Dianggap Pelatih Terburuk oleh Angel Di Maria, Louis Van Gaal: Sangat Menyedihkan
Editor Bolanet | 9 Desember 2022 02:30
Bola.net - Perang urat saraf langsung tersaji jelang pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2022 antara Belanda menghadapi Argentina, Sabtu (10/11/2022) dini hari WIB. Louis van Gaal dianggap oleh Angel Di Maria sebagai pelatih terburuk selama kariernya di dunia sepak bola.
Sebagaimana diketahui, Di Maria terlebih dahulu menilai sosok pelatih timnas Belanda sebagai biang keroknya ketika ia tampil melempem di Manchester United. Saat itu, van Gaal dengan Di Maria pernah bekerja sama selama semusim di Old Trafford.
"Masalah saya ketika berada di Manchester United, adalah pelatih. Van Gaal adalah pelatih terburuk dalam karier saya. Saya bisa mencetak gol maupun membuat assist, dan keesokan harinya dia memindahkan posisi saya. Seolah dia tidak suka pemain lebih besar dari dirinya," klaim Di Maria dilansir dari laman SportBible.
Di Maria memang tampil kurang greget ketika membela seragam MU. Pemain berusia 34 tahun hanya sanggup mencetak empat gol serta 12 assist dalam 32 pertandingan di seluruh kompetisi musim itu.
Tanggapi Dengan Santai
Merespon tudingan tersebut, Louis van Gaal dalam sesi konferensi pers jelang duel kedua tim menanggapi dengan santai. Menurut pelatih berusia 71 tahun itu ia mengaku sedih dianggap seperti itu oleh Di Maria.
"Angel adalah pemain yang sangat bagus. Tetapi, menyebut saya pelatih terburuk dalam kariernya itu menyedihkan."
"Saya tidak suka dia mengatakannya. Saya mungkin telah membuat keputusan yang buruk dengannya saat itu, tetapi kami para pelatih harus mengambil keputusan," kata van Gaal seperti dilansir dari MARCA.
Ungkap Filosofi Melatihnya
Kemudian, van Gaal membahas tentang gaya melatih pilihannya dan bagaimana filosofi yang dianutnya berkembang selama bertahun-tahun. Ia mengatakan awalnya adalah sebagai pelatih yang menganut dengan gaya menyerang.
Namun, seiringnya berjalan waktu van Gaal mendapati berbagai pengalaman bahwa sepak bola tidak hanya soal menyerang. Tetapi menurutnya, keseimbangan dalam skema permainan menjadi yang utama.
"Di Ajax itu sangat menyerang. Di Barcelona saya belajar bahwa Anda tidak bisa selalu berpikiran menyerang. Pada level pribadi, saya lebih sabar dari sebelumnya. Mungkin kepribadian saya tidak banyak berubah dalam hal cara saya memandang sepak bola."
"Sepak bola berkembang, sangat sulit untuk memainkan [sepak bola] menyerang sekarang. Itulah mengapa saya mulai mengembangkan sistem pertahanan," ujarnya.
Terlihat Sekarang
Lalu, Louis van Gaal mengaku apa yang ia pelajari selama bertahun-tahun di dunia kepelatihan membuahkan hasil di Piala Dunia 2022. Meski pendekatan yang ia usung cenderung pragmatis dalam gaya bermain Belanda, ia lebih mengutamakan hasil daripada menciptakan sepak bola indah.
"Dan kita bisa melihatnya di Piala Dunia 2022 ini, dengan hasil yang tidak terlalu buruk, dan itu semua bergantung pada pendekatan taktis," pungkasnya.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: SportBible dan MARCA
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
Lionel Scaloni Harap 2 Pemain Andalannya Sudah Fit Saat Menghadapi Belanda
Bos Kroasia Mengaku Senang Hadapi Brasil di Perempat Final Piala Dunia 2022
Louis van Gaal akan Buat Belanda Bermain Sepak Bola Modern di Laga Melawan Argentina
Perempat Final Piala Dunia 2022, Vinicius Junior Siap Hadapi 'Sang Guru'
Piala Dunia 2022: Silva Tegaskan Dicadangkannya Ronaldo tak Akan Timbulkan Masalah Bagi Portugal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
