Flashback Piala Dunia 2010: Ketika 'Tangan Tuhan' Luis Suarez Membawa Uruguay ke Semifinal
Asad Arifin | 20 Juli 2022 16:06
Bola.net - Ghana akan menghadapi Uruguay di babak penyisihan grup Piala Dunia 2022 Qatar. Laga ini akan menjadi 'balas dendam' bagi Ghana atas insiden handball Luis Suarez yang terjadi pada Piala Dunia 2010 lalu.
Ghana dan Uruguay tergabung di Grup H pada Piala Dunia 2022 nanti. Selain kedua negara, terdapat Portugal dan Korea Selatan juga berada di Grup H. Persaingan Grup H diprediksi bakal sangat ketat.
Sebelum Piala Dunia 2022, Ghana dan Uruguay pernah sekali berjumpa. Mereka bertemu pada perempat final Piala Dunia 2010 di Johannesburg, Afrika Selatan. Kala itu, skor imbang 1-1 pada waktu normal hingga injury time. Uruguay menang 4-2 dalam babak adu penalti.
Laga ini diwarnai kontroversi yang cukup ikonik. Luis Suarez, yang saat itu berusia 23 tahun, menjadi aktor utamanya. Apa yang dilakukan pemain dengan julukan El Pistolero? Yuk simak ulasannya momen kontroversialnya di bawah ini ya Bolaneters.
Luis Suarez menjadi musuh di Ghana
Finis di posisi kedua setelah Jerman di Grup D Piala Dunia 2010, Ghana mengalahkan Amerika Serikat di babak 16 besar dengan skor 2-1 melalui babak perpanjangan waktu. Ghana lolos ke babak perempat final.
Pada babak perempat final lawan yang dihadapi adalah Uruguay, tim yang menjadi juara Grup A meninggalkan Prancis, Meksiko dan tuan rumah Afrika Selatan. Ghana punya peluang mencetak rekor tim Afrika pertama yang lolos ke semifinal Piala Dunia.
Harapan itu muncul ketika Sulley Muntari membawa Black Stars unggul sebelum turun minum. Namun, tendangan bebas Diego Forlan membuat Uruguay menyamakan kedudukan dan pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu. Saat itulah drama dimulai.
Luis Suarez Handball
Di penghujung extra time, Kapten Ghana Steven Appiah menembak ke arah gawang melewati kiper Uruguay. Suarez menggunakan lututnya untuk memblok bola tepat di garis gawangnya sendiri. Dominic Adiyiah kemudian menyundul bola rebound ke gawang, di mana Suarez sekali lagi melakukan blok. Kali ini dengan menggunakan kedua tangannya.
Handball Suarez yang disengaja memicu kartu merah langsung untuknya dan penalti untuk Ghana.
Asamoah Gyan menjadi eksekutor penalti Ghana. Hanya saja, sepakan Asamoah Gyan mengenai mistar gawang. Ghana gagal menang. Luis Suarez, yang tidak kunjung masuk ruang ganti, bersorak di belakang bangku cadangan.
Laga berlanjut ke babak adu penalti, di mana Uruguay keluar sebagai pemenang. Usai laga, Luis Suaerez menyebut aksinya sebagai penyelamatan terbaik turnamen. Di sisi lain, pelatih Ghana Milovan Rajevac malah menyebut tindakan Suarez sebagai ketidakadilan.
Sumber: Sportingnews Modernghana
(Bola.net/Yoga Radyan)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Empat Sponsor Siap Bantu SCM Group Sukseskan Penayangan Piala Dunia 2022 di Indonesia
3 Pemain dengan Partisipasi di 5 Edisi Piala Dunia: Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Segera Menyus
Info Harga Tiket Piala Dunia 2022 Qatar: Berkisar dari Rp160 Ribu hingga Puluhan Juta Rupiah
7 Fakta Menarik Trofi Piala Dunia: 2 Kali Dicuri, Juara Cuma Dapat Replika yang Tak Terbuat dari Ema
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Arsenal vs Everton: 2 Bek Tengah Cetak Gol, The Gunners Kunci Kemenangan
Liga Inggris 24 Oktober 2026, 22:55
-
Michael Carrick Dipastikan Masih Pimpin MU Lawan Bournemouth
Liga Inggris 22 Oktober 2026, 22:12
-
Staf Media MU Melarang Bruno Fernandes Bicara Bahasa Italia, Ada Masalah Apa?
Liga Champions 22 Oktober 2026, 19:43
-
Como Terlihat Bermain dengan '12 Orang' saat Bantai MU 4-1
Liga Champions 22 Oktober 2026, 18:55
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




