Dari Piala Dunia 2006 Hingga 2022: Tapak Tilas Lionel Messi Menuju Sempurna!
Asad Arifin | 13 Desember 2022 11:05
Bola.net - Lionel Messi dan Timnas Argentina hanya berjarak dua laga untuk bisa mendapatkan gelar Piala Dunia 2022. Andai mampu memenangkan trofi Piala Dunia 2022, bakal sulit untuk mencari cela dari karier gemilang Lionel Messi.
Argentina akan berhadapan dengan Kroasia pada babak semifinal Piala Dunia 2022, Rabu 13 Desember 2022. Laga Argentina vs Kroasia akan dimainkan di Stadion Lusail Iconic mulai pukul 02.00 dini hari WIB, live di Indosiar dan SCTV.
Argentina telah melewati Belanda di babak 8 Besar. Peluang untuk mengandaskan Kroasia di babak semifinal cukup besar. Jika misi itu dituntaskan, maka pasukan Lionel Scaloni akan berjumpa antara Maroko dan Prancis.
Lionel Messi telah meraih segalanya di sepak bola, secara personal maupun kolektif. Namun, gelar Piala Dunia akan membuat Lionel Messi sempurna. Yuk simak perjuangan Messi di Piala Dunia sejak 2006 hingga 2022 di bawah ini ya Bolaneters.
Piala Dunia 2006
Lionel Messi masih sangat muda. Usianya baru 18 tahun. Namun, pelatih Jose Pekerman tetap membawa La Pulga ke skuad Argentina. Kala itu, Messi memakai nomor punggung 19. Nomor 10 masih jadi milik Juan Riquelme.
Messi tak bermain pada matchday pertama, saat Argentina menang 2-1 lawan Pantai Gading. Pada matchday kedua, ketika La Celeste berjumpa Serbia, Messi mendapat debut Piala Dunia sebagai pemain pengganti.
Masuk lapangan pada menit ke-75, Messi mencetak gol pada menit ke-88. Argentina menang 6-0. Sebelumnya, dua menit setelah masuk lapangan, Messi membuat assist untuk gol yang dicetak Hernan Crespo.
Argentina tersingkir pada babak 16 Besar. Kalah adu penalti dari tuan rumah Jerman. Pada laga penting tersebut, Pekerman sama sekali tidak melirik Messi.
Piala Dunia 2010

Messi kini sudah berusia 22 tahun. Dia sudah cukup matang dan meraih beberapa gelar di Barcelona. Messi memakai nomor punggung 10. Lebih spesial lagi, dia dilatih Diego Maradona. Kombinasi yang menarik, Messi dan Maradona.
Argentina memulai fase grup dengan hasil sempurna. Tiga laga, tiga kali menang. Lalu, Argentina menumbangkan Meksiko di babak 16 Besar dengan skor 3-1.
Namun, peruntungan Messi kembali gugur pada babak 8 Besar. Lagi-lagi Jerman jadi mimpi buruk Argentina. Mereka kalah dengan skor 4-0. Kombo Messi sebagai calon legenda dan Maradona sebagai legenda sejati, gagal melewati tantangan Jerman.
Piala Dunia 2014

Lionel Messi sudah menjadi megabintang sepak bola dunia. Dia meraih banyak sukses di Barcelona. Messi bahkan sudah punya empat gelar Ballon d'Or. Messi pun diharapkan bisa memberikan trofi pertama untuk Argentina.
Argentina tampil sangat konsisten sejak fase grup. Pada babak 16 Besar, Argentina menang 1-0 atas Swiss. Lalu, Messi mampu melewati 'kutukan' babak 8 Besar dengan mengalahkan Belgia lewat gol tunggal Gonzalo Higuain.
Pada baba semifinal, Argentina menang adu penalti lawan Belanda. Namun, lagi-lagi Jerman memberikan rasa getir bagi Messi. Argentina kalah 1-0 dari Jerman pada laga final. Argentina kalah dari gol Mario Gotze pada menit ke-113.
Piala Dunia 2018

