Indra Sjafri: Jerman Jangan Terbuai Euforia Semifinal
Editor Bolanet | 12 Juli 2014 19:39
- melangkah ke final Piala Dunia 2014 setelah mengempaskan tuan rumah dengan skor yang mencengangkan, 7-1. Hal ini membuat kubu Jerman diselimuti euforia luar biasa. Di final, Jerman akan menghadapi yang harus bersusah payah menyingkirkan Belanda lewat adu penalti yang menguras emosi.
Dalam partai puncak kontra La Albiceleste di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Senin (14/7), Jerman tak boleh larut dalam euforia tersebut. Itulah pandangan pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri.
Situasi akan bersifat dilematis. Jika Jerman terlarut dalam keberhasilannya di semifinal, akan berbahaya. Sebaliknya, Argentina dalam kewaspadaan penuh setelah susah payah mengalahkan Belanda, kata Indra Sjafri.
Ulangan partai final PIala Dunia Meksiko tahun 1986 tersebut pasti akan memunculkan aksi-aksi yang berkualitas jika melihat statistik penampilan kedua tim sejak babak penyisihan.
Der Panzer Jerman memang tidak terbendung sejak babak awal. Mereka menghancurkan Portugal dan menjadi salah satu penanda bahwa tim asuhan Joachim Loew tersebut merupakan tim yang sangat siap untuk turnamen. [initial]
(esa/gia)
Dalam partai puncak kontra La Albiceleste di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Senin (14/7), Jerman tak boleh larut dalam euforia tersebut. Itulah pandangan pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri.
Situasi akan bersifat dilematis. Jika Jerman terlarut dalam keberhasilannya di semifinal, akan berbahaya. Sebaliknya, Argentina dalam kewaspadaan penuh setelah susah payah mengalahkan Belanda, kata Indra Sjafri.
Ulangan partai final PIala Dunia Meksiko tahun 1986 tersebut pasti akan memunculkan aksi-aksi yang berkualitas jika melihat statistik penampilan kedua tim sejak babak penyisihan.
Der Panzer Jerman memang tidak terbendung sejak babak awal. Mereka menghancurkan Portugal dan menjadi salah satu penanda bahwa tim asuhan Joachim Loew tersebut merupakan tim yang sangat siap untuk turnamen. [initial]
Klik Juga:
Muller Ingin Tambah Koleksi Sepatu Emas
Mourinho: Messi Tak Layak Disebut Terbaik Sepanjang Masa
'Jangan Sampai Messi Lolos Sedetik Pun'
Maxi Rodriguez Tak Sabar Lunasi Utang Pada Jerman
Jerman vs Argentina, Duel Klasik Piala Dunia
Belanda vs Argentina, Semifinal Yang Suram
Bunuh Brasil, Jerman Hanya Butuh 10 Peluru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Bukan Mesin, Raphinha Adalah Korban dari Padatnya Kalender Sepak Bola
Liga Spanyol 1 Oktober 2026, 12:20
-
Nomor 10 Argentina Setelah Lionel Messi Pensiun: Siapa yang Akan Jadi Penerusnya?
Piala Dunia 30 September 2026, 23:45
-
Prediksi Jerman vs Serbia 2 Oktober 2026
Piala Eropa 30 September 2026, 17:11
-
Raphinha Dipulangkan Brasil ke Barcelona, Absen Lawan India karena Masalah Paha
Amerika Latin 30 September 2026, 13:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





