Giroud Buktikan Penyerang Tak Harus Cetak Gol
Editor Bolanet | 18 Juli 2018 20:02
- Dalam permainan sepakbola, tugas utama seorang penyerang adalah mencetak gol. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi seorang Olivier Giroud bersama timnas Prancis di Piala Dunia 2018 lalu.
Diturunkan pada tujuh laga yang dijalani Prancis, Giroud tak sekalipun mampu membobol gawang lawan.
Namun, Giroud terus mendapatkan rasa percaya dari pelatih Didier Deschamps. Sang pelatih merasa kontribusi pemain berusia 31 tahun sangat penting bagi gaya bermain yang diterapkan, lebih dari hanya sekedar mencetak gol.
Giroud mampu membuka ruang untuk Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann. Dia juga bisa menahan bola dengan kekuatan fisik yang dimilikinya. Selain itu, Giroud juga gigih bertarung untuk memutus setiap serangan lawan. (sky/asa)
1 dari 4 halaman
Akui Banjir Kritik

Sebelum akhirnya sukses meraih gelar juara Piala Dunia 2018, performa Giroud memang menjadi sorotan. Sebab, sebelum laga final melawan Kroasia, tak ada gol atau bahkan sekedar tendangan ke gawang yang dia lepaskan.
Saya tidak mencetak gol di Piala Dunia. Saya menerima banyak pesan-pesan [dukungan] dari orang yang mengetahui sepakbola dengan benar, begitu juga dengan pendukung Prancis, buka Giroud.
Tidak, tidak [merasa lebih dihormati] karena saya memang terbiasa di kritik baik di Premier League maupun di Prancis, sambungnya.
2 dari 4 halaman
Bekerja untuk Tim

Sebelum laga final, Giroud berujar jika dia memang punya ambisi untuk mencetak gol. Namun, ketika berada di lapangan, pemain 31 tahun mengaku harus menahan egonya untuk bisa mencetak gol. Giroud lebih senang bermain sebagai sebuah tim.
Saya melakukan pekerjaan saya untuk tim dan ada banyak orang yang ingin mencetak gol di babak final.
Saya juga ingin mencetak gol tapi jika tidak bisa kami adalah juara dunia. Itu menjadi hal terbaik dalam hidup saya. Saya tidak tahu apakah itu akan terjadi lagi dalam hidup. Saya bekerja untuk tim dan memberikan yang terbaik. Semua untuk rekan satu tim saya, tegas Giroud.
3 dari 4 halaman
Kritik Adalah Motivasi

Kritik memang seolah sudah menjadi bagian dari karir sepakbola Giroud. Baik itu saat masih bermain untuk Arsenal, Chelsea hingga bersama timnas Prancis. Tapi, Giroud selalu menempatkan semua itu sebagai sebuah motivasi.
Sepanjang karir saya, banyak momen sulit yang terjadi dan saya selalu berusaha melewatinya. Saya selalu termotivasi untuk menjadi lebih baik dan lebih baik. Itulah yang terjadi. Tidak ada yang mudah.
Kami bekerja dengan sangat keras dan saya dengan bangga mengatakan jika sekarang saya adalah seorang juara dunia, tutup Giroud.
4 dari 4 halaman
Simak Video Menarik Ini

[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Tutup Pintu Keluar untuk 4 Pemain 'Tak Tersentuh' Ini
Liga Inggris 3 Juni 2026, 23:27
-
4 Pelatih yang Dipecat Chelsea Kini Beraksi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 13:42
-
Prediksi Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 10:27
LATEST UPDATE
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