Sebagai pemain sepak bola, Messi berada pada usia yang matang. Setelah gagal di final 2014, kini harapan untuk juara cukup besar. Argentina yang dilatih Jorge Sampaoli menjadi salah satu unggulan di Piala Dunia 2018.
Argentina kalah 3-0 dari Kroasia pada fase grup, tetapi tetap lolos ke 16 Besar dengan status runner-up. Posisi itu tak cukup menguntungkan karena Argentina harus berjumpa Prancis.
Argentina sempat unggul 2-1 pada awal babak kedua. Namun, Prancis mampu menumbangkan Argentina dengan skor 4-3. Prancis kemudian menjadi juara dan Messi sempat pensiun sementara. "Bagi saya, Timnas Argentina sudah berakhir. Saya sudah lakukan segalanya," kata.
Piala Dunia 2022

Messi batal pensiun dan menikmati periode indah bersama Argentina. Pada 2021, Messi membawa Argentina juara Copa Amerika dengan mengalahkan Brasil 1-0 pada laga final. Semangat itu masih terjaga hingga Piala Dunia 2022.
Bagi Messi, Qatar mungkin menjadi Piala Dunia terakhirnya. Usianya sudah 35 tahun dan sulit membayangkan Messi masih berada di top level pada 2026 nanti. Messi telah memimpin Argentina lolos ke babak semifinal. Messi mencetak empat gol dari lima laga.
Pada babak semifinal, Argentina akan berjumpa Kroasia. Messi punya kans untuk membalas kekalahan 3-0 di Piala Dunia 2022. Lebih dari itu, Messi punya peluang meraih gelar Piala Dunia dan mencatat karier yang paripurna.
Sumber: Bleacher Report Football
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Kesedihan Cristiano Ronaldo Belum Tuntas, Kali Ini Beri Kode Lewat Gambar
- Ada Tendangan 'Roket' Luka Modric, Ini Video Kroasia Permalukan Argentina di Piala Dunia 2018
- Starting XI Argentina Saat Dibantai Kroasia 3-0 pada Piala Dunia 2018, di Mana Mereka Sekarang?
- Respek untuk Cristiano Ronaldo dari Pesepakbola Top Dunia, Mulai dari Paulo Dybala sampai Mario Balo
- 5 Calon Pengganti Gareth Southgate di Timnas Inggris: Ada Nama Thomas Tuchel!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Timnas Indonesia vs Iran: Pasukan Garuda Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026
Tim Nasional 7 Februari 2026, 21:52
-
Man of the Match Man United vs Tottenham: Bruno Fernandes
Liga Inggris 7 Februari 2026, 21:50
LATEST UPDATE
-
Melihat Bryan Mbeumo Sebagai 'Big Game Player' Manchester United
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:46
-
Kembalinya Kai Havertz Sebagai Puzzle Penting Arsenal
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:30
-
Prediksi Persija vs Arema FC 8 Februari 2026
Bola Indonesia 8 Februari 2026, 07:57
-
Ketajaman Lewandowski, Konsistensi Rashford, Mentalitas Kolektif Barcelona
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 07:00
-
Terungkap Alasan Menepinya Frenkie de Jong saat Barcelona Hantam Mallorca
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 05:56
-
Kekalahan di Final Tak Menghapus Makna Perjalanan Luar Biasa Timnas Futsal Indonesia
Tim Nasional 8 Februari 2026, 05:08
-
Wolves vs Chelsea: Sinyal Kebangkitan Cole Palmer jelang Piala Dunia 2026
Liga Inggris 8 Februari 2026, 04:54
-
Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Menggila, The Gunners Menjauh di Puncak
Liga Inggris 8 Februari 2026, 04:14
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 8 Februari 2026
Voli 8 Februari 2026, 04:00
-
Prediksi Valencia vs Real Madrid 9 Februari 2026
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Februari 2026
Liga Eropa Lain 8 Februari 2026, 02:45
-
Prediksi Juventus vs Lazio 9 Februari 2026
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:45
-
Man Utd vs Tottenham: Magis Mainoo dan 4 Kemenangan Beruntun Setan Merah
Liga Inggris 8 Februari 2026, 02:37
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42



