Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya

Gia Yuda Pradana | 19 Juni 2026 20:56
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Pemain Portugal, Cristiano Ronaldo beraksi dalam pertandingan Grup K Piala Dunia 2026 melawan RD Kongo, Kamis (18/6/2026). (c) AP Photo/Ashley Landis

Bola.net - Cristiano Ronaldo kembali menjadi bahan pembicaraan setelah penampilannya bersama Portugal di laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026. Sang kapten gagal membawa timnya meraih kemenangan saat Portugal ditahan RD Congo 1-1.

Cristiano Ronaldo tampil sejak menit pertama, tetapi kontribusinya jauh dari ekspektasi. Penyerang Al Nassr itu hanya mencatat tiga tembakan dan 25 sentuhan bola sepanjang 90 menit.

Advertisement

Situasi ini memunculkan kritik terhadap keputusan pelatih Roberto Martinez yang tetap memasang Ronaldo sebagai starter. Di usia 41 tahun, efektivitas sang legenda mulai dipertanyakan dalam pertandingan berintensitas tinggi.

Mantan rekan setim Ronaldo di Manchester United, Rio Ferdinand, punya pandangan berbeda. Menurutnya, Cristiano Ronaldo masih bisa sangat berbahaya jika digunakan dengan peran yang lebih tepat.

1 dari 4 halaman

Rio Ferdinand Sarankan Peran Super-Sub

Rio Ferdinand Sarankan Peran Super-Sub

Pemain Portugal Cristiano Ronaldo bertepuk tangan ke arah para suporter saat pemanasan sebelum laga Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal vs RD Kongo di Houston, Rabu, 17 Juni 2026 (c) AP Photo/Ashley Landis

Rio Ferdinand menilai Roberto Martinez harus berani mengubah pendekatan terhadap Cristiano Ronaldo. Ia percaya Portugal justru punya peluang lebih besar jika Ronaldo tidak selalu bermain sejak awal.

“Roberto Martinez telah membayar harga dari keputusan memainkan Ronaldo sejak awal. Cara dia menangani situasi ini akan sangat menentukan,” kata Ferdinand dalam talkSPORT.

Ferdinand menilai komunikasi menjadi faktor paling penting. Pelatih harus mampu menjelaskan bahwa perubahan peran bukan bentuk penurunan status, melainkan strategi untuk memaksimalkan peluang juara.

Menurutnya, Ronaldo ideal masuk saat 30 menit terakhir pertandingan. Pada fase itu, pertahanan lawan mulai lelah dan ruang serang biasanya terbuka lebih lebar.

2 dari 4 halaman

Cristiano Ronaldo Masih Punya Insting Mematikan

Cristiano Ronaldo Masih Punya Insting Mematikan

Pemain Portugal Cristiano Ronaldo, kiri, menggiring bola saat laga Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal vs RD Kongo di Houston, Rabu, 17 Juni 2026 (c) AP Photo/Ashley Landis

Meski performanya menurun, Ferdinand menegaskan kualitas utama Cristiano Ronaldo belum hilang. Naluri mencetak gol di kotak penalti tetap menjadi senjata yang sangat berbahaya.

“Ketika bola jatuh di kotak penalti, jika ada tiga pemain terbaik dunia yang Anda inginkan menerima bola itu, dia tetap salah satunya,” ujar Ferdinand.

Statistik juga menunjukkan Ronaldo sedang mengalami paceklik di turnamen besar. Ia kini melewati 10 pertandingan beruntun tanpa gol sejak penalti melawan Ghana pada Piala Dunia 2022.

Meski demikian, target 1.000 gol dalam karier masih sangat dekat. Rekam jejak luar biasanya membuat Portugal sulit sepenuhnya menepikan sang ikon.

3 dari 4 halaman

Portugal Perlu Keputusan Besar

Portugal Perlu Keputusan Besar

Para pemain Portugal berpose sebelum laga Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal vs RD Kongo di Houston, Rabu, 17 Juni 2026 (c) AP Photo/Ashley Landis

Portugal kini berada di persimpangan penting dalam perjalanan Piala Dunia. Roberto Martinez harus menentukan apakah status legenda cukup untuk menjamin tempat inti.

Pilihan menjadikan Cristiano Ronaldo sebagai super-sub bisa menjadi kompromi terbaik. Ronaldo tetap berperan besar, sementara Portugal memperoleh fleksibilitas taktik yang lebih segar.

Ferdinand yakin pendekatan ini dapat menjaga harmoni tim sekaligus memaksimalkan potensi sang kapten. Pada akhirnya, yang paling penting bukan siapa yang memulai laga, melainkan siapa yang membantu Portugal mengangkat trofi.

Sumber: talkSPORT

4 dari 4 halaman

Klasemen Piala Dunia 2026

LATEST UPDATE