Indra Sjafri: Waktu Recovery, Keuntungan Jerman
Editor Bolanet | 12 Juli 2014 23:03
- Aksi para pemain dalam final Piala Dunia 2014 di Brasil diperkirakan bakal lebih mumpuni daripada , Senin (14/7).
Menurut pelatih Tim Nasional Indonesia U-19 Indra Sjafri, salah satu faktor yang membedakan secara signifikan adalah waktu recovery atau pemulihan kondisi fisik pemain kedua tim.
Jerman punya satu hari lebih banyak untuk memulihkan kondisi fisiknya. Di babak semifinal, Jerman dianggap tidak banyak mengeluarkan keringat ketika menyingkirkan Brasil.
Di sisi lain, para pemain Argentina cukup terkuras tenaganya ketika harus bermain hingga adu penalti lawan Belanda.
Waktu recovery yang kurang banyak memberikan tambahan tekanan pada kondisi fisik Lionel Messi dan kawan-kawan. Kondisi fisik akan menjadi salah satu faktor penentu tim yang akan keluar sebagai juara. Jerman yang lebih fresh tentu saja lebih banyak diuntungkan, kata Indra.
Persoalan recovery ini menjadi penting karena di turnamen yang levelnya begitu tinggi, kondisi fisik sangat vital pengaruhnya.
Dilanjutkan Indra, dengan kondisi alam Brasil yang begitu lembab, pemain jadi lebih mudah lelah. Proses pemulihan yang kurang akan dengan jelas mempengaruhi performa pemain di lapangan.
Namun, jika ditinjau dari kajian psikologis, kedua tim tentu sudah sangat rindu dengan gelar juara Dunia. Itu bakal membuat mereka mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya.
Strategi menyerang Argentina yang mengandalkan kecepatan para pemainnya, memang akan memberikan kesulitan, terutama jika Angel Di Maria bisa bermain dalam kondisi yang fit. Perpaduan DI Maria dan Messi akan memunculkan ancaman konstan bagi gawang Jerman, pungkasnya. [initial]
(esa/gia)
Menurut pelatih Tim Nasional Indonesia U-19 Indra Sjafri, salah satu faktor yang membedakan secara signifikan adalah waktu recovery atau pemulihan kondisi fisik pemain kedua tim.
Jerman punya satu hari lebih banyak untuk memulihkan kondisi fisiknya. Di babak semifinal, Jerman dianggap tidak banyak mengeluarkan keringat ketika menyingkirkan Brasil.
Di sisi lain, para pemain Argentina cukup terkuras tenaganya ketika harus bermain hingga adu penalti lawan Belanda.
Waktu recovery yang kurang banyak memberikan tambahan tekanan pada kondisi fisik Lionel Messi dan kawan-kawan. Kondisi fisik akan menjadi salah satu faktor penentu tim yang akan keluar sebagai juara. Jerman yang lebih fresh tentu saja lebih banyak diuntungkan, kata Indra.
Persoalan recovery ini menjadi penting karena di turnamen yang levelnya begitu tinggi, kondisi fisik sangat vital pengaruhnya.
Dilanjutkan Indra, dengan kondisi alam Brasil yang begitu lembab, pemain jadi lebih mudah lelah. Proses pemulihan yang kurang akan dengan jelas mempengaruhi performa pemain di lapangan.
Namun, jika ditinjau dari kajian psikologis, kedua tim tentu sudah sangat rindu dengan gelar juara Dunia. Itu bakal membuat mereka mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya.
Strategi menyerang Argentina yang mengandalkan kecepatan para pemainnya, memang akan memberikan kesulitan, terutama jika Angel Di Maria bisa bermain dalam kondisi yang fit. Perpaduan DI Maria dan Messi akan memunculkan ancaman konstan bagi gawang Jerman, pungkasnya. [initial]
Klik Juga:
Key Player: Muller vs Messi
Sekilas Final Piala Dunia 2014: Jerman vs Argentina
Indra Sjafri: Jerman Fasih Terapkan Modifikasi Total Football
Indra Sjafri: Jerman Jangan Terbuai Euforia Semifinal
Brasil Dihajar, Zabaleta Minta Argentina Belajar
Zabaleta: Angkat Piala, Messi Bakal Spesial
Galeri Suporter: Belanda vs Argentina
Galeri Suporter: Brasil vs Jerman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Catatan Luar Biasa Lionel Messi dalam 21 Tahun Bersama Timnas Argentina
Piala Dunia 7 Oktober 2026, 15:40
-
Pesan Menyentuh Lionel Messi usai Pensiun dari Timnas Argentina
Piala Dunia 7 Oktober 2026, 15:18
-
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina: 208 Laga, 126 Gol, dan 4 Trofi
Amerika Latin 7 Oktober 2026, 09:40
-
Hasil Argentina vs Benin: Lionel Messi Tutup Karier Internasional dengan Gol
Amerika Latin 7 Oktober 2026, 08:29
-
Prediksi Argentina vs Benin 7 Oktober 2026
Amerika Latin 6 Oktober 2026, 14:12
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




