Duel Meksiko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 Dikritik Jurgen Klopp: Jelek Secara Taktik

Dimas Ardi Prasetya | 13 Juni 2026 08:56
Duel Meksiko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 Dikritik Jurgen Klopp: Jelek Secara Taktik
Pemain Meksiko Raul Jimenez mencetak gol pada laga Grup A Piala Dunia 2026 antara Meksiko vs Afrika Selatan di Mexico City, Kamis, 11 Juni 2026 (c) AP Photo/Ricardo Mazalan

Bola.net - Duel Meksiko vs Afrika Selatan membuka perjalanan Grup A Piala Dunia 2026 di Mexico City Stadium, Mexico City, Meksiko, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Laga ini langsung menyedot perhatian karena statusnya sebagai pertandingan pembuka turnamen.

Meksiko tampil sebagai tuan rumah bersama dan berhasil mengamankan kemenangan 2-0 dalam laga tersebut. Gol dicetak oleh Julian Quinones dan penyerang veteran Raul Jimenez yang memastikan start positif timnya.

Advertisement

Namun kemenangan itu tidak berjalan mulus karena pertandingan diwarnai ketegangan tinggi di lapangan. Situasi mulai memanas seiring banyaknya pelanggaran dan keputusan kontroversial.

Sorotan semakin tajam ketika laga berubah menjadi penuh insiden kartu merah yang tidak biasa. Dari sini, kritik terhadap kualitas pertandingan pun mulai bermunculan dari berbagai pihak.

1 dari 3 halaman

Klopp Semprot Laga Pembuka: ?Jelek Secara Taktik?

Klopp Semprot Laga Pembuka: ?Jelek Secara Taktik?

Jurgen Klopp usai laga Liverpool vs Wolverhampton di Anfield, Minggu (19/05/2024). (c) AP Photo/Jon Super

Jurgen Klopp menjadi salah satu sosok yang paling vokal mengkritik jalannya pertandingan pembuka tersebut. Ia menilai laga tidak mencerminkan standar taktik tinggi yang diharapkan dari panggung sebesar Piala Dunia.

Klopp menyoroti lemahnya organisasi permainan dari kedua tim yang membuat laga berjalan tidak stabil. Ia juga menilai situasi kartu merah membuat struktur pertandingan semakin berantakan.

Kekacauan disiplin yang terjadi, termasuk tiga kartu merah, menurutnya memperburuk kualitas laga secara keseluruhan. Ia bahkan menilai banyak keputusan di lapangan tidak mencerminkan permainan level elit.

"Situasi ini cukup merangkum keseluruhan pertandingan. Secara taktik, itu sangat jelek! Sama sekali tidak bagus dari kedua tim. 11 lawan 9 dan kemudian Anda terkena serangan balik. Mengapa? Karena lini belakang terlalu bertahan. Itu adalah masalah umum sepanjang pertandingan. Afrika Selatan sama sekali tidak memanfaatkannya," terangnya via Goal.

2 dari 3 halaman

Kramer Kecewa: Intensitas Tak Sesuai Ekspektasi

Kramer Kecewa: Intensitas Tak Sesuai Ekspektasi

Wasit Wilton Sampaio memberikan kartu merah kepada pemain Timnas Meksiko, Cesar Montes di Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Fernando Llano

Selain Klopp, mantan pemain internasional Jerman Christoph Kramer juga ikut memberikan pandangannya terhadap laga tersebut. Ia menilai pertandingan tidak memenuhi ekspektasi dari segi intensitas maupun kualitas permainan.

Kramer merasa laga pembuka seharusnya menghadirkan duel yang lebih terbuka dan penuh tekanan. Namun yang terjadi justru pertandingan berjalan cenderung kacau dan tidak mengalir.

Menurutnya, atmosfer besar Piala Dunia tidak tercermin dalam permainan kedua tim di lapangan. Ia menyebut laga tersebut lebih mirip pertandingan non-kompetitif dibandingkan duel turnamen elite.

"Anda mendapatkan perasaan bahwa pertandingan ini sangat menegangkan, dan saya juga mengharapkan intensitas seperti itu dan ruang-ruang terbuka. Tetapi saya pikir itu akan mengarah pada pertarungan nyata di lapangan, dan itu tidak benar-benar terjadi. Sangat bagus bahwa mereka bermain di sana, tetapi rasanya lebih seperti pertandingan amal."

LATEST UPDATE