Jadi Pelatih Spanyol, Luis Enrique Siap Dikritik
Editor Bolanet | 12 Juli 2018 14:30
Sudah cukup lama sejak terakhir kali Enrique menjabat sebagai pelatih, empat tahun lalu tepatnya. Terakhir kali dia melatih Barcelona, pergi, dan tak tertarik melatih klub lain sampai akhirnya Spanyol merayu.
Rayuan Spanyol jelas tak mudah ditolak, terselip kebanggaan di baliknya, yakni dipercaya sebagai pelatih tim nasional negaranya. Dia dipercaya menggantikan Julen Lopetegui dan Fernando Hierro, dan dipercaya untuk mengobati luka di hati suporter Spanyol. (fft/dre)
Bersemangat

Menukil fourfourtwo, Enrique tak lagi bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Dia merasa bangga sudah dipercaya sebagai pelatih, dan sudah tak sabar memulai pekerjaannya. Baginya kesempatan itu tak datang dua kali, maka dia menerimanya.
Saya sangat bersemangat karena memiliki kesempatan untuk membela kostum tim nasional dan berjuang bersamanya, kata Enrique.
Saya bahagia dan sangat bersemangat karena berkesempatan menjadi pelatih sekarang.
Siap Dikritik

Lebih lanjut, Enrique juga siap menerima kritik apa pun dari media dan publik Spanyol. Sejarah hubungan Enrique dengan media memang bernoda, dia dinilai sebagai pelatih yang tak bersahabat. Tetapi, sebagai pelatih Spanyol, dia siap mengubah sikap itu.
Saya tahu bahwa kritik adalah sesuatu yang terikat pada posisi apa pun di negara kami dan saya siap menghadapinya.
Saya akan memperlakukan anda (media) selayaknya. Saya 48 tahun dan sulit untuk berubah, saya bahagia atas apa yang sudah saya perbuat selama ini dan saya tak akan berubah, tutupnya.
Tantangan pertama Enrique sebagai pelatih Spanyol adalah lolos ke Euro 2020 dengan meyakinkan. [initial]
Simak Video Menarik Berikut

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tanpa Galacticos, Penuh Trofi: Mengapa 2025 Jadi Tahun Paling Bersejarah PSG
Liga Champions 30 Desember 2025, 23:43
-
Globe Soccer Awards 2025: Para Pemenang Utama dan Peringkat Lengkap Gala Dubai
Liga Eropa Lain 29 Desember 2025, 01:53
-
Globe Soccer Awards 2025: Dembele Sabet Penghargaan Pemain Terbaik
Liga Eropa Lain 29 Desember 2025, 00:59
-
Finalissima Argentina vs Spanyol: Duel Perdana Lionel Messi dan Lamine Yamal
Piala Dunia 19 Desember 2025, 08:58
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






