Jelang Bosnia dan Herzegovia vs Italia: Belum Apa-Apa Kok Sudah Selebrasi, Azzurri?
Afdholud Dzikry | 30 Maret 2026 10:28
Bola.net - Momen kontroversial mewarnai jeda jelang final playoff Piala Dunia 2026. Sejumlah pemain timnas Italia tertangkap kamera merayakan kemenangan Bosnia & Herzegovina atas Wales di semifinal.
Aksi itu langsung memicu pertanyaan. Apakah Italia justru lebih memilih Bosnia sebagai lawan?
Federico Dimarco dan kawan-kawan terlihat gembira. Video selebrasi mereka viral di media sosial.
Reaksi itu dinilai berlebihan. Terlebih laga final belum dimainkan.
Miralem Pjanic tak habis pikir. Mantan gelandang timnas Bosnia itu menyoroti sikap para pemain Italia.
"Saya enggak paham kenapa begitu. Bosnia menunggu mereka dengan tangan terbuka," ujar Pjanic kepada La Gazzetta dello Sport.
Pernah membela AS Roma dan Juventus, Pjanic tahu betul kualitas Italia. Tapi ia merasa sikap Dimarco dkk tak pantas.
"Kita akan lihat bagaimana akhirnya. Italia tetaplah Italia, dan kami punya respek tertinggi untuk mereka, tapi hasilnya siapa yang tahu?"
Ia menambahkan peringatan. Laga di Zenica tak akan mudah untuk Gli Azzurri.
"Mereka harus bagus bermain di situasi yang buruk. Mereka akan butuh karakter untuk meninggalkan Zenica dengan sebuah kemenangan."
Kritik dari Legenda Italia

Dino Zoff juga angkat bicara. Kiper legendaris Italia itu tak menyukai sikap para pemain.
"Itu adalah sikap yang tidak saya sukai," ujar Zoff dalam wawancara dengan Il Giornale.
Ia menilai selebrasi itu kontraproduktif. Lawan justru mendapat tambahan motivasi.
"Bukan sikap positif mengingat itu hanya akan membuat lawan lebih bersemangat jelang menantang kami. Saya pasti bertindak berbeda."
Meski kecewa dengan sikap anak asuh Luciano Spalletti, Zoff tetap optimistis. Italia dinilai mampu mengatasi Bosnia.
"Saya optimistis: Italia akan lolos ke Piala Dunia. Menang melawan Irlandia Utara itu penting. Dua gol cukup, meski mereka tidak bersinar."
Stadion Kecil, Tekanan Besar
Italia akan melakoni laga hidup-mati di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Kapasitasnya hanya 11 ribu penonton.
Tapi jangan salah. Suasananya bakal terasa seperti 30 ribu.
"Memang di atas kertas cuma 11 ribu tempat duduk, tapi saya bisa pastikan ketika Anda bermain di sana, rasanya seperti ada 30 ribu penonton. Seperti stadion jadul pada umumnya, bahkan ruang gantinya juga begitu, tapi lawan tidak pernah nyaman saat berkunjung ke sini," kata Pjanic.
Tekanan dipastikan luar biasa. Fans Bosnia akan berdiri tepat di samping lapangan.
"Tidak ada tempat duduk VIP, bahkan para pejabat berdiri dan bernyanyi bersama-sama. Sudah pasti akan bising sekali sedari awal sampai akhir."
Italia punya misi besar. Gagal lolos dalam dua edisi terakhir Piala Dunia jadi luka yang harus diobati.
Tapi selebrasi dini para pemain menambah tensi. Bosnia kini punya alasan ekstra untuk membungkam lawan di kandang sendiri.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Charles De Ketelaere Tak Menyesal Gabung AC Milan, Akui Kurang Percaya Diri
Liga Italia 30 Maret 2026, 13:08
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 30 Maret 2026, 12:05
-
Tottenham Bidik Roberto De Zerbi sebagai Pelatih Permanen Baru
Liga Inggris 30 Maret 2026, 11:52
-
Bulgaria Tim Kuat, tapi Magis SUGBK Bisa Jadi Pembeda Bagi Timnas Indonesia
Tim Nasional 30 Maret 2026, 11:15
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56












