Deschamps Berharap Ribery Batalkan Pensiun Seperti Zidane
Editor Bolanet | 22 Agustus 2014 17:27
- Pelatih Didier Deschamps bisa memahami keputusan Franck Ribery pensiun dari timnas Prancis. Namun Deschamps yakin bahwa Ribery bisa saja membatalkan keputusan pensiunnya dan kembali memperkuat Les Blues.
Deschamps menganggap Ribery sangat berpeluang mengikuti jejak Zinedine Zidane yang kembali ke timnas usai memutuskan pensiun. Saat itu Zidane pensiun setelah turnamen Euro 2004 dan kembali membela Prancis pada tahun 2005.
Sebenarnya Deschamps masih membutuhkan tenaga Ribery untuk menghadapi turnamen Euro 2016 di negaranya sendiri. Oleh karena itu Deschamps sangat berharap Ribery mau mempertimbangkan untuk kembali membela negaranya.
Itu keputusan dia. Dia sudah membuat pengumuman dan saya sudah mengetahuinya. Tapi tak ada yang tahu yang dia rasakan dalam dua tahun mendatang, ujar Deschamps kepada L'Equipe.
Banyak pemain kembali setelah pensiun dan beberapa nama besar melakukan itu. Zidane juga berhenti setelah Euro 2004 dan kemudian kembali pada 2005. Yang terpenting buat saya tetap menganalisa kondisi mentalnya. Apakah itu menjadi hal yang bagus buat dia dan tim untuk memanggilnya lagi? Jika perlu, saya bisa sangat radikal.[initial]
(gl/ada)
Deschamps menganggap Ribery sangat berpeluang mengikuti jejak Zinedine Zidane yang kembali ke timnas usai memutuskan pensiun. Saat itu Zidane pensiun setelah turnamen Euro 2004 dan kembali membela Prancis pada tahun 2005.
Sebenarnya Deschamps masih membutuhkan tenaga Ribery untuk menghadapi turnamen Euro 2016 di negaranya sendiri. Oleh karena itu Deschamps sangat berharap Ribery mau mempertimbangkan untuk kembali membela negaranya.
Itu keputusan dia. Dia sudah membuat pengumuman dan saya sudah mengetahuinya. Tapi tak ada yang tahu yang dia rasakan dalam dua tahun mendatang, ujar Deschamps kepada L'Equipe.
Banyak pemain kembali setelah pensiun dan beberapa nama besar melakukan itu. Zidane juga berhenti setelah Euro 2004 dan kemudian kembali pada 2005. Yang terpenting buat saya tetap menganalisa kondisi mentalnya. Apakah itu menjadi hal yang bagus buat dia dan tim untuk memanggilnya lagi? Jika perlu, saya bisa sangat radikal.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prancis Kalah dari Inggris, Kylian Mbappe: Maafkan Kami, Deschamps!
Piala Dunia 19 Juli 2026, 09:00
-
Zinedine Zidane Sepakat Jadi Pelatih Baru Timnas Prancis
Piala Dunia 18 Juli 2026, 14:00
-
Kejar Sepatu Emas, Kylian Mbappe Siap Tampil di Laga Prancis vs Inggris
Piala Dunia 18 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














