FFF Mengutuk Aksi Pelecehan Rasisme Terhadap Pemain Timnas Prancis di Final Piala Dunia 2022
Editor Bolanet | 21 Desember 2022 00:35
Bola.net - Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) telah mengonfirmasi akan mengajukan protes setelah beberapa pemain Les Blues menjadi sasaran rasis dari penggemar di media sosial. FFF ingin mengejar pengguna media sosial yang melakukan aksi tidak pantas tersebut.
Timnas Prancis kalah lewat adu penalti 4-2 dari Argentina di final Piala Dunia 2022 pada hari Minggu (18/12/2022) malam WIB, menyusul hasil imbang 3-3 di Lusail Stadium. Setelah kekalahan itu, beberapa pemain Les Blues dikatakan telah dilecehkan secara rasial di media sosial.
FFF menyatakan pada hari Selasa waktu setempat bahwa pemain yang terkena "komentar rasis dan kebencian yang tidak dapat diterima di jejaring sosial" dan berencana untuk mengajukan keluhan terhadap mereka yang memposting pelecehan.
"Federasi sepak bola Prancis mengutuk dengan sangat tegas perilaku dan pelanggaran yang tidak dapat ditolerir ini, kami mengutuk mereka dan akan mengajukan keluhan terhadap mereka yang bertanggung jawab,” bunyi pernyataan FFF.
Pejabat Prancis Marah
Pejabat pemerintah Prancis telah menyatakan kemarahan mereka setelah penghinaan tersebut. Adalah Isabelle Rome, menteri yang bertanggung jawab atas kesetaraan gender, mengatakan Kylian Mbappe dan Kinglsey Coman termasuk di antara mereka yang dilecehkan.
Kemudian, Menteri Olahraga Prancis Amelie Oudea-Castera men-tweet dukungannya kepada Coman dan semua pemain yang dilecehkan, mengatakan komentar keji itu.
"Tindakan seperti itu tidak memiliki tempat di sepak bola atau di mana pun," tegas Oudea-Castera.
Bayern Munchen Beri Dukungan
Lalu, pada hari Senin waktu setempat giliran Bayern Munchen yang mengutuk pelecehan terhadap Kingsley Coman, yang gagal mengeksekusi penalti dalam babak adu tos-tosan tersebut.
"Keluarga FC Bayern mendukung Anda, King. Rasisme tidak memiliki tempat dalam olahraga atau masyarakat kita,” tulis Bayern di Twitter.
Sumber: AP News dan FotMob
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
- Gagal Eksekusi Penalti, Aurelien Tchouameni Meminta Maaf kepada Penggemar Timnas Prancis
- Jorge Valdano Ungkap Perbedaan dan Persamaan antara Lionel Messi dengan Diego Maradona
- Messi Juara Piala Dunia, Presiden Barcelona: Sepak Bola Jadi Terlihat Adil
- Didier Deschamps Beri Sinyal Tetap Bertahan Menukangi Timnas Prancis
- GOAT! Angkat Trofi Piala Dunia 2022, Lionel Messi Akhirnya Pecahkan Rekor Likes Terbanyak di Instagr
- Piala Dunia 2022: Toni Kroos Sanjung Setinggi Langit ke Lionel Messi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool dan Timnas Prancis Berduka, Ayah Ibrahima Konate Meninggal Dunia
Bolatainment 23 Januari 2026, 13:55
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20













