FIFA Terancam Digugat Soal Penghapusan Sanksi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
Ari Prayoga | 28 November 2025 10:37
Bola.net - Keputusan FIFA yang memberikan keringanan hukuman kepada Cristiano Ronaldo jelang Piala Dunia 2026 berbuntut panjang. Badan sepak bola dunia itu dikabarkan bisa menghadapi gugatan dari negara-negara yang berpotensi satu grup dengan Portugal.
Sebelumnya, Ronaldo terancam absen di dua laga awal fase grup setelah insiden sikutan terhadap Dara O’Shea. Aksi yang dikategorikan sebagai kekerasan itu seharusnya berujung hukuman larangan bermain tiga pertandingan di semua ajang resmi.
Sang kapten bahkan sudah menjalani satu laga skorsing saat Portugal menang telak 9-1 atas Armenia di kualifikasi pekan lalu.
Namun FIFA kemudian mengambil keputusan yang mengejutkan: dua pertiga sisa hukuman Ronaldo ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun. Artinya, pemain 40 tahun itu tetap bisa tampil sejak matchday pertama Piala Dunia, kecuali jika ia kembali melakukan pelanggaran serupa dalam periode tersebut.
Negara Lawan Bisa Ajukan Banding ke CAS

Menurut laporan Daily Mail, keputusan FIFA ini berpotensi memicu protes dari negara-negara yang akan berada satu grup dengan Portugal.
Mereka diyakini dapat mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS), lembaga arbitrase independen yang memiliki wewenang membatalkan keputusan FIFA jika ditemukan pelanggaran prosedur atau ketidaksesuaian regulasi.
Kasus ini menjadi menarik karena FIFA belum pernah menangguhkan sebagian hukuman seorang pemain dalam konteks Piala Dunia.
Meski demikian, situasi serupa pernah terjadi: Laurent Koscielny (Prancis) hanya absen satu laga usai insiden pada playoff 2014, sementara Mario Mandzukic (Kroasia) bisa tampil di laga kedua fase grup 2018 dan bahkan mencetak dua gol.
Dasar Hukum: Pasal 27 Kode Disiplin FIFA

BBC Sport melaporkan bahwa Pasal 27 Kode Disiplin FIFA memang memberikan kewenangan kepada federasi untuk “sepenuhnya atau sebagian menangguhkan” hukuman pemain selama masa percobaan antara satu hingga empat tahun. Dengan dasar itu, FIFA merasa sah-sah saja memberikan keringanan kepada Ronaldo.
Tetapi, menurut sumber Daily Mail, negara yang ingin menggugat harus membuktikan bahwa mereka “secara langsung dirugikan” oleh keputusan tersebut dan bahwa keberatan mereka memiliki “kepentingan hukum yang layak dilindungi”.
Hingga kini, belum ada yang tahu bagaimana sebuah negara bisa membuktikan kerugian tersebut. Namun yang jelas, kontroversi ini diprediksi akan memanaskan proses drawing grup Piala Dunia pada 5 Desember mendatang.
Sumber: BBC, Daily Mail
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Resmi Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
Liga Italia 24 Juli 2026, 05:14
-
Sah! Elliot Anderson Resmi Berseragam Manchester City
Liga Inggris 24 Juli 2026, 05:00
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











