FIFA Ternyata Rasis?
Editor Bolanet | 10 Oktober 2013 14:29
- Apakah badan sepakbola tertinggi di dunia, FIFA, menganut paham anti yahudi? Well, jika kita tanyakan soal itu pada Lord Triesman, mantan chairman FA, maka jawabannya mungkin ya.
Kepada The Telegraph, Triesman mengaku sempat mengalami perlakuan yang agak 'kurang menyenangkan' saat ia menghadiri sebuah rapat FIFA sebagai chairman FA. Ia merasa dirinya secara tidak langsung disebut sebagai 'satu-satunya Yahudi di dalam ruangan'
Bukan karena saya mencari-cari apakah isu anti-semit di sana. Namun karena ada seseorang yang mengeluarkan komentar yang dianggapnya lucu atau mungkin dimaksudkan untuk menghina, dan kemudian saya berpikir 'saya adalah satu-satunya orang di sini yang bisa menjadi objek atas ucapan tersebut.
Itu terjadi begitu saja. Saya pernah melihatnya terjadi pada orang kulit hitam ketika mereka melihat hanya ada satu orang berkulit hitam di dalam ruangan. Ketika itu terjadi anda merasa terganggu, pungkas Triesman.
Ini tentu cukup mengejutkan mengingat FIFA merupakan salah satu badan yang cukup getol mengusir rasisme dari luar sepakbola. Nampaknya memang sulit mengatasi masalah yang sudah mengakar lama seperti ini. (tele/rer)
Kepada The Telegraph, Triesman mengaku sempat mengalami perlakuan yang agak 'kurang menyenangkan' saat ia menghadiri sebuah rapat FIFA sebagai chairman FA. Ia merasa dirinya secara tidak langsung disebut sebagai 'satu-satunya Yahudi di dalam ruangan'
Bukan karena saya mencari-cari apakah isu anti-semit di sana. Namun karena ada seseorang yang mengeluarkan komentar yang dianggapnya lucu atau mungkin dimaksudkan untuk menghina, dan kemudian saya berpikir 'saya adalah satu-satunya orang di sini yang bisa menjadi objek atas ucapan tersebut.
Itu terjadi begitu saja. Saya pernah melihatnya terjadi pada orang kulit hitam ketika mereka melihat hanya ada satu orang berkulit hitam di dalam ruangan. Ketika itu terjadi anda merasa terganggu, pungkas Triesman.
Ini tentu cukup mengejutkan mengingat FIFA merupakan salah satu badan yang cukup getol mengusir rasisme dari luar sepakbola. Nampaknya memang sulit mengatasi masalah yang sudah mengakar lama seperti ini. (tele/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Series 2026 dan Momentum Timnas Indonesia Perbaiki Ranking FIFA
Tim Nasional 24 Maret 2026, 06:01
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















