Jersey Kandang dan Tandang Grup E Piala Dunia 2022
Editor Bolanet | 10 November 2022 19:12
Bola.net - Grup E akan menampilkan persaingan kelas dunia dalam memperebutkan satu tiket menuju babak 16 besar Piala Dunia 2022. Tak hanya dalam permainan, tim-tim Grup E juga akan bersaing untuk menarik perhatian penonton dengan jersey anyar mereka.
Persaingan di Grup E akan mendapatkan perhatian lebih di Piala Dunia 2022 November ini. Pasalnya terdapat dua tim unggulan juara asal Eropa, Jerman dan Spanyol.
Selain dua tim besar tersebut, di Grup E juga terdapat dua calon kuda hitam terkuat di Qatar, Jepang dan Kosta Rika. Dua tim ini tentu saja akan mencoba menjungkalkan dua tim unggulan untuk merebut satu tempat di babak 16 besar.
Menjadi pusat perhatian, tim-tim Grup E mempersiapkan desain jersey menarik yang akan mereka gunakan di Qatar. Penasaran seperti apa penampakan jersey baru mereka? berikut jersey tim-tim Grup E Piala Dunia 2022.
Jerman-Kandang
Timnas Jerman sepertinya ingin segera melupakan kenangan buruk di Piala Dunia 2018. Salah satu upaya yang dilakukan adalah merubah desain jersey kandang mereka secara signifikan.
Meskipun tetap menggunakan kombinasi warna Hitam-putih, kali ini Jerman menggunakan desain baru yang lebih elegan. Tak hanya itu, di jersey kandang ini Jerman lebih menggunakan hitam sebagai warna dasar. Hal ini berbeda dengan empat tahun silam yang menjadikan putih sebagai warna dasar.
Jerman-Tandang
Tak hanya jersey kandang, Jerman juga melakukan perubahan signifikan pada jersey tandang mereka. Jerman bahkan menggunakan warna baru pada jersey tandang Piala Dunia 2022.
Jerman memadukan warna merah dan hitam di jersey tandang mereka dengan menggunakan pola khusus yang menambah kesan modern. Hal ini berbeda dengan empat tahun silam yang menggunakan warna dasar hijau.
Spanyol-Kandang
Timnas Spanyol juga tidak ingin kalah dalam meluncurkan jersey kandang kebanggaan di Piala Dunia 2022. Kali ini Spanyol tetap menggunakan merah sebagai identitas jersey kandang mereka.
Namun kali ini Spanyol menggunakan desain yang lebih sederhana. Hanya menggunakan tambahan tiga garis di bahu dan kerah khas Adidas, jersey Spanyol kandang menampilkan kesan yang lebih elegan.
Spanyol-Tandang
Berbeda dengan jersey kandang, jersey tandang Spanyol kali ini tampil lebih mencolok. Spanyol mencoba menambahkan pola pada jersey tandang mereka agar terlihat lebih menarik.
Tetap menggunakan warna putih, jersey ini muncul dengan pola gelombang biru. Jersey tandang ini berbeda dengan empat tahun silam yang tampil lebih sederhana dengan dominasi warna putih.
Jepang-Kandang
Timnas Jepang nampaknya ingin tampil lebih mencolok dibandingkan tim-tim Grup E lainnya. Pasalnya, Jepang tampil dengan desain menarik pada jersey kandang mereka.
Tetap mempertahankan biru sebagai warna identitasnya, Jepang menambahkan pola khusus yang menambah kesan modern. Pola tersebut cukup menarik perhatian mengingat terulang di seluruh bagian jersey.
Jepang-Tandang
Sama seperti jersey kandang, Jepang terlihat ingin tampil mencolok dengan jersey tandang mereka. dalam jersey ini, mereka juga menambahkan pola khusus di bagian lengan.
Menggunakan putih sebagai warna dasar, jersey ini tampil sangat elegan dengan penambahan pola yang tak begitu banyak. Meskipun begitu, jersey ini ingin tampil lebih modern dengan pola khasnya.
Kosta Rika-Kandang
Berbanding terbalik dengan Jepang, timnas Kosta Rika sepertinya ingin tampil lebih sederhana. Mereka tak menggunakan pola tertentu pada jersey kandang mereka.
Menggunakan merah terang sebagai warna dasar, Kosta Rika hanya menambahkan garis biru di ujung lengan jersey mereka. Meskipun sederhana, jersey ini tetap menampilkan kesan elegan saat dipakai.
Kosta Rika-Tandang
Jersey tandang Kosta Rika juga tidak jauh berbeda dengan jersey kandang mereka. di jersey tandang ini juga mereka tidak menambahkan pola-pola tertentu.
Bahkan jersey ini sekilas hanya merubah warna dari jersey kandang mereka. Putih menjadi pilihan warna dasar dengan tambahan garis biru di ujung lengan.
Sumber: Worldsoccershop
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Berharap Piala Dunia 2026 Jadi Milik Cristiano Ronaldo
Piala Dunia 26 Desember 2025, 09:31
-
Rahasia Gattuso Latih Italia: Akui 'Copy Paste' Taktik Marcello Lippi
Piala Dunia 25 Desember 2025, 07:15
-
Ultimatum Keras Jerman untuk Ter Stegen: Main atau Lupakan Piala Dunia!
Liga Spanyol 25 Desember 2025, 06:25
LATEST UPDATE
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26








