Inggris Siapkan Mental Juara: Tuchel Ingin 'Brotherhood' Jadi Pondasi Menuju Piala Dunia
Richard Andreas | 13 November 2025 05:59
Bola.net - Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan bahwa timnya tengah membangun “brotherhood" yang penting menjelang Piala Dunia tahun depan.
Ia menekankan bahwa semangat kolektif dan rasa saling percaya menjadi fondasi utama agar Inggris bisa tampil sebagai kekuatan besar di turnamen mendatang.
Inggris sudah memastikan tempat di putaran final Piala Dunia, namun masih memiliki dua laga kualifikasi tersisa melawan Serbia di Wembley dan Albania di Tirana. Tuchel menilai momen ini penting untuk memperkuat solidaritas tim.
Menurutnya, semua pemain harus merasa bangga menjadi bagian dari skuad nasional. “Kami sedang membangun energi, sebuah tim, dan rasa persaudaraan yang membuat semua orang ingin bergabung. Itu yang kami kejar,” ujar Tuchel dalam konferensi pers di St. George’s Park.
Tak Ada Toleransi untuk Pemain yang Mundur

Pernyataan Tuchel ini muncul setahun setelah sembilan pemain mundur dari skuad Inggris di era interim Lee Carsley. Saat itu, Harry Kane secara terbuka mengkritik rekan-rekannya yang dianggap lebih memprioritaskan klub dibanding negara.
Kini, di bawah arahan Tuchel, sikap seperti itu tidak akan ditoleransi. Ia menegaskan bahwa setiap pemain harus memahami risiko kehilangan tempat jika mundur tanpa alasan kuat.
“Semua tahu, jika saya menarik diri di waktu yang salah, orang lain bisa mengambil posisi saya,” tegasnya.
Namun Tuchel menegaskan pendekatan ini bukan bentuk ancaman, melainkan motivasi. “Kami ingin menciptakan atmosfer di mana semua pemain cinta datang ke kamp, bangga tampil untuk negara, dan sadar bahwa ini adalah puncak karier mereka,” katanya.
Energi Positif Jelang Piala Dunia
Tuchel, yang menggantikan Gareth Southgate secara permanen pada Januari lalu, merasa puas dengan sikap para pemain di pemusatan latihan kali ini.
“Semua pemain ingin bergabung, semua bersemangat. Tidak ada yang ingin melewatkan kesempatan menjadi bagian dari tim ini,” ujarnya.
Ia memuji peran Harry Kane sebagai pemimpin di ruang ganti, terutama setelah sang kapten menegaskan komitmen penuh skuad untuk tampil maksimal. “Kami sudah lolos, tapi November ini semua harus siap seratus persen,” kata Kane usai kemenangan 5-0 atas Serbia bulan lalu.
Dengan atmosfer positif di kamp latihan dan kedisiplinan yang terus dijaga, Tuchel yakin Inggris berada di jalur yang benar. “Ini adalah level tertinggi sepak bola elite, mewakili negara Anda di Piala Dunia. Itulah yang harus dirasakan setiap pemain,” tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Kenal Neymar Sejak Dulu, Casemiro Maju Pasang Badan!
- Bukannya Tidak Dipanggil Gennaro Gattuso, Federico Chiesa yang Tolak Bermain untuk Timnas Italia
- Thomas Tuchel Beri Kepastian untuk Bellingham dan Foden di Timnas Inggris
- Mimpi Piala Dunia 2026 Kevin De Bruyne Terancam Usai Cedera Parah di Napoli
- Cristian Carrasco Sindir Alex Pastoor: Dia Tak Punya Rasa Hormat ke Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Balada Reuni Skuad Timnas Indonesia: Betapa Kangennya Memakai Jersey Garuda
Tim Nasional 31 Maret 2026, 08:26
-
Prediksi Brasil vs Kroasia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:03
-
Prediksi Argentina vs Zambia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:02
-
Prediksi Amerika Serikat vs Portugal 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:01
-
Timnas Indonesia Kalah Tipis, Jay Idzes Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56












