Erick Thohir Soal Indonesia jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034: Jangan Mimpi!
Asad Arifin | 31 Maret 2023 15:39
Bola.net - Kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 membawa dampak panjang. Ketua PSSI, Erick Thohir, kini menyebut ide Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 adalah mimpi.
Indonesia memenangkan bidding tuan rumah Piala Dunia U-20 pada Oktober 2019. Ketika itu, Piala Dunia U-20 akan digelar pada 2021. Namun, jadwal itu harus mundur hingga 2023 karena pandemi COVID-19.
Hanya saja, FIFA kemudian mencoret status tuan rumah dari Indonesia pada Rabu (29/3/2023). FIFA menyebut alasan di balik pencoretan Indonesia adalah karena 'situasi terkini', yang tidak dijelaskan lebih jauh.
Rupanya, kejadian tersebut bisa membawa dampak jangka panjang bagi Indonesia di dunia olahraga. Indonesia bakal sulit untuk mengajukan tuan rumah event besar lain. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Piala Dunia 2034, Jangan Mimpi!
Beberapa waktu terakhir, Indonesia punya rencana besar di bidang olahraga. Indonesia disebut membuka peluang untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 dan Olimpiade 2036 mendatang.
Namun, menyusul kegagalan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, Erick Thohir pesimis dengan dua wacana tersebut.
"Hari ini kita jangan bermimpi terlalu jauh di 2034 ada Piala Dunia atau Olimpiade. Dengan berat hati kita bicara penyelesaian ini (Piala Dunia U-20 2023) dulu," ucap Erick.
"Saya rasa itu belum menjadi sebuah hal yang prioritas hari ini," tegasnya.
Sanksi FIFA untuk Indonesia

Dalam keterangan resmi soal pencoretan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2024, FIFA menyebut potensi sanksi untuk Indonesia. Erick Thohir akan berupaya agar Indonesia tidak mendapat sanksi berat dari FIFA.
"Kita fokus ke sanksi dulu hari ini. Bapak Presiden jelas, jangan sampai kena sanksi. Segera selesaikan cetak biru transformasi sepak bola Indonesia," kata Erick Thohir.
"Ini akan menjadi bahan untuk negosiasi dengan FIFA. Supaya tadi, sanksinya ada, tetapi tidak yang paling berat. Jangan sampai seperti tahun 2015 (dibekukan)," tegas pria 52 tahun tersebut.
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Erick Thohir Sebut 2 Potensi Sanksi FIFA untuk Indonesia: Seperti 2015 atau Sanksi Administrasi
- 2 Perintah Presiden Jokowi untuk Erick Thohir Usai Piala Dunia U-20 Batal Digelar di Indonesia
- Timnas Indonesia U-20 Memakai Pita Hitam Setelah Putusan FIFA Terkait Piala Dunia U-20 2023
- Sejarah Piala Dunia U-20: Tuan Rumah Juga Sulit Juara
- Indonesia dan 9 Negara yang Pernah Dihukum Larangan Bermain dari FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41













