Endrick Harus Sabar di Timnas Brasil
Asad Arifin | 19 Juni 2026 12:51
Bola.net - Brasil membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang 1-1 melawan Maroko pada laga pertama fase grup. Namun, sorotan justru mengarah pada keputusan Carlo Ancelotti yang tidak menurunkan Endrick sama sekali dalam pertandingan tersebut.
Keputusan itu sempat memunculkan tanda tanya besar mengenai peran penyerang muda berusia 19 tahun tersebut. Apalagi, Endrick sebelumnya digadang-gadang menjadi salah satu senjata baru Selecao di turnamen ini.
Meski demikian, Ancelotti memilih untuk tetap tenang dan meminta publik tidak terburu-buru menilai situasi. Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa proses perkembangan Endrick masih berada dalam jalur yang tepat.
Di tengah ekspektasi besar publik Brasil, Ancelotti justru memberikan penegasan kuat mengenai masa depan sang pemain. Ia memastikan Endrick tetap masuk dalam rencana besar Selecao di Piala Dunia 2026.
Ancelotti Tegaskan Endrick Masih dalam Proyek Besar Brasil

Carlo Ancelotti menegaskan bahwa Endrick masih menjadi bagian penting dari rencana jangka pendek dan panjang Brasil. Ia menilai situasi turnamen membutuhkan pengelolaan menit bermain yang tepat bagi pemain muda.
Dalam laga melawan Maroko, Brasil memilih Igor Thiago sebagai starter sebelum digantikan Matheus Cunha. Keputusan itu diambil untuk menyesuaikan karakter pertandingan yang berlangsung ketat di lini tengah.
Ancelotti menilai setiap pemain memiliki peran berbeda sesuai kebutuhan taktik. Ia menekankan bahwa Endrick bukan tipe penyerang yang sama dengan dua nama tersebut.
"Saya akan memasukkan Endrick pada waktu yang tepat. Kita harus menunggu sedikit. Dia akan menjadi pemain penting di Piala Dunia ini," kata Ancelotti.
Endrick Disebut Pilar Masa Depan Selecao

Meski belum mencetak gol dalam enam laga kualifikasi Piala Dunia, Endrick tetap mendapat kepercayaan penuh dari staf pelatih Brasil. Golnya ke gawang Mesir dalam laga pemanasan menjadi salah satu bukti potensinya.
Ancelotti menilai Endrick memiliki karakter berbeda dibanding penyerang lain di skuadnya. Ia menekankan bahwa sang pemain memiliki kualitas teknis yang tidak dimiliki tipe striker lain.
"Matheus Cunha lebih berperan sebagai pemain penghubung, ia lebih memiliki kualitas gelandang serang daripada penyerang tengah, seperti Igor Thiago. Ia adalah penyerang tengah di dalam kotak penalti, kuat dalam duel, sangat agresif dalam merebut bola," buka Ancelotti.
"Endrick bukan salah satunya. Endrick adalah sesuatu yang lain. Bagi saya pribadi, Endrick adalah talenta luar biasa. Brasil akan memanfaatkan kualitasnya di Piala Dunia ini dan juga di Piala Dunia berikutnya."
"Ia sabar, tidak terburu-buru, dan sangat dewasa untuk usianya. Itu adalah aspek yang sangat penting. Keluarganya, yang dekat dengannya, juga sangat sabar. Itu penting bagi seorang anak muda," ucap pelatih asal Italia.
Sumber: FotMob
Baca Ini Juga
Catatan Menarik Meksiko vs Korea Selatan: El Tri Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Klasemen Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko Amankan Tiket 32 Besar
Meksiko Jadi Tim Pertama yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Man of the Match Meksiko vs Korea Selatan: Luis Romo
Hasil Meksiko vs Korea Selatan: Tuan Rumah Menang Tipis, Son Heung-min Gagal Bawa Taeguk Warriors Bangkit
Di Balik Comeback Inggris atas Kroasia, Ada Teguran Keras Tuchel untuk Pickford
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Bintang dan 1 Pemain Kurang Bersinar dalam Kemenangan 4-1 Real Madrid atas Sevilla
Liga Spanyol 19 Oktober 2026, 15:28
-
Jose Mourinho Akhirnya Ambil Keputusan Berani yang Dibutuhkan Real Madrid
Liga Spanyol 19 Oktober 2026, 15:10
-
3 Pemain Real Madrid yang Bisa Untung dari Hukuman Vinicius Junior
Liga Spanyol 17 Oktober 2026, 16:07
-
Ancelotti Bisa Panggil Raphinha Lagi ke Timnas, Barcelona Cemas
Liga Spanyol 17 Oktober 2026, 16:03
-
Endrick Patahkan Sebuah Anggapan Keliru soal Kemampuannya
Liga Champions 16 Oktober 2026, 12:10
LATEST UPDATE
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


