Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA

Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
Preesiden FIFA, Gianni Infantino dalam pembukaan International Broadcast Center, 1 Juni 2026 lalu. (c) AP Photo/Tony Gutierrez

Bola.net - Wales menjadi negara pertama yang menarik dukungan terhadap Gianni Infantino dalam pencalonan kembali sebagai Presiden FIFA. Keputusan tersebut muncul setelah polemik rencana penjualan sebagian aset Piala Dunia kepada investor swasta.

Federasi Sepak Bola Wales (FAW) secara resmi mengakhiri dukungan kepada Infantino untuk periode kepemimpinan FIFA 2027-2031. Langkah ini memperbesar tekanan terhadap presiden FIFA yang telah memimpin organisasi tersebut selama hampir satu dekade.

Kontroversi terkait proyek FIFA Forward Enterprise (FFE) menjadi pemicu utama perubahan sikap Wales. Meskipun rencana tersebut telah dibatalkan, kritik terhadap tata kelola FIFA masih terus berkembang menjelang pemilihan presiden berikutnya.

Wales Pertanyakan Kepemimpinan Infantino

FAW menyampaikan keputusan tersebut melalui pernyataan resmi setelah menilai terdapat masalah dalam tata kelola, proses pengambilan keputusan, serta komunikasi FIFA. Organisasi sepak bola Wales menilai Infantino sudah kehilangan kepercayaan untuk tetap memimpin badan sepak bola dunia.

“Federasi Sepak Bola Wales dengan ini mengonfirmasi penarikan dukungan terhadap pencalonan Gianni Infantino untuk pemilihan kembali sebagai Presiden FIFA periode 2027-2031,” tulis FAW dalam pernyataannya. Pernyataan itu juga menegaskan bahwa kepentingan terbaik sepak bola harus menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan.

Sebelumnya, rencana FFE memicu penolakan dari sejumlah pihak setelah FIFA berencana menjual sebagian aset komersial Piala Dunia kepada investor swasta. UEFA menjadi salah satu pihak yang paling keras menentang proyek tersebut hingga mengancam tidak mengikuti kompetisi FIFA jika rencana itu tetap berjalan.

Tekanan Politik Menguat Jelang Pemilihan FIFA

Infantino akhirnya membatalkan proyek FFE setelah mendapat tekanan luas dari berbagai konfederasi dan asosiasi anggota FIFA. Keputusan tersebut belum sepenuhnya meredakan kritik terhadap cara organisasi sepak bola dunia mengambil keputusan strategis.

Perdana Menteri Andy Burnham juga menyampaikan kritik terhadap posisi Infantino sebagai pemimpin FIFA. Ia menilai Infantino bukan sosok yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi tersebut.

Wales kini menjadi contoh pertama negara anggota FIFA yang secara terbuka mencabut dukungan kepada Infantino. Sikap tersebut dapat membuka peluang munculnya penolakan lebih luas sebelum proses pemilihan presiden FIFA berlangsung pada Maret tahun depan.

Masa depan Infantino dalam pemilihan mendatang menghadapi tantangan besar setelah munculnya keraguan dari sejumlah anggota FIFA. Keputusan Wales menjadi sinyal bahwa dukungan terhadap kepemimpinannya tidak lagi berjalan tanpa hambatan.

Sumber: ITV