Hitung-hitungan Peluang Timnas Italia Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026: Berat, Butuh Keajaiban
Gia Yuda Pradana | 13 November 2025 16:28
Bola.net - Timnas Italia akan menghadapi Timnas Moldova dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Grup I. Pertandingan penting ini dijadwalkan berlangsung di Zimbru Stadium, Chisinau, pada Jumat, 14 November 2025, pukul 02.45 WIB. Laga Moldova vs Italia ini menjadi salah satu dari dua pertandingan sisa yang harus dimenangkan Azzurri untuk menjaga asa lolos langsung ke turnamen akbar tersebut.
Meskipun demikian, peluang Timnas Italia untuk melaju langsung ke Piala Dunia 2026 tampaknya sangat tipis, bahkan nyaris mustahil. Mereka saat ini berada di posisi kedua klasemen Grup I, tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen, Timnas Norwegia. Situasi ini menuntut keajaiban dan serangkaian hasil yang menguntungkan bagi skuad asuhan Gennaro Gattuso.
Dengan kondisi klasemen yang ada, Italia harus bekerja keras tidak hanya di lapangan, tetapi juga berharap pada hasil pertandingan lain. Laga kontra Moldova ini diprediksi akan menjadi pemanasan krusial sebelum mereka menghadapi tantangan yang lebih besar di babak playoff jika skenario lolos langsung tidak tercapai.
Misi Sulit Italia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas Italia saat ini menempati peringkat kedua di Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Posisi ini menempatkan mereka di bawah Norwegia yang memimpin klasemen sementara dengan keunggulan poin yang signifikan. Norwegia memiliki selisih gol yang jauh lebih superior dibandingkan Italia, sebuah faktor penentu dalam regulasi kualifikasi.
Italia memang telah memastikan diri untuk finis di dua posisi teratas grup, yang setidaknya mengamankan tiket ke babak playoff. Namun, target utama mereka adalah lolos langsung sebagai juara grup. Selisih gol yang besar menjadi hambatan utama bagi Azzurri, bahkan jika mereka berhasil menyamai poin Norwegia.
Regulasi FIFA menyatakan bahwa jika ada dua tim atau lebih memiliki poin yang sama, selisih gol di semua pertandingan grup menjadi kriteria penentu utama. Setelah itu, jumlah gol yang dicetak di semua pertandingan grup akan menjadi penentu berikutnya. Ini menunjukkan betapa beratnya tugas Italia untuk mengejar Norwegia.
Hanya juara grup dari masing-masing grup kualifikasi zona Eropa yang akan mendapatkan tiket langsung ke putaran final Piala Dunia 2026. Ini berarti Italia harus melampaui Norwegia dalam segala aspek untuk menghindari jalur playoff yang penuh tekanan.
Skenario Italia Lolos Langsung: Keajaiban yang Dibutuhkan

Untuk bisa lolos langsung ke Piala Dunia 2026, Timnas Italia dihadapkan pada skenario yang sangat menantang dan membutuhkan keberuntungan ekstra. Mereka wajib memenangkan kedua pertandingan sisa mereka di kualifikasi. Salah satunya adalah laga tandang melawan Moldova, dan pertandingan pamungkas kontra Norwegia di San Siro.
Selain kemenangan di dua laga tersebut, Italia juga harus berharap agar Norwegia terpeleset saat menjamu Estonia. Kekalahan Norwegia dari Estonia akan membuka peluang bagi Italia untuk menyamai perolehan poin. Namun, menyamai poin saja tidak cukup untuk mengamankan posisi juara grup.
Meskipun Italia berhasil menyamai poin Norwegia, mereka masih harus mengatasi defisit selisih gol yang sangat besar. Norwegia memiliki keunggulan selisih gol yang jauh lebih baik, yang membuat tugas Italia semakin berat. Ini berarti Italia tidak hanya harus menang, tetapi juga harus mencetak banyak gol dan berharap Norwegia kalah dengan skor telak.
Skenario ini menunjukkan bahwa peluang Timnas Italia lolos langsung sangat kecil. Mereka harus berharap pada hasil yang tidak biasa dari tim lain sambil tampil sempurna di dua pertandingan terakhir mereka. Laga Moldova vs Italia menjadi langkah pertama dalam misi yang nyaris mustahil ini.
