Italia Minta Time Out di Piala Dunia
Editor Bolanet | 4 Desember 2013 02:19
- Federasi Sepakbola Italia (FIGC) akan melobi FIFA untuk menerapkan time out selama laga Piala Dunia di tahun depan. FIGC akan membuat proposal yang akan diajukan ke FIFA mengingat kondisi alam Brasil yang tropis.
Pelatih timnas Italia Cesare Pradelli pun menjelaskan alasannya saat jumpa pers di Roma.
Saya ingin meminta agar mereka menambahkan dua kali time out selama laga supaya pemain dapat rehidrasi, ujar Prandelli.
Ada dua masalah besar di Brasil, masalah yang sama kami alami selama Piala Konfederasi di bulan Juni. Panas dan kelembaban di kota tertentu sangat mengkhawatirkan.
Bila anda ingin mengadakan pertunjukan kepada dunia maka anda akan membolehkan pemain berada di kondisi terbaik.
Prandelli menginginkan time out resmi selama dua menit saat di pertengahan setiap babak untuk memberi kesempatan pemain untuk minum. Jika tidak maka pemain akan memanfaatkan kesempatan pada saat lemparan ke dalam atau tendangan sudut untuk minum yang malah akan merusak jalannya laga.
Prandelli percaya ide ini akan disetujui oleh semua tim yang telah berlaga di Piala Konfederasi dan yang sudah punya pengalaman bermain di negara iklim tropis. (sf/ada)
Pelatih timnas Italia Cesare Pradelli pun menjelaskan alasannya saat jumpa pers di Roma.
Saya ingin meminta agar mereka menambahkan dua kali time out selama laga supaya pemain dapat rehidrasi, ujar Prandelli.
Ada dua masalah besar di Brasil, masalah yang sama kami alami selama Piala Konfederasi di bulan Juni. Panas dan kelembaban di kota tertentu sangat mengkhawatirkan.
Bila anda ingin mengadakan pertunjukan kepada dunia maka anda akan membolehkan pemain berada di kondisi terbaik.
Prandelli menginginkan time out resmi selama dua menit saat di pertengahan setiap babak untuk memberi kesempatan pemain untuk minum. Jika tidak maka pemain akan memanfaatkan kesempatan pada saat lemparan ke dalam atau tendangan sudut untuk minum yang malah akan merusak jalannya laga.
Prandelli percaya ide ini akan disetujui oleh semua tim yang telah berlaga di Piala Konfederasi dan yang sudah punya pengalaman bermain di negara iklim tropis. (sf/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Raphinha Dipulangkan Brasil ke Barcelona, Absen Lawan India karena Masalah Paha
Amerika Latin 30 September 2026, 13:45
-
Mengapa Carlo Ancelotti Tak Berhenti Berikan Dukungan pada Vinicius Junior
Amerika Latin 30 September 2026, 12:44
-
Hasil Australia vs Brasil: Gol Raphinha dan Vinicius Junior Bawa Selecao Menang
Piala Dunia 29 September 2026, 19:08
-
Raphinha Jadi Penyerang Tengah Brasil?
Amerika Latin 29 September 2026, 14:12
-
Timnas Italia Batalkan Latihan Terakhir Jelang Lawan Turki, Ada Masalah Apa?
Piala Eropa 28 September 2026, 18:10
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



