Head to Heads: Portugal vs Korea Utara

Editor Bolanet | 21 Juni 2010 15:00
Head to Heads: Portugal vs Korea Utara
Cristiano Ronaldo (c) AFP
- Portugal sempat dijuluki sebagai Sambanya Eropa, selain karena banyak pemain berdarah Brazil di tubuh timnas mereka, juga karena skill-skill pemain mereka yang matang, namun hal itu kini kian memudar!

Benar! Entah apa yang menjadi penyebabnya, namun salah satu yang pasti karena mereka kekurangan striker yang handal, serta pemilihan skuad Carlos Queiroz yang kadang agak sulit dimengerti. Gelandang sekreatif Joao Moutinho tidak disertakan.

Miguel Veloso yang memiliki reputasi juga kerap dicadangkan, hal ini tidak bisa terulang ketika mereka ingin meraih angka dari Korea Utara yang sudah memberikan bukti di laga perdananya, mereka bukan lawan enteng, mari langsung saja kita bedah kekuatan kedua tim.


-Eduardo (Portugal)
Salah satu sektor yang dinilai kini menjadi titik lemah timnas Portugal, Eduardo reputasinya kurang menjanjikan, untuk ukuran kiper utama caps Internasional sebanyak 16 kali terbilang masih begitu minim.
-Ri Myong Guk (Korea Utara)
Tidak banyak yang bisa digali dari pemain ini selain di bermain di liga domestik negaranya, salah satu prestasinya adalah sempat menjadi nominasi pemain terbaik Asia tahun 2009 berkat kepiawaiannya menjaga gawang, umurnya baru 23 tahun.

2. Pemain Belakang:
-Bruno Alves (Portugal)
Bek masa depan Portugal, begitu menjanjikan saat berlaga di level klub bersama Porto di ajang Liga Champions, banyak klub besar meminatinya, kokoh dan seimbang dalam menggalang lini belakang timnya.
-Nam Song Chol (Korea Utara)
Pemain andalan di lini belakang Korut, salah satu nilai plus dari pemain ini adalah mampu ditempatkan sebagai bek sayap kiri atau pun bek tengah, jam terbangnya terbilang cukup tinggi bagi negaranya, dengan caps sebanyak 44 dengan 1 gol, striker Brazil pun susah payah melewatinya.

3. Pemain Tengah:
-Tiago (Portugal)
Dengan besar kemungkinan absennya Deco karena cedera, jelas membuat Tiago akan dimainkan sejak menit pertama. Pemain tengah ini cukup berbahaya jika menemukan performa terbaiknya, sayang ia kerap tidak konsisten, selama di Juventus ia tersingkir dan baru bisa bermain baik lagi setelah mengalami masa pembuangan di La Liga bersama Atletico Madrid.
-Ahn Young-Hak (Korea Utara)
Relatif sama dengan pemain Korut yang lain, reputasinya masih jarang dikenal orang, namun dari beberapa laga uji coba nama ini sering menjadi pilihan utama sang pelatih, pengalamannya yang pernah berkompetisi di Liga Jepang dan Korsel bakal menjadi nilai tersendiri.

4. Pemain depan:
-Cristiano Ronaldo (Portugal)
Peruntungannya di timnas berbeda dengan di level klub, dua tahun sudah ia mandul bersama Portugal di turnamen resmi, malam ini ia bertekad menjadikan gawang Korut sebagai sasaran gol yang sudah lama ia nanti, entah itu dari open play maupun bola mati ia akan berusaha keras mewujudkannya.
-Jong Tae-Se (Korea Utara)
Jika ada satu nama yang cukup masyur di Korut maka itu adalah Tae-Se, dia bermain untuk tim J-League bersama Kawasaki Frontale, sempat dijuluki sebagai Wayne Rooney Asia, gawang Yunani pernah menjadi korbannya di laga uji coba. (bola/lex)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT