FIFA Ungkap Bukti Kontroversi Gol Kroasia Lawan Portugal yang Dianulir: Sensor Pastikan Igor Matanovic Sentuh Bola

FIFA Ungkap Bukti Kontroversi Gol Kroasia Lawan Portugal yang Dianulir: Sensor Pastikan Igor Matanovic Sentuh Bola
Bek Timnas Kroasia, Josko Gvardiol merayakan golnya ke gawang Portugal sebelum gol itu dianulir oleh VAR. (c) AP Photo/Mike Stewart

Bola.net - Portugal memastikan langkah ke babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai menang dramatis 2-1 atas Kroasia. Namun, hasil laga di Toronto Stadium itu masih menyisakan perdebatan akibat gol penyeimbang Kroasia pada masa injury time yang dianulir.

Banyak pihak mempertanyakan keputusan wasit setelah tayangan ulang televisi tidak memperlihatkan dengan jelas adanya sentuhan dari Igor Matanovic. Situasi tersebut memunculkan kontroversi karena Josko Gvardiol sempat diyakini mencetak gol sah.

FIFA akhirnya memberikan penjelasan resmi mengenai insiden tersebut. Badan sepak bola dunia itu memastikan keputusan VAR diambil berdasarkan data dari teknologi terbaru yang tertanam di dalam bola resmi Piala Dunia 2026.

Teknologi tersebut mendeteksi sentuhan yang nyaris tidak terlihat oleh mata manusia. Data itu kemudian menjadi dasar wasit membatalkan gol Kroasia dan memastikan Portugal melangkah ke babak berikutnya.

Teknologi Bola FIFA Ungkap Sentuhan Igor Matanovic

Teknologi Bola FIFA Ungkap Sentuhan Igor Matanovic

Timnas Kroasia merayakan gol Ivan Perisic ke gawang Portugal di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (3/7/2026) (c) AP Photo/Stephanie Scarbrough

Drama bermula ketika Goncalo Ramos membawa Portugal unggul 2-1 pada menit keempat injury time babak kedua. Kroasia kemudian membalas pada menit ke-99 melalui sontekan Josko Gvardiol setelah bola bergulir di dalam kotak penalti Portugal.

Rangkaian serangan diawali umpan Ivan Perisic yang memantul mengenai Renato Veiga. Bola kemudian mengarah ke Mario Pasalic sebelum diteruskan kepada Gvardiol yang sukses menjebol gawang Portugal.

Di lapangan, gol sempat disahkan oleh wasit Espen Eskas. Namun, pemeriksaan VAR menemukan adanya indikasi sentuhan tipis dari Igor Matanovic sebelum bola diterima Pasalic.

Sentuhan itulah yang mengubah keseluruhan keputusan. Karena Matanovic berada dalam posisi offside ketika menyentuh bola, proses serangan dinilai tidak sah dan gol Gvardiol akhirnya dianulir.

FIFA Jelaskan Cara Kerja Connected Ball Technology

FIFA Jelaskan Cara Kerja Connected Ball Technology

Cristiano Ronaldo mengeksekusi tendangan penalti ke gawang Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026 (c) Nathan Denette/The Canadian Press via AP

FIFA menjelaskan bahwa keputusan tersebut didukung oleh Connected Ball Technology yang terdapat di dalam bola resmi Adidas Trionda. Teknologi berbasis sensor IMU itu mampu mendeteksi kontak sekecil apa pun yang tidak selalu terlihat melalui tayangan video.

Data dari sensor kemudian ditampilkan dalam bentuk grafik yang menyerupai teknologi "Snicko" pada olahraga kriket. Grafik itu memperlihatkan adanya lonjakan kecil ketika Matanovic melakukan kontak dengan bola.

Dalam penjelasan resminya melalui akun X, FIFA menegaskan bahwa teknologi tersebut menjadi dasar bagi wasit untuk mengambil keputusan secara akurat.

"Menurut data yang diberikan oleh Connected Ball Technology yang terdapat di dalam @adidasfootball Trionda, bola pertandingan resmi @FIFAWorldCup, terbukti bahwa kontak terjadi oleh pemain Kroasia #20 Igor Matanovic dalam proses terciptanya gol melawan Portugal, sehingga wasit dapat dengan tepat menentukan offside dan membatalkan gol tersebut," tulis FIFA.

"Sensor IMU yang terdapat di dalam bola Trionda mampu mendeteksi kontak sekecil apa pun, yang ditampilkan kepada pemirsa dalam siaran sebagai 'grafik detak jantung,' dan memungkinkan para petugas untuk mendapatkan data yang belum pernah terjadi sebelumnya guna membuat keputusan yang cepat dan akurat," sambungnya.