Insiden Stadion Gremio Kian Coreng Citra Brasil
Editor Bolanet | 1 Februari 2013 12:00
- Reputasi menjelang pelaksanaan Piala Dunia 2014 dan Olimpiade 2016 mengalami permasalahan baru usai ada insiden robohnya pagar stadion .
Bahkan kepolisian setempat mengancam akan menutup sebuah stadion setelah beberapa suporter terluka akibat berdesak-desakan pada Kamis (31/1) waktu setempat.
Sedikitnya tujuh orang mengalami luka ringan setelah para pendukung merangsek maju untuk merayakan sebuah gol dalam pertandingan Piala Libertadores antara Gremio melawan wakil Ekuador, Liga de Quito di Stadion Arena Gremio, Porto Alegre.
Pagar pembatas tribun dan lapangan sempat bermasalah dan menyebabkan pertandingan sempat ditunda selama enam menit.
Meskipun stadion baru tersebut tidak akan digunakan baik di Piala Dunia maupun Piala Konfederasi tahun ini, namun insiden tersebut menarik perhatian terkait standar keamanan Brasil, sehari berselang setelah 235 nyawa melayang dalam kebakaran di sebuah klub malam di Santa Maria.
Kami bisa saja menutup stadion dalam jangka waktu tertentu, kata Komandan Kepolisian, Kleber Rodrigues Goulart.
Himpitan terjadi di bagian stadion tanpa bangku penonton, sebuah faktor yang memungkinkan kerumunan suporter terjun dari teras tribun dan mengarah ke pagar pembatas.
Kami tidak menginginkan tragedi. Kami selalu percaya bahwa area ini seharusnya memiliki bangku. Kami tak ingin ada tragedi terjadi yang memperkuat kekhawatiran kami, kata Goulart.
Meskipun tak digunakan untuk Piala Dunia, Stadion Arena Gremio akan melangsungkan pertandingan persahabatan antara Brasil melawan Prancis pada 8 Juni mendatang.
Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) menyatakan mereka masih menindaklanjuti situasi dengan serius tanpa harus menimbulkan kepanikan.
Yang paling penting, kami akan memeriksa dan memastikan keselamatan para penonton, kata Presiden CBF, Jose Maria Marin.
Bahkan kepolisian setempat mengancam akan menutup sebuah stadion setelah beberapa suporter terluka akibat berdesak-desakan pada Kamis (31/1) waktu setempat.
Sedikitnya tujuh orang mengalami luka ringan setelah para pendukung merangsek maju untuk merayakan sebuah gol dalam pertandingan Piala Libertadores antara Gremio melawan wakil Ekuador, Liga de Quito di Stadion Arena Gremio, Porto Alegre.
Pagar pembatas tribun dan lapangan sempat bermasalah dan menyebabkan pertandingan sempat ditunda selama enam menit.
Meskipun stadion baru tersebut tidak akan digunakan baik di Piala Dunia maupun Piala Konfederasi tahun ini, namun insiden tersebut menarik perhatian terkait standar keamanan Brasil, sehari berselang setelah 235 nyawa melayang dalam kebakaran di sebuah klub malam di Santa Maria.
Kami bisa saja menutup stadion dalam jangka waktu tertentu, kata Komandan Kepolisian, Kleber Rodrigues Goulart.
Himpitan terjadi di bagian stadion tanpa bangku penonton, sebuah faktor yang memungkinkan kerumunan suporter terjun dari teras tribun dan mengarah ke pagar pembatas.
Kami tidak menginginkan tragedi. Kami selalu percaya bahwa area ini seharusnya memiliki bangku. Kami tak ingin ada tragedi terjadi yang memperkuat kekhawatiran kami, kata Goulart.
Meskipun tak digunakan untuk Piala Dunia, Stadion Arena Gremio akan melangsungkan pertandingan persahabatan antara Brasil melawan Prancis pada 8 Juni mendatang.
Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) menyatakan mereka masih menindaklanjuti situasi dengan serius tanpa harus menimbulkan kepanikan.
Yang paling penting, kami akan memeriksa dan memastikan keselamatan para penonton, kata Presiden CBF, Jose Maria Marin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Australia vs Brasil 29 September 2026
Bola Dunia Lainnya 28 September 2026, 15:41
-
Hasil Australia vs Brasil: Gol Menit 90+5 Selamatkan Pasukan Carlo Ancelotti dari Kekalahan
Piala Dunia 25 September 2026, 19:14
-
Prediksi Australia vs Brasil 25 September 2026
Amerika Latin 24 September 2026, 12:07
-
Ironi Pahit di Balik Komentar Ancelotti soal Endrick
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:16
-
Raphinha dan Risiko Perjalanan 35.000 Km Bersama Timnas Brasil
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:33
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





