Final Piala Dunia 2018: Pengalaman Prancis vs Semangat Juang Kroasia
Editor Bolanet | 15 Juli 2018 03:00
Ini adalah final kedua kompetisi mayor bagi Prancis. Dua tahun lalu, Deschamps juga berhasil membawa skuatnya sampai di final Euro 2016, meski akhirnya kalah di hadapan Portugal.
Banyak pihak yang menilai Prancis akan kesulitan mengatasi tekanan kegagalan tersebut. Tetapi Deschamps justru menilai banyak pelajaran berharga yang bisa diraih dari kegagalan di Euro, dia pun percaya Prancis tak akan mengulangi kesalahan yang sama. (fft/dre)
Tim Berbeda

Salah satu alasan Deshamps percaya diri dengan peluang Prancis adalah kondisi tim yang berbeda. Susunan skuat Prancis memang sudah mengalami banyak perubahan dari dua tahun lalu, dari 23 nama pemain yang dibawa saat ini, 14 di antaranya pemain baru.
Tim ini berbeda dari tim dua tahun lalu, karena 14 pemain tidak ada di sana dua tahun lalu. 14 pemain itu sudah mengetahui beratnya kompetisi di Rusia, jadi tentu saja pengalaman mereka lebih terbatas, ujar Deschamps di fourfourtwo.
Ada sembilan pemain yang juga bermain di Euro dan mereka tahu benar bagaimana itu berakhir. Apa yang terjadi dua tahun lalu akan membantu Minggu besok.
Sembilan pemain itu tahu, kami ingin melakukan hal berbeda tetapi hanya dengan pengalaman melalui situasi sulit anda bisa melihat banyak hal dengan cara berbeda, imbuh dia.
Kroasia Kuat

Menyoal kekuatan Kroasia, Deschamps tak segan memuji kemampuan pasukan Zlatko Dalic itu. Menurutnya Kroasia jelas lebih berpengalaman dari Prancis, tetapi hal itu tak membuat timnya merasa inferior.
Memang benar Kroasia memiliki tim kuat berpengalaman karena pemain-pemain mereka sudah mencapai level kedewasaan dan sudah bermain bersama untuk waktu lama.
Tetapi pertandingan apa pun yang kami hadapi di Piala Dunia, kami selalu melawan tim yang lebih berpengalaman, sudah bermain lebih banyak pertandingan daripada kami, itu jelas karena kami adalah tim muda, tutup dia. [initial]
Simak Video Menarik Ini

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekor 110 Kemenangan dan Salam Perpisahan: Misi Terakhir Deschamps Bersama Timnas Prancis
Piala Dunia 13 November 2025, 08:35
-
Wilfried Zaha Geram Usai Disebut Remehkan Jean-Philippe Mateta: Menjijikkan!
Liga Inggris 16 Oktober 2025, 23:48
-
Hasil Islandia vs Prancis: Les Bleus Tertahan, tapi Masih Nyaman di Puncak Klasemen
Piala Dunia 14 Oktober 2025, 04:27
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








