Inggris Vs Kroasia: Ini Kata-kata Tuchel yang Bikin The Three Lions Comeback Lawan Vatreni

Dimas Ardi Prasetya | 18 Juni 2026 14:32
Inggris Vs Kroasia: Ini Kata-kata Tuchel yang Bikin The Three Lions Comeback Lawan Vatreni
Pelatih Inggris Thomas Tuchel memberikan instruksi kepada para pemainnya saat laga Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Kroasia di Arlington, Texas, dekat Dallas, Rabu, 17 Juni 2026 (c) AP Photo/Jessica Tobias

Bola.net - Inggris memulai perjalanan mereka di Grup L Piala Dunia 2026 dengan tantangan berat saat berhadapan dengan Kroasia. Duel yang berlangsung di Dallas Stadium, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB itu menghadirkan drama sejak menit-menit awal pertandingan.

The Three Lions sempat berada dalam posisi ideal setelah Harry Kane membawa timnya unggul lewat eksekusi penalti pada menit ke-12. Namun Kroasia menunjukkan karakter kuat dan mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang babak pertama.

Advertisement

Martin Baturina sukses menyamakan skor pada menit ke-36 dan membuat pertandingan kembali terbuka. Situasi semakin sulit bagi Inggris ketika Petar Musa mencetak gol pada masa injury time babak pertama untuk membawa Kroasia berbalik unggul 2-1.

Meski tertinggal saat turun minum, Inggris tidak kehilangan keyakinan. Mereka bangkit di babak kedua, mencetak dua gol tambahan, dan akhirnya mengamankan kemenangan penting dengan skor 4-2 dalam laga pembuka mereka di turnamen ini.

1 dari 3 halaman

Pesan Tuchel yang Mengubah Segalanya

Pesan Tuchel yang Mengubah Segalanya

Pemain Inggris Harry Kane mengontrol bola di depan pemain Kroasia Luka Modric dalam pertandingan Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026). (c) AP Photo/Tony Gutierrez

Kebangkitan Inggris ternyata tidak lepas dari peran Thomas Tuchel di ruang ganti. Harry Kane mengungkapkan bahwa sang pelatih memberikan pesan yang sederhana namun sangat kuat ketika timnya tertinggal menjelang akhir babak pertama.

Menurut Kane, Tuchel meminta para pemain untuk bermain lebih bebas dan tidak terbebani oleh tekanan. Pelatih asal Jerman itu menilai cara Inggris kebobolan gol kedua tidak mencerminkan identitas tim yang ingin mereka tampilkan di lapangan.

Pesan tersebut langsung berdampak setelah jeda. Baru dua menit babak kedua berjalan, Jude Bellingham mencetak gol penyeimbang pada menit ke-47 sebelum Marcus Rashford memastikan kemenangan lewat golnya pada menit ke-85.

“Ia hanya menyuruh kami untuk melepaskan belenggu. Cara kami kebobolan gol kedua bukanlah tim yang kami inginkan,” kata Kane tentang pesan pelatih Thomas Tuchel saat jeda babak pertama setelah Kroasia menyamakan kedudukan menjelang akhir babak kedua, seperti dilansir AP News.

“Ia akhirnya berkata, ‘Apa hal terburuk yang bisa terjadi? Kami kalah dalam pertandingan ini, pertandingan grup pertama, kami akan terus maju.’ Kami akan terus melangkah. Mari tunjukkan kepada dunia siapa kami sebenarnya,” seru Kane.

2 dari 3 halaman

Tiga Rekor Bersejarah Harry Kane

Tiga Rekor Bersejarah Harry Kane

Pemain Inggris Harry Kane (tengah) bereaksi setelah mencetak gol saat laga Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Kroasia di Arlington, Texas, dekat Dallas, Rabu, 17 Juni 2026 (c) AP Photo/Tony Gutierrez

Selain membantu Inggris meraih kemenangan penting, Harry Kane juga meninggalkan jejak sejarah dalam laga ini. Gol penaltinya ke gawang Kroasia menghasilkan tiga catatan istimewa di ajang Piala Dunia.

Rekor pertama membuat Kane sejajar dengan legenda Inggris, David Beckham. Sang striker kini menjadi pemain Inggris kedua yang mampu mencetak gol pada tiga edisi Piala Dunia berbeda, yakni 2018, 2022, dan 2026.

Catatan kedua berkaitan dengan ketajamannya dari titik putih. Kane kini mengoleksi lima gol penalti di Piala Dunia, tidak termasuk adu penalti, yang menjadikannya pemegang rekor terbanyak dalam sejarah turnamen tersebut.

Rekor ketiga tidak kalah mengesankan. Kane kini telah mengoleksi 10 gol di Piala Dunia dan menyamai torehan Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah kompetisi paling bergengsi di level internasional tersebut.

LATEST UPDATE