Kegagalan Pahit dan Besarnya Kekecewaan Italia
Richard Andreas | 16 November 2021 08:00
Bola.net - Italia gagal merebut tiket langsung ke putaran final Piala Dunia 2022. Mereka harus menempuh babak play-off terlebih dahulu jika ingin lolos ke Qatar tahun depan.
Selasa (16/11/2021), Italia ditahan imbang Irlandia Utara dengan skor 0-0 dalam matchday 10 Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa. Hasil imbang inilah yang menghentikan langkah Italia.
Sebelum pertandingan, Italia ada di posisi memimpin. Mereka butuh kemenangan untuk memastikan diri sebagai juara Grup C dan berhak lolos langsung ke putaran final Piala Dunia.
Sayangnya Italia bermain buruk dan hanya bisa mengamankan hasil imbang.
Kegagalan pahit, kekecewaan Italia
Tentu kegagalan Italia ini mendapatkan sorotan lebih. Pasalnya, mereka adalah juara Euro 2020 lalu. Italia masih dianggap sebagai salah satu tim terkuat Eropa.
Hasil ini menunjukkan bahwa level Italia merosot drastis. Kemerosotan inilah yang mengecewakan seperti yang dijelaskan Andrea Belotti.
"Ada kegagalan pahit dan kekecewaan besar, sebab kami memegang kualifikasi di tangan kami, tapi terkadang sepak bola bisa berubah cepat seperti demikian. Ini sangat mengecewakan," ujar Belotti kepada RAI Sport.
Bolanya gak mau masuk!
Ada beberapa hal yang memengaruhi kegagalan Italia. Belotti juga mengakui bahwa para penyerang tidak bisa bermain maksimal memanfaatkan peluang, termasuk dirinya.
"Kami harus memikul beban kesalahan, bukan hanya untuk laga hari ini, melainkan juga untuk banyaknya peluang yang kami buang saat melawan Swiss lalu," lanjut Belotti.
"Kami menciptakan begitu banyak peluang dalam beberapa pertandingan terakhir, tapi bolanya tidak mau masuk," tandasnya.
Sumber: RAI Sport, Football Italia
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Frustrasi! Cristiano Ronaldo Kecewa Berat dengan Drastisnya Penurunan Standar MU Asuhan Solskjaer
- Gawat Liverpool! Susul Henderson dan Sadio Mane, Andy Robertson Juga Jadi Korban Virus FIFA
- Lihat Ruud van Nistelrooy Bawa Jersey Man City, Sir Alex Ferguson: Jangan Main untuk MU Lagi!
- Mendekat ke Liverpool? Jangan, Asensio Disarankan Gabung ke Arsenal Saja
- Pilih Tinggalkan MU, Donny van de Beek Bisa Membelot ke Klub Premier League Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Kehilangan Arah Tanpa Luka Modric: Usia 40 Tahun, tapi Sangat Menentukan
Liga Italia 13 Januari 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










