Joao Pedro Angkat Bicara Soal Perselisihannya Dengan Enrique Usai Final Piala Dunia Antarklub 2025 Chelsea vs PSG
Dimas Ardi Prasetya | 14 Juli 2025 23:28
Bola.net - Joao Pedro akhirnya buka suara usai insiden panas di akhir laga antara Chelsea dan PSG dalam final Piala Dunia Antarklub 2025. Penyerang muda asal Brasil itu menjadi sorotan setelah terlibat dalam adu argumen hingga konfrontasi fisik dengan kubu lawan, termasuk pelatih Luis Enrique.
Laga puncak yang digelar dengan atmosfer tinggi tersebut berakhir dengan kemenangan telak 3-0 untuk Chelsea. Hasil itu menjadi penutup manis bagi kiprah The Blues sepanjang turnamen.
Namun, bukannya selebrasi damai, peluit akhir justru memicu keributan besar di tengah lapangan. Bentrok melibatkan beberapa pemain dan ofisial kedua tim tak terhindarkan, merusak momen kemenangan Chelsea.
Nama Joao Pedro langsung mencuat dalam pusaran kericuhan tersebut. Ia terlihat aktif dalam adu mulut dengan pemain PSG, lalu terlibat langsung dalam sebuah momen yang melibatkan Luis Enrique di tengah lapangan.
Ketegangan Memuncak antara Joao Pedro dan Kubu PSG

Joao Pedro terekam kamera dalam kondisi memanas, bersitegang dengan sejumlah penggawa PSG setelah pertandingan berakhir. Situasi kian memanas kala sang penyerang tampak terlibat kontak dengan Luis Enrique.
Salah satu cuplikan yang menyebar luas menunjukkan Enrique mengangkat tangan mendekati wajah Pedro. Dalam hitungan detik, sang pemain Chelsea tersungkur sambil memegangi wajah dan tampak kesakitan.
Insiden tersebut sontak membuat suasana final yang semula meriah menjadi penuh ketegangan. Kamera menyorot bagaimana suasana memanas akibat dorongan fisik dan debat antar pemain.
Luis Enrique sempat memberi pernyataan bahwa dirinya berniat meredakan ketegangan. Namun reaksi Joao Pedro justru memperkeruh keadaan, terutama setelah momen konfrontatif tersebut.
Joao Pedro Menjelaskan Aksi Bela Teman Senegaranya

Dalam wawancara pasca-laga bersama SporTV, Joao Pedro membeberkan alasan di balik keterlibatannya dalam kekacauan tersebut. Ia mengaku hanya berniat membantu rekannya, Andrey Santos, yang dikepung para pemain lawan.
Pedro menyebut bahwa ia merasa bertanggung jawab sebagai senior satu negara untuk turun tangan ketika melihat Andrey berada dalam tekanan. Ia menganggap tindakannya sebagai bentuk solidaritas sesama pemain Brasil.
"Saya pergi untuk melindungi Andrey (Santos). Saya melihat para pemain mengelilinginya. Seperti orang Brasil yang baik, saya pergi untuk melindungi seorang teman," terang Pedro.
Sindiran Joao Pedro soal Reaksi PSG dalam Kekalahan

Joao Pedro tidak hanya menjelaskan posisinya dalam keributan tersebut, tapi juga menyampaikan sindiran terhadap perilaku PSG. Ia menyayangkan sikap tidak sportif yang ditunjukkan para pemain dan staf klub asal Prancis itu.
Menurutnya, PSG tidak menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi kekalahan di laga final. Emosi berlebihan justru memperkeruh suasana dan memancing insiden tak perlu.
"Banyak orang datang, dan dalam kekacauan itu, saya akhirnya terdorong. Itu bagian dari permainan," ujarnya.
"Mereka tidak tahu bagaimana caranya kalah, menurutku. Itu bagian dari permainan. Sekarang saatnya merayakan," seru Pedro.
(SporTV)
Baca Juga:
Cole Palmer Ungkap Reaksi Pemain Chelsea saat Trump Tak Mau Turun Panggung: Agak Bingung!
Transformasi Menakjubkan Chelsea: Terombang-ambing Awal Musim Berakhir dengan Dua Trofi Bergengsi
Chelsea Juara Dunia, Enzo Fernandez Assist Terbanyak
Reece James dan Chelsea Menyatu dalam Gelar Juara Dunia
Chelsea Anggap Trofi Piala Dunia Antarklub Sama Berharganya dengan Liga Champions
Momen Canggung di Final Club World Cup, Trump Langgar Protokol Selebrasi hingga Bikin Pemain Chelsea Heran
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

