Enzo Fernandez Buka Suara Usai Kartu Merah di Final Piala Dunia 2026, Sampaikan Pesan Menyentuh
Aga Deta | 21 Juli 2026 14:18
Bola.net - Argentina masih merasakan kekecewaan setelah gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026. La Albiceleste harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor tipis 0-1 pada partai final.
Salah satu momen yang paling banyak dibicarakan dari pertandingan tersebut adalah kartu merah yang diterima Enzo Fernandez. Gelandang Chelsea itu diusir keluar lapangan menjelang berakhirnya waktu normal.
Sehari setelah pertandingan, Enzo akhirnya menyampaikan pesan kepada publik melalui akun Instagram pribadinya. Ia menegaskan kebanggaannya bisa membela Argentina meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Di sisi lain, FIFA juga mulai menyoroti insiden yang terjadi setelah peluit panjang dibunyikan. Organisasi sepak bola dunia itu dikabarkan sedang mempelajari laporan pertandingan sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
Enzo Fernandez Diusir Keluar pada Final Piala Dunia

Enzo menjadi pemain keenam yang menerima kartu merah dalam sejarah final Piala Dunia. Insiden itu terjadi saat Argentina menghadapi Spanyol di New York New Jersey Stadium.
Kartu kuning pertama diterima Enzo pada menit ke-82 setelah memprotes keputusan wasit Slavko Vincic. Ia merasa seharusnya mendapat tendangan bebas, tetapi protes tersebut justru berbuah peringatan.
Enzo bahkan sempat bertepuk tangan secara sinis kepada wasit setelah menerima kartu kuning. Meski demikian, aksinya saat itu belum berujung hukuman tambahan.
Masalah muncul pada masa injury time ketika Enzo melakukan tekel keras terhadap bek Spanyol, Pau Cubarsi. Wasit langsung mengeluarkan kartu kuning kedua yang otomatis berubah menjadi kartu merah.
Enzo Sampaikan Pesan Emosional kepada Pendukung Argentina

Sekitar 24 jam setelah kekalahan Argentina, Enzo mengunggah pernyataan melalui media sosial. Ia menegaskan bahwa ada hal yang lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan.
“Seiring berjalannya waktu, Anda akan menyadari bahwa ada sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan," tulis Enzo di Instagram.
“Selama bertahun-tahun, kelompok ini telah mewakili kami dengan cara yang terbaik. Tim ini mengajarkan bahwa bersaing bukan hanya soal menang, tetapi juga memberikan segalanya untuk seragam ini dan tidak pernah menyerah.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya bisa menjadi bagian dari kelompok yang selalu tampil maksimal, bersaing di level tertinggi, serta membela warna kebesaran ini dengan penuh kebanggaan, kerendahan hati, dan komitmen.
“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung Argentina. Terima kasih karena selalu ada untuk kami, mendukung kami di setiap pertandingan, memberikan kasih sayang, dukungan tanpa syarat, dan membuat kami merasa seperti bermain di rumah sendiri di mana pun kami berada.
“Mengenakan seragam tim nasional adalah kehormatan terbesar dalam karier saya, dan saya akan terus memberikan segalanya setiap kali mendapat kesempatan untuk membela negara saya.”
Argentina Dikritik Usai Kekalahan di Final

Penampilan Argentina pada laga final mendapat banyak kritik dari berbagai pihak. Tim asuhan Lionel Scaloni dinilai gagal menunjukkan performa terbaik saat menghadapi Spanyol.
Meski hanya bermain dengan 10 orang, Argentina mampu bertahan hingga babak tambahan waktu. Namun, gol Ferran Torres pada menit ke-106 memastikan kemenangan 1-0 untuk Spanyol sekaligus membawa La Furia Roja meraih gelar Piala Dunia kedua.
Setelah pertandingan berakhir, muncul pula insiden yang mencoreng perayaan kemenangan Spanyol. Beberapa tindakan pemain Argentina menjadi perhatian publik dan memicu berbagai reaksi.
Peristiwa tersebut kini sedang ditinjau oleh FIFA. Badan sepak bola dunia itu menyatakan Komite Disiplin independen sedang mempelajari laporan pertandingan sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Sumber: Give Me Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Inter Milan Aktifkan Klausul Perpanjangan Kontrak Federico Dimarco
Liga Italia 3 November 2026, 22:30
LATEST UPDATE
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


