris Mustahil Tumbang: Catatan Pele Masih Terlalu Sakral

Pele masih menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia setelah mencetak gol pada usia 17 tahun 239 hari di Piala Dunia 1958.

Pemain yang paling mendekati rekor tersebut adalah wonderkid Meksiko, Gilberto Mora. Namun jika ia mencetak gol pada laga pembuka timnya, usianya akan menjadi 17 tahun 240 hari—terpaut satu hari dari rekor Pele.

Situasi itu membuat rekor sang legenda Brasil kemungkinan besar tetap bertahan.

9 dari 9 halaman

Rekor yang Nyaris Mustahil Tumbang: Kemenangan 10-1 Hungaria

Rekor kemenangan terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia juga diperkirakan akan tetap aman.

Pada Piala Dunia 1982, Hungaria menghancurkan El Salvador dengan skor telak 10-1. Hingga kini, itu menjadi satu-satunya pertandingan Piala Dunia yang menghasilkan 10 gol dari satu tim.

Meski jumlah peserta bertambah menjadi 48 negara dan potensi kesenjangan kualitas semakin besar, mencetak 10 gol dalam satu pertandingan tetap dianggap sangat sulit.

Kemenangan besar memang masih mungkin terjadi, seperti saat Spanyol mengalahkan Kosta Rika 7-0 pada Piala Dunia 2022. Namun untuk menyamai atau melampaui skor Hungaria, dibutuhkan kombinasi kondisi yang sangat langka.

Dengan kata lain, Piala Dunia 2026 hampir pasti akan menghadirkan banjir gol dan sederet rekor baru. Namun beberapa catatan legendaris yang telah bertahan puluhan tahun tampaknya masih akan tetap berdiri kokoh setelah turnamen terbesar sepak bola dunia itu berakhir.

Sumber: ESPN

LATEST UPDATE