Ini Penyebab Antoine Griezmann Seret Gol di Piala Dunia 2022
Editor Bolanet | 7 Desember 2022 23:14
Bola.net - Antoine Griezmann sejauh ini sudah membukukan empat kali tampil dalam gelaran Piala Dunia 2022 bersama skuad timnas Prancis. Dari total penampilannya tersebut, pemain berusia 31 tahun hanya mampu mencatat satu assist dan nihil gol. Lantas, publik bertanya-tanya apakah performa sang pemain mulai menurun?
Sebagaimana diketahui, penampilan Griezmann sangat kontras ketika membela panji Les Blues di ajang Euro 2016. Ketika itu, ia sanggup menjadi pencetak gol terbanyak turnamen dengan torehan enam gol. Namun di ajang Piala Dunia 2018, perannya sebagai mesin gol Prancis mulai tergeser dengan sosok Kylian Mbappe.
Semenjak itu, tugas seorang Griezmann sebagai pencetak gol di timnas Prancis mulai tergeser dan ia kini dialihfungsikan sebagai "pelayan" dalam skema permainan Les Blues di Piala Dunia 2022. Dalam wawancaranya baru-baru ini, ia mengaku tidak mempermasalahkan peran barunya tersebut.
Menurut Griezmann, ia diinstruksikan bermain sedikit ke dalam sebagai gelandang oleh pelatih Didier Deschamps dalam pakem 4-3-3. Kemampuannya dalam menjemput bola serta visi bermain yang begitu bagus, membuatnya rela melepas peran sebagai mesin gol yang selama ini melekat pada dirinya.
Simak wawancara Antoine Griezmann lebih lanjut di bawah ini.
Tugas Sebagai Pelayan
Timnas Prancis memiliki pakem dasar yaitu 4-3-3 selama mereka pergunakan di ajang Piala Dunia 2022 ini. Uniknya, Griezmann diberi kepercayaan oleh Deschamps dalam posisi gelandang bersama Adrien Rabiot serta Aurelien Tchouameni.
Sedangkan untuk posisi trio lini depan Les Blues, tempat tersebut sudah menjadi hak milik dalam diri seorang Ousmane Dembele, Olivier Giroud, dan Kylian Mbappe. Dengan posisi barunya itu, Griezmann mengaku memiliki kebebasan bergerak saat bermain.
"Peran saya cukup bebas. Dengan tiga pemain di depan saya, saya memiliki lebih banyak kemungkinan [untuk mengumpan] dan lebih banyak pilihan memberikan opsi. Mungkin [efeknya] saya tidak terlalu dekat dengan area lawan," ujar Griezmann seperti dilansir dari laman AFP.
Utamakan Kepentingan Tim
Griezmann melanjutkan, dengan tugasnya kini yang lebih banyak bermain di area lini tengah tak membuatnya khawatir dengan seretnya keran gol miliknya. Ia mengaku, lebih mengutamakan hasil secara tim daripada mengejar torehan individu.
"Saya tidak akan melakukan 50 tembakan ke gawang per pertandingan tetapi saya tidak khawatir tentang mencetak gol. Saya pikir tim lebih membutuhkan saya di lini kedua. Kami membutuhkan keseimbangan itu," tegas pemain Atletico Madrid.
Didier Deschamps Berjasa
Kemudian, Griezmann tidak melupakan sosok pelatih timnas Prancis yaitu Didier Deschamps. Menurutnya, sang pelatih yang memberikan debut mengenakan seragam Les Blues di tahun 2014 dan ia ingin membalas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.
"Saya berutang banyak padanya. Dialah yang memanggil saya [pertama kali] dan kami telah bersama sejak saat itu. Saya memberikan segalanya untuk seragam ini, untuk Prancis serta juga untuknya. Saya mencoba melakukan segalanya untuk memastikan dia tetap percaya pada saya."
"Setiap pertandingan, setiap aksi adalah ucapan terima kasih saya kepadanya. Saya ingin melakukan semua yang saya bisa untuk membuatnya bangga dengan No 7-nya," urai Griezmann.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: AFP
Penulis: Yoga Radyan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Teka-Teki 'Last Dance' Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 April 2026, 01:28
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Profil Timnas Tunisia di Piala Dunia 2026: Misi Pecah Batas di Amerika Utara
Piala Dunia 18 April 2026, 20:00
-
Profil Timnas Swedia di Piala Dunia 2026: Jalan Terjal Menuju Kebangkitan
Piala Dunia 18 April 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













