Jerman vs Curacao 7-1: Ya Hujan Gol, Ya Banjir Rekor, Apa Saja?
Afdholud Dzikry | 15 Juni 2026 08:00
Bola.net - Timnas Jerman membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao di Houston Stadium, Senin (15/6/2026) dini hari WIB. Hasil ini bukan sekadar memberi tiga poin, tetapi juga menegaskan dominasi penuh Die Mannschaft sejak laga dimulai.
Keunggulan Jerman terlihat jelas sepanjang 90 menit. Tim asuhan Julian Nagelsmann melepaskan 26 tembakan dengan nilai expected goals (xG) mencapai 3,9. Sebaliknya, Curacao hanya mampu menciptakan delapan percobaan dengan xG 0,4 dan lebih banyak bertahan menghadapi tekanan lawan.
Berdasarkan data Fotmob, kemenangan besar ini juga menghadirkan sejumlah catatan bersejarah. Salah satunya adalah torehan 10 kemenangan beruntun Jerman di semua ajang resmi, sebuah rekor yang mendekati pencapaian terbaik mereka pada periode 1979-1980.
Sejak peluit awal berbunyi, pertandingan memang berjalan timpang. Jerman tampil jauh lebih matang dan efektif, sementara Curacao kesulitan mengimbangi tempo permainan yang terus meningkat. Berikut sejumlah rekor dan statistik menarik yang lahir dari pertandingan tersebut.
Deretan Rekor Mengerikan Timnas Jerman vs Curacao

Kemenangan di Houston Stadium tidak hanya memperkokoh posisi Jerman, tetapi juga menghasilkan banyak catatan baru. Berikut beberapa rekor yang tercipta:
- 10 Kemenangan Beruntun: Jerman kini mencatat 10 kemenangan berturut-turut di semua kompetisi. Sepanjang sejarah, mereka hanya pernah melewati angka itu sekali, yakni saat membukukan 12 kemenangan beruntun pada periode 1979 hingga 1980.
- Gol Kilat Debut Felix Nmecha: Gol pada menit 05:17 menjadikan Nmecha sebagai pemain Jerman tercepat yang mencetak gol pada debut Piala Dunia sejak Philipp Lahm mencetak gol ke gawang Kosta Rika pada 2006 di menit 05:08.
- Hujan Tembakan Babak Pertama: Jerman mencatat 16 tembakan pada babak pertama. Jumlah itu menjadi yang terbanyak dalam satu babak pertama pertandingan Piala Dunia sejak laga Pantai Gading melawan Serbia pada 2006.
- Dominasi xG Menyilaukan: Jerman mengakhiri laga dengan 26 tembakan, 12 di antaranya tepat sasaran, serta menghasilkan 3,9 xG. Curacao hanya mencatat delapan percobaan dengan 0,4 xG.
- Nestapa Terberat Tim Debutan: Kekalahan 1-7 menjadi hasil terburuk yang dialami tim debutan Piala Dunia sejak Korea Selatan kalah 0-9 dari Hungaria pada edisi 1954.
- Magis Deniz Undav: Masuk dari bangku cadangan, Undav mencetak satu gol dan dua assist. Ia menjadi pemain kedua sejak 1966 yang mencapai catatan tersebut sebagai pemain pengganti setelah James Rodriguez pada 2014 saat menghadapi Jepang.
- Sejarah Duo Borussia Dortmund: Untuk pertama kalinya, Felix Nmecha dan Nico Schlotterbeck mencetak gol bagi Jerman dalam pertandingan Piala Dunia yang sama. Catatan serupa terakhir kali dilakukan duo Jan Koller dan Tomas Rosicky untuk Republik Ceko pada 2006.
- Penguasa Skor 7+ Gol Abad Ini: Dari lima pertandingan Piala Dunia abad ke-21 yang menghasilkan tujuh gol atau lebih oleh satu tim, tiga di antaranya melibatkan Jerman. Mereka menang 8-0 atas Arab Saudi pada 2002, 7-1 atas Brasil pada 2014, dan kini 7-1 atas Curacao.
- Rekor Abadi Manuel Neuer: Pada usia 40 tahun 79 hari, Neuer resmi menjadi pemain tertua yang pernah tampil untuk Jerman di turnamen besar, melampaui rekor Lothar Matthaus yang berusia 39 tahun 91 hari di Euro 2000.
Pesta Gol Der Panzer di Lapangan

Jerman langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal dan membuka keunggulan lewat Felix Nmecha. Curacao sempat memberi kejutan ketika Livano Comennencia menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-21, tetapi momentum itu tidak bertahan lama.
Tim Panzer kembali memimpin melalui sundulan Nico Schlotterbeck pada menit ke-38 sebelum Kai Havertz menambah gol menjelang turun minum. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 3-1 untuk Jerman.
Selepas jeda, tekanan Jerman justru semakin besar. Jamal Musiala mencetak gol pada menit ke-47, disusul Nathaniel Brown pada menit ke-68. Deniz Undav kemudian ikut meramaikan papan skor pada menit ke-78 sebelum Havertz menuntaskan kemenangan lewat gol keduanya pada menit ke-88.
Hasil ini memberi modal yang sangat kuat bagi Jerman untuk melangkah lebih jauh di turnamen. Jika mampu menjaga efektivitas serangan dan konsistensi permainan seperti ini, mereka akan menjadi salah satu tim yang paling sulit dihentikan pada fase-fase berikutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









