Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Gia Yuda Pradana | 30 Juni 2026 09:47
Bola.net - Jerman harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 lebih cepat setelah kalah dari Paraguay lewat adu penalti pada babak 32 besar. Pertandingan berakhir 1-1 selama 120 menit sebelum Paraguay menang 4-3 pada babak tos-tosan.
Hasil ini menjadi pukulan besar bagi tim asuhan Julian Nagelsmann yang tampil dominan dalam penguasaan bola. Namun, keunggulan statistik tidak mampu membawa mereka mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Kai Havertz menjadi salah satu pemain yang paling terpukul usai pertandingan. Penyerang Arsenal itu bahkan menyampaikan permintaan maaf setelah kegagalan Jerman kembali berlanjut di turnamen besar.
Havertz Akui Kekecewaan Mendalam

Havertz mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-54 setelah menerima umpan Florian Wirtz dari sisi kiri. Gol itu membalas keunggulan Paraguay yang lebih dulu lahir melalui tandukan Julio Enciso pada menit ke-42.
Meski mampu mencetak gol, Havertz gagal menjalankan tugasnya saat adu penalti. Eksekusinya berhasil dihentikan kiper Paraguay, Orlando Gill, yang tampil gemilang sepanjang laga.
"Saya sedikit kehilangan kata-kata. Ini Piala Dunia kedua saya dan keduanya tidak menghasilkan apa pun. Yang bisa saya lakukan hanyalah meminta maaf," kata Havertz.
Ia juga menilai para pemain harus melakukan evaluasi menyeluruh atas kegagalan tersebut. Menurutnya, masalah yang sama terus muncul meski tim beberapa kali menampilkan permainan yang cukup baik.
"Kami harus melihat diri kami sendiri dengan jujur, terutama para pemain, dan saya tidak memasukkan pelatih dalam hal itu," ujar Havertz.
Paraguay Bertahan Solid, Jerman Kehilangan Efektivitas

Paraguay tampil disiplin sepanjang pertandingan dan mampu meredam sebagian besar ancaman lawan. Trio Leroy Sane, Florian Wirtz, dan Havertz kesulitan menemukan ruang di area pertahanan lawan.
Jerman meningkatkan intensitas serangan setelah jeda dan berhasil menyamakan skor. Namun, berbagai peluang berikutnya gagal dikonversi menjadi gol kemenangan.
Tim Panser sempat merasa menemukan gol penentu melalui Jonathan Tah pada fase akhir pertandingan. Akan tetapi, gol tersebut dianulir karena pelanggaran Waldemar Anton terhadap Orlando Gill.
Nagelsmann mengakui timnya terlalu lambat dalam membangun serangan sepanjang laga. Ia juga menilai anak asuhnya seharusnya lebih sering mengirim bola ke kotak penalti untuk memecah pertahanan Paraguay.
"Ada rasa kecewa yang besar di ruang ganti. Kami seharusnya menyelesaikan pertandingan sebelum masuk ke adu penalti dan permainan kami terlalu lambat," kata Nagelsmann.
Kemenangan ini membawa Paraguay melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Wakil Amerika Selatan itu selanjutnya akan menghadapi pemenang pertandingan Prancis kontra Swedia.
Sumber: FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan Bos Timnas Jerman Ini Jadi Kandidat Pelatih Baru Manchester United
Liga Inggris 15 Oktober 2026, 22:54
-
Prediksi Yunani vs Jerman 5 Oktober 2026
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 23:03
-
Nomor 10 Argentina Setelah Lionel Messi Pensiun: Siapa yang Akan Jadi Penerusnya?
Piala Dunia 30 September 2026, 23:45
-
Prediksi Jerman vs Serbia 2 Oktober 2026
Piala Eropa 30 September 2026, 17:11
-
John Stones dan Surat Tilang yang Terlewat
Liga Italia 30 September 2026, 13:38
LATEST UPDATE
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


