Kalah dari Jerman, Bek Swedia Ini Disambut Aksi Rasis
Dimas Ardi Prasetya | 25 Juni 2018 18:50
Bola.net - - Gelandang timnas Swedia Jimmy Durmaz jadi korban serangan aksi rasisme setelah timnya dikalahkan .
Jerman bermain melawan Swedia di matchday 2 Grup F Piala Dunia 2018. Pertandingan itu berjalan dengan dramatis.
Swedia sempat unggul lebih dahulu via Ola Toivonen. Jerman baru bisa membalas pada menit 48 melalui Marco Reus.
Hasil seri jelas tak diinginkan Jerman karena di pertandingan pertama mereka kalah dari Meksiko. Maka tim Panser pun berusaha keras untuk bisa meraih kemenangan dengan menambah satu gol lagi.
Pada akhirnya, gol yang dicari-cari muncul juga hanya beberapa saat jelang laga berakhir. Pada menit 95, melalui tendangan bebasnya Toni Kroos sukses menjebol gawang Swedia.
Salah Durmaz

Nah, tendangan bebas itu sendiri berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh Durmaz terhadap Timo Werner. Pemain berusia 29 tahun itu yang kemudian jadi sasaran kekecewaan penggemar Swedia.
Ia pun diserang dengan kata-kata rasis melalui dunia maya. Durmaz memang lahir di Swedia, namun orang tuanya merupakan keturunan bangsa Asiria yang sempat bermigrasi ke Turki.
Hal itu tak membuat saya terganggu. Saya di sini dengan bangga dan mewakili negara saya, tegasnya seperti dilansir CNN.
Pembelaan Guidetti

Mendengar rekannya jadi korban aksi rasisme, penyerang timnas Swedia yakni John Guidetti tak tinggal diam. ia pun mengecam orang-orang yang telah menyerang Durmaz.
Ia berlari dan berjuang di sepanjang pertandingan. [Pelanggaran itu] memang sungguh tidak beruntung, ucapnya.
Sungguh idiot untuk menjadikannya subyek dari kebencian atas hal itu, sambungnya.
Dibela Seluruh Skuat

Durmaz sendiri akhirnya merespon aksi tersebut. Dan ia tak sendirian, karena ia dibela semua rekan-rekan dan staf pelatih timnas Swedia.
Setelah membaca pesan melalui layar telepon selulernya, rekan-rekannya secara kompak meneriakkan: Persetan Rasisme!
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Buruk untuk Liverpool: Alexander Isak Belum Siap Tampil Dua Kali dalam Sepekan
Liga Inggris 16 November 2025, 05:01
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






