Iker Casillas, Kapten Timnas Spanyol saat Juara Piala Dunia 2010
Serafin Unus Pasi | 25 Juli 2022 17:55
Bola.net - Kapten tim bukanlah sekedar simbol tim saja, tugas kapten jauh lebih berat daripada itu. Mengemban Amanah kapten akan menjadi tantangan terberat bagi setiap pesepak bola, tak terkecuali kiper legendaris timnas Spanyol dan Real Madrid, Iker Casillas.
Piala Dunia 2010 yang digelar di Afrika Selatan menjadi panggung pembuktian kapasitas dan kepemimpinan Casillas. Diamanahi sebagai kapten, Casillas memimpin generasi emas Spanyol saat itu.
Saat itu tekanan dalam tim sangat tinggi mengingat Spanyol yang berstatus sebagai juara Eropa pada tahun 2008. Diperkuat oleh banyak pemain bintang seperti Xavi, Andres Iniesta, Sergio Ramos dan David Villa, Casillas diberikan tugas untuk mengamankan gelar juara Piala Dunia pertama bagi Spanyol.
Belum lagi Casillas harus berjuang mempertahankan konsistensi bermainya sebagai penjaga gawang. Victor Valdes dan Pepe Reina yang kala itu tampil baik bersama klubnya, siap untuk menggeser posisi sang kapten jika tampil buruk.
Tampil Buruk di Pertandingan Pembuka
Spanyol tergabung dalam Grup H bersama Swiss, Chili dan Honduras. Kala itu pertandingan pertama Spanyol bertemu dengan lawan kuat sesama perwakilan Eropa, Swiss.
Spanyol yang diprediksi akan menang saat itu justru tertunduk lesu menelan kekalahan. Gol semata wayang Gelson Fernandes ke gawang Casillas pada menit 52 memastikan kekalahan pertama bagi Spanyol di Afrika Selatan.
Saat itu Casillas dinilai tampil buruk dan menjadi dalang kekalahan pertama Spanyol. Casillas yang maju meninggalkan gawang untuk menyapu bersih bola, justru gagal menghalau serangan penyerang Swiss.
Bola yang disapu Casillas membentur penyerang Swiss dan berbalik ke gawangnya. Pique yang mencoba menghalau bola pun terlanjur terjatuh, Gelson yang berada di sana langsung menendang bola ke gawang kosong tersebut.
Kebangkitan Casillas
Hasil buruk pertandingan pertama tentu saja membebani timnas Spanyol di Piala Dunia 2010. Kekalahan atas Swiss tentu saja memperkecil kemungkinan Spanyol untuk lolos babak 16 besar.
Sebagai kapten, Casillas mencoba menebus kesalahanya di pertandingan pertama. Ia juga ingin memberikan contoh bahwa kekalahan bukan akhir dari segalanya.
Di sisa pertandingan babak Grup H, Spanyol berhasil menyapu bersih dengan kemenangan. Casillas saat itu tampil baik di bawah mistar gawang. Ia hanya kebobolan oleh Rodrigo Millar kala melawan Chili. Gol tersebut juga menjadi gol terakhir yang bersarang di gawang Casillas pada Piala Dunia 2010.
Di Babak knock-out Casillas yang tampil baik, masih menjadi pilihan pelatih Vicente del Bosque. Kepercayaan itu dibayar dengan nirbobol saat melawan Portugal, Paraguay hingga Jerman di Semifinal. Casillas bahkan menghalau penalti penyerang Paraguay, Oscar Cardozo.
Final Vs Belanda : Pembuktian Mental Casillas
Penampilan baiknya pasca pertandingan melawan Swiss di babak penyisihan Grup H menjadi bekal kuat Spanyol menghadapi Belanda di partai Final. Namun Belanda bukan tim remeh, mereka memiliki agresivitas gol yang jauh lebih baik dibanding Spanyol.
Status ini yang menjadi momok mengerikan untuk lini pertahanan Spanyol, khususnya Casillas. Gelandang serang Belanda, Wesley Sneijder yang saat itu memimpin daftar pencetak gol terbanyak menjadi ancaman utama Casillas.
Namun beban kapten yang diemban tidak mengizinkan Casillas untuk gentar menghadapi gempuran Belanda. Alhasil, Casillas tampil gemilang ketika berhasil mematahkan dua peluang emas Belanda melalui Arjen Robben.
Casillas berhasil menang duel satu lawan satu saat berhadapan striker Bayern Munchen tersebut. kegemilangan Casillas bahkan membuat lini serang Belanda sempat buntu.
Kegembiraan pecah saat pertandingan yang memasuki babak tambahan. Tepatnya di menit 116, gol Andres Iniesta mengantarkan Spanyol menjuarai Piala Dunia pertamanya.
Tak berhenti sampai disitu, kegembiraan Casillas bertambah ketika berhasil menyabet gelar Golden Glove. Penghargaan ini merupakan titik puncak kariernya sebagai pemain sepak bola.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


