Enrique Nilai Kritik Terhadap De Gea Tak Masuk Akal
Richard Andreas | 18 November 2018 11:00
Bola.net - - Pelatih Spanyol, Luis Enrique menegaskan bahwa kritik yang menyerang David De Gea dewasa ini sangatlah tak adil. Dia percaya De Gea tetaplah kiper nomor satu Spanyol dan akan segera menemukan performa terbaiknya lagi.
Pasca Piala Dunia 2018 lalu, De Gea selalu jadi sasaran kritikus karena dianggap tak becus menjaga gawang Spanyol. Tercatat, dari 24 percobaan, De Gea kebobolan 13 kali dan hanya membuat 11 penyelamatan.
Kekalahan Spanyol atas Kroasia (2-3) kemarin kian menyulitkan posisi De Gea. Dia kembali dikritik dan dinilai sebagai penyebab kekalahan Spanyol. Media-media Spanyol menyerang De Gea.
Meski demikian Luis enrique justru merasa aneh dengan kritik tersebut. Baca komentar selengkapnya di bawah ini:
Aneh
Menurut Enrique, kritik tersebut aneh karena seharusnya yang diserang bukan hanya De Gea, melainkan pelatih dan keseluruhan tim. Dia merasa kritik yang menyerang De Gea seorang sangatlah tak adil.
"Satu hal yang aneh adalah arti kritik tersebut. Kritik seharusnya diarahkan pada seluruh tim dan pelatih juga. Ketika kritik itu hanya mengincar satu orang, itu tak adil karena ini adalah olahraga tim," tegas Enrique di fourfourtwo.
"Gol tidak terjadi hanya karena kiper - ketika kami kebobolan, kami semua bertanggung jawab. Tidak adil untuk menjadikannya urusan personal, tetapi kami menerima kritik tersebut."
Percobaan

Lebih lanjut, menurunnya performa De Gea itu membuat media terus mendesak Enrique untuk memberi kesempatan pada kiper kedua mereka, Kepa Arrizabalaga. Namun, Enrique bersikeras dia tak akan melakukan uji coba pada pemainnya sendiri.
"Saya tidak akan menempatkan pemain saya pada posisi percobaan. Saya menganalisis beberapa hal secara umum dan dari sanalah saya membuat keputusan."
"Saya tak akan bicara soal preferensi saya, sebab saya lebih banyak beraksi daripada berkomentar," tandas dia.
Berita Video
Berita video gol-gol yang tercipta pada laga ketiga grup B Piala AFF 2018, Thailand vs Timnas Indonesia, di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/11/2018).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Unggul 5-2 di Leg Pertama, Bos PSG Waspadai Kebangkitan Chelsea
Liga Champions 17 Maret 2026, 12:32
-
Finalissima Argentina vs Spanyol Resmi Batal, Lionel Messi Kecewa
Bola Dunia Lainnya 16 Maret 2026, 13:19
-
Spanyol vs Argentina di La Finalissima Terancam Batal di Qatar, Ada Apa?
Piala Dunia 10 Maret 2026, 14:58
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia Kalah Tipis, Jay Idzes Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:57
-
Timnas Indonesia Terhubung dengan Baik Selama 90 Menit
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:51
-
Timnas Indonesia Dominan, tapi Tumbang
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:45
-
Hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria: Garuda Kalah di Final FIFA Series 2026
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:03
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56