Jalur Playoff Italia: Realita dan Trauma Masa Lalu

Mengingat skenario yang sangat sulit untuk lolos langsung, Timnas Italia sangat mungkin akan melanjutkan perjuangan mereka melalui babak playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga melawan Moldova ini kemungkinan besar hanya akan menjadi ajang pemanasan dan persiapan mental menuju babak penentuan tersebut. Ini adalah jalur yang sebenarnya tidak diinginkan oleh Azzurri, mengingat trauma kegagalan di masa lalu.
Babak playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa akan melibatkan 12 tim. Tim-tim ini terdiri dari 10 runner-up grup dan dua tim terbaik dari UEFA Nations League yang belum lolos langsung atau sebagai runner-up grup. Ke-12 tim ini akan dibagi menjadi tiga jalur playoff, masing-masing terdiri dari empat tim.
Setiap jalur playoff akan memainkan semifinal dan final tunggal untuk memperebutkan tiga tempat tersisa di Piala Dunia. Format ini sangat menantang karena setiap pertandingan adalah laga hidup mati, mirip dengan yang pernah dialami Italia saat gagal lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022. Kapten Gianluigi Donnarumma sendiri menyuarakan keyakinan penuh, tapi juga mengakui penyesalan atas kekalahan telak dari Norwegia di awal kualifikasi.
Jalur playoff ini adalah "jalur neraka" yang membangkitkan memori kelam bagi Timnas Italia. Meskipun kemenangan 3-0 atas Israel telah mengamankan setidaknya posisi kedua, skenario ini justru membawa Azzurri ke gerbang yang mereka takuti. Mereka harus bersiap menghadapi pertarungan hidup mati di babak playoff, dengan harapan bisa memutus kutukan kegagalan di masa lalu.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
'Asuransi' AC Milan untuk Persaingan 4 Besar
Antara Lautaro Martinez, Del Piero, dan Bergomi
Eric Garcia: Sang Prajurit Bertopeng Barcelona yang Bekerja dalam Diam
Gejolak di Real Madrid: Gestur Dingin Rodrygo Picu Isu Keretakan Tim
Menjarah Bayern Munchen: Barcelona Bidik Kane Sebagai Penerus Lewandowski
Tragisnya Karier Sterling: Ketika Kejayaan Berubah Jadi Keheningan di Usia Emas
The Tactical Miracle: Bagaimana Sunderland Mengalahkan Logika Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Portugal vs Norwegia 5 Oktober 2026
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 23:59
-
Gianluigi Donnarumma Puji Sikap Italia usai Tahan Prancis 1-1
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 07:04
-
Roberto Mancini Puji Italia usai Tahan Prancis: Kami Bermain sebagai Tim
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 06:29
-
Zinedine Zidane Puas dengan Performa Prancis meski Ditahan Italia
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 05:54
LATEST UPDATE
-
Hasil Pakhtakor vs Al Nassr: Tanpa Cristiano Ronaldo, Joao Felix Pimpin Pesta Gol
Asia 3 November 2026, 00:05
-
Barcelona Buka Peluang Jual Jules Kounde, Chelsea Mulai Pelajari Situasinya
Liga Spanyol 2 November 2026, 21:50
-
Hansi Flick Buka Suara soal Situasi Alejandro Balde di Barcelona
Liga Spanyol 2 November 2026, 21:36
-
Real Madrid Putuskan Tidak Belanja pada Januari Meski Lini Tengah Butuh Tambahan
Liga Spanyol 2 November 2026, 21:10
-
Kondisi MU Belum Membaik, Eddie Howe Segera Diangkat Jadi Manajer MU?
Liga Inggris 2 November 2026, 21:06
-
Hansi Flick Tegaskan Barcelona Tak Akan Remehkan Aston Villa di Liga Champions
Liga Champions 2 November 2026, 20:54
-
Kabar Terbaru JJ Gabriel: Jadinya Gabung Real Madrid?
Liga Inggris 2 November 2026, 20:42
-
Thibaut Courtois Ukir Rekor Istimewa di Real Madrid: Kebanggaan Luar Biasa
Liga Spanyol 2 November 2026, 20:30
-
Jelang Lawatan ke Old Trafford, AS Roma Tebar Psywar ke Manchester United
Liga Champions 2 November 2026, 20:22
-
Tinggalkan MU, Bruno Fernandes Menuju ke Arab Saudi?
Liga Inggris 2 November 2026, 20:10
-
Luciano Spalletti Berharap Kemenangan atas Napoli Pulihkan Kepercayaan Diri Juventus
Liga Italia 2 November 2026, 19:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



