Dari Cesc Fabregas hingga Toni Kroos, 4 Pemain yang Pernah Meraih Gelar Golden Ball Piala Dunia U-17
Serafin Unus Pasi | 27 Juni 2023 16:37
Bola.net - Indonesia baru saja diresmikan menjadi tuan rumah perhelatan Piala Dunia U-17 2023. Setelah gagal menggelar Piala Dunia U-20 pada Mei lalu, FIFA akhirnya menunjuk Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 setelah melalui beberapa pertimbangan.
Ini akan menjadi edisi ke-19 setelah terakhir kali digelar pada tahun 2019 dan sempat ditiadakan pada tahun 2021 akibat pandemi COVID-19 yang masih merebak. Turnamen ini akan digelar pada tanggal 10 November hingga 2 Desember 2023 mendatang.
Gelaran ini cukup dinantikan oleh seluruh publik sepak bola dunia lantaran berpotensi melahirkan banyak talenta muda berbakat. Terlebih, banyak klub raksasa yang memantau kompetisi ini guna mencari bibit unggul yang berpotensi bermain di kancah tertinggi Eropa.
Kompetisi Internasional seperti ini juga tak lepas dari gelar pemain terbaik di tiap edisinya. Satu pemain dengan performa paling menonjol dan memberikan dampak signifikan terhadap timnya layak menyandang gelar pemain terbaik dan membawa pulang trofi Golden Ball – trofi yang diberikan untuk pemain terbaik di gelaran Piala Dunia U-17.
Lantas, siapa saja pemain bintang Eropa yang pernah menyabet gelar tersebut? Simak daftar lengkapnya berikut.
Cesc Fabregas (Golden Ball 2003)

Pemain pertama yang pernah mendapatkan gelar Golden Ball di kompetisi Piala Dunia U-17 adalah Cesc Fabregas. Mantan gelandang Arsenal tersebut mampu tampil apik di kompetisi tahun 2003 silam yang diselenggarakan di Finlandia tersebut meski gagal membawa gelar bagi Timnas Spanyol U-17.
Pada kompetisi tersebut, Fabregas menyabet dua penghargaan sekaligus, yakni Golden Ball dan Golden Boot sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan lima golnya. La Roja dapat dengan apik melenggang ke final, namun harus kalah dari Brasil dengan skor tipis 1-0.
Setelah menunjukkan performa apiknya tersebut, Arsenal tertarik untuk memboyongnya dari akademi Barcelona dan dipromosikan ke tim reguler satu tahun setelahnya. Bersama The Gunners, kariernya kian meroket dan menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia pada masa itu.
Kini, Fabregas masih aktif bermain di klub Serie B, Como, dengan mencatatkan 17 penampilan dan menyumbang dua assist.
Phil Foden (Golden Ball 2017)

Nama berikutnya yang merupakan lulusan kompetisi Piala Dunia U-17 yang berhasil jadi propsek gemilang adalah Phil Foden. Penyerang Manchester City tersebut berhasil memenangkan gelar Golden Ball pada Piala Dunia U-17 2017 di India dengan berhasil membawa Young Lions menjuarai kompetisi tersebut.
Foden mampu tampil dominan dengan torehan tiga gol dan satu assistnya di kompetisi tersebut. Usai menampilkan performa apik bersama Timnas Inggris U-17, Foden yang merupakan pemain asli akademi Man City langsung dipromosikan ke tim utama.
Kini, penyerang berusia 23 tahun tersebut telah meraih beragam trofi bergengsi, termasuk treble winners dengan The Cityzens musim ini. Torehan 15 gol dan delapan assist di semua kompetisi membuat Foden membuktikan diri sebagai bagian penting bagi skuad asuhan Pep Guardiola musim ini.
Anderson (Golden Ball 2005)

Pemain selanjutnya yang berhasil memenangkan gelar Golden Ball adalah Anderson. Gelandang Timnas Brasil U-17 tersebut mampu tampil cemerlang di kompetisi Piala Dunia U-17 2005 Peru dengan torehan dua golnya.
Peran Anderson sukses hantarkan Selecao ke babak final dengan cukup mulus, namun harus dipermalukan Timnas Meksiko U-17 di partai puncak setelah dilibas tiga gol tanpa balas.
Performanya di kompetisi tersebut menarik minat FC Porto untuk memboyongnya dari Gremio. Dua tahun setelahnya, Sir Alex Ferguson menebus sang pemain dengan mahar 31,5 juta Euro untuk bergabung dengan Manchester United.
Kini, Anderson sudah memutuskan untuk pensiun setelah terakhir kali bermain untuk klub Turki, Adana Demirspor.
Toni Kroos (Golden Ball 2007)

Bintang terakhir yang pernah merasakan manisnya trofi Golden Ball di Piala Dunia U-17 adalah Toni Kroos. Gelandang berbakat tersebut rupanya pernah membela Der Panzer U-17 dan tampil apik dengan berhasil membawa Jerman meraih peringkat ketiga di kompetisi tersebut.
Kroos berhasil mengemas lima gol dan satu assist selama gelaran Piala Dunia 2007 di Korea dan memang layak diberikan gelar pemain terbaik meski gagal membawa Der Panzer juara.
Usai menorehkan performa gemilang, Bayern Munchen langsung mengorbitnya ke tim senior dan menjadi bagian penting Die Roten kala itu. Ia berhasil juga meraih gelar Piala Dunia 2014 bersama Der Panzer dan memutuskan bergabung dengan raksasa Spanyol, Real Madrid, setelahnya.
Bersama Los Blancos, Kroos berhasil menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia hingga saat ini.
Apakah mungkin penggawa Garuda Muda bisa memenangi gelar pemain terbaik di kompetisi Piala Dunia U-17 2023 nanti? Atau akan ada nama besar yang lahir dari kompetisi ini? Menarik untuk dinantikan.
Sumber: Transfermarkt
Penulis: Vieri Firdausy Akhlaq (penulis adalah peserta Magang Merdeka 2023)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

